Kalah, Murray tak mau sedih
Selasa, 13 November 2012 - 00:57 WIB
Kalah, Murray tak mau sedih
A
A
A
Sindonews.com - Andy Murray mengatakan, meskipun mengalami kekalahan yang menyakitkan dalam dua set langsung 7-6, 6-2 di semifinal turnamen final Tur ATP 2012, di depan hadapan tidak membuatnya sedih.
Kendati kecewa belum bisa memberikan kemenangan di depan hadapan pendukungnya sendiri, namun sejauh ini petenis nomor satu Inggris tersebut telah menorehkan sejumlah prestasi yang membanggakan.
Prestasi yang berhasil ditorehkannya itu yakni meraih medali emas di Olimpiade London lalu, menjuarai grand slam AS Terbuka dan menjadi petenis Inggris pertama yang mencapai final Wimbledon sejak 1938, sebelum dikalahkan oleh Roger Federer.
"Saya akan senang jika menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan, tapi itu tidak terjadi. Meskipun begitu, saya merasa ini akan menjadi tahun terbaik bagi karir saya," kata petenis peringkat dunia tersebut seperti dilansir SportMole, Selasa (13/11/2012).
"Jadi, mengapa saya harus merenungkan segi negatif dari kekalahan ini. Karena hal itu akan sangat membuang-buang waktu saya. Sebab, saya telah menyelesaikan hal-hal yag belum pernah saya capai sebelumnya," pungkas petenis berusia 25 tahun tersebut.
Pada pertandingan selanjutnya Federer akan berhadapan dengan petenis peringkat satu dunia asal Serbia, Novak Djokovic di Final ATP Tur 2012 yang berlangsung di O2 Arena, London, Inggris.
Kendati kecewa belum bisa memberikan kemenangan di depan hadapan pendukungnya sendiri, namun sejauh ini petenis nomor satu Inggris tersebut telah menorehkan sejumlah prestasi yang membanggakan.
Prestasi yang berhasil ditorehkannya itu yakni meraih medali emas di Olimpiade London lalu, menjuarai grand slam AS Terbuka dan menjadi petenis Inggris pertama yang mencapai final Wimbledon sejak 1938, sebelum dikalahkan oleh Roger Federer.
"Saya akan senang jika menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan, tapi itu tidak terjadi. Meskipun begitu, saya merasa ini akan menjadi tahun terbaik bagi karir saya," kata petenis peringkat dunia tersebut seperti dilansir SportMole, Selasa (13/11/2012).
"Jadi, mengapa saya harus merenungkan segi negatif dari kekalahan ini. Karena hal itu akan sangat membuang-buang waktu saya. Sebab, saya telah menyelesaikan hal-hal yag belum pernah saya capai sebelumnya," pungkas petenis berusia 25 tahun tersebut.
Pada pertandingan selanjutnya Federer akan berhadapan dengan petenis peringkat satu dunia asal Serbia, Novak Djokovic di Final ATP Tur 2012 yang berlangsung di O2 Arena, London, Inggris.
(aww)