Pemanjat Jateng tampil gemilang di Bali
Selasa, 13 November 2012 - 13:24 WIB
Pemanjat Jateng tampil gemilang di Bali
A
A
A
Sindonews.com – Tanpa mengusung target nampaknya menjadi modal kontingen panjat tebing Jateng untuk berlaga tanpa beban di ajang Kejurnas Kelompok Umur FPTI 2012 yang berlangsung di Bali hingga 14 November mendatang.
Dengan bermain tanpa beban itu justru mengantarkan pemanjat-pemanjat Jateng tampil gemilang. Hingga kemarin berhasil meraih empat emas, 5 perak dan 3 perunggu dan menempati peringkat tiga dibawah tuan rumah Bali dan Jatim.
Perolehan tersebut mengobati krisis medali dalam ajang kejurnas Kelompok Umur,pasalnya pada ajang yang sama tahun lalu, kontingen Jateng tanpa membawa pulang medali emas.
Pada ajang di pulau Dewata kali ini Jateng menerjunkan 18 pemanjat terbaik yang merupakan hasil seleksi dari kejuaraan panjat tebing di Blora akhir September lalu.
Jateng turun di nomor speed dan lead yang terdiri atas beberapa kelas yaitu spider kid C (umur 7-9 tahun), spider kid B (umur 10-11 tahun), spider kid A (umur 12-13 tahun), youth B (umur 14-15 tahun), danyouth A (umur 16-17 tahun).
Kabid Binpres FPTI Jateng, Krisna Rano mengatakan,anak-anak Jateng tampil percaya diri pada ajang tersebut. Tidak adanya target, membuat para atlet lebih santai namun tetap fokus. Hasil yang diperoleh pun cukup memuaskan.
“Anak-anak tampil cukup bagus, dan perolehan medali kali ini merupakan peningkatan dari tahun kemarin, karena tahun lalu kami tidak membawa pulang medali emas,” katanya, Selasa (13/11).
Dia mengaku, empat medali emas yang diperoleh masing-masing disumbagkan oleh Gressia W Lead di kelas Spyderkid B Putri), Ndona Nasugian di kelas Speed dan Boulder Youth B Putri, serta Rianda Ekaristi di kelas Speed Yunior Putri.
Sementara lima perak disumbangkan oleh Alvian MF untuk kelas Speed Youth B putra, Agustina Sari di Speed dan Boulder Youth A Putri, Refi Rizki Lead Spyderkid C putra, dan Ndona Nasugian Lead Youth B Putri.
Kemudian perunggu masing-masing berhasil disumbangkan oleh Kusnanto pada nomor Speed Yunior Putra dan Bolder yunior putra perunggu ketiga didapat Berdigna yang turun pada nomor Lead Spyderkid A putri.
Krisna Rano mengaku, sampai hari terakhir Jateng masih memiliki peluang di beberapa nomor, dan harapanya tetap bisa mencapai hasil yang terbaik.”Hari ini masih bertanding dan kami masing mengunggulkan Speed Spyder masih ada dua peluang untuk mendapat emas,” tandasnya.
Dengan bermain tanpa beban itu justru mengantarkan pemanjat-pemanjat Jateng tampil gemilang. Hingga kemarin berhasil meraih empat emas, 5 perak dan 3 perunggu dan menempati peringkat tiga dibawah tuan rumah Bali dan Jatim.
Perolehan tersebut mengobati krisis medali dalam ajang kejurnas Kelompok Umur,pasalnya pada ajang yang sama tahun lalu, kontingen Jateng tanpa membawa pulang medali emas.
Pada ajang di pulau Dewata kali ini Jateng menerjunkan 18 pemanjat terbaik yang merupakan hasil seleksi dari kejuaraan panjat tebing di Blora akhir September lalu.
Jateng turun di nomor speed dan lead yang terdiri atas beberapa kelas yaitu spider kid C (umur 7-9 tahun), spider kid B (umur 10-11 tahun), spider kid A (umur 12-13 tahun), youth B (umur 14-15 tahun), danyouth A (umur 16-17 tahun).
Kabid Binpres FPTI Jateng, Krisna Rano mengatakan,anak-anak Jateng tampil percaya diri pada ajang tersebut. Tidak adanya target, membuat para atlet lebih santai namun tetap fokus. Hasil yang diperoleh pun cukup memuaskan.
“Anak-anak tampil cukup bagus, dan perolehan medali kali ini merupakan peningkatan dari tahun kemarin, karena tahun lalu kami tidak membawa pulang medali emas,” katanya, Selasa (13/11).
Dia mengaku, empat medali emas yang diperoleh masing-masing disumbagkan oleh Gressia W Lead di kelas Spyderkid B Putri), Ndona Nasugian di kelas Speed dan Boulder Youth B Putri, serta Rianda Ekaristi di kelas Speed Yunior Putri.
Sementara lima perak disumbangkan oleh Alvian MF untuk kelas Speed Youth B putra, Agustina Sari di Speed dan Boulder Youth A Putri, Refi Rizki Lead Spyderkid C putra, dan Ndona Nasugian Lead Youth B Putri.
Kemudian perunggu masing-masing berhasil disumbangkan oleh Kusnanto pada nomor Speed Yunior Putra dan Bolder yunior putra perunggu ketiga didapat Berdigna yang turun pada nomor Lead Spyderkid A putri.
Krisna Rano mengaku, sampai hari terakhir Jateng masih memiliki peluang di beberapa nomor, dan harapanya tetap bisa mencapai hasil yang terbaik.”Hari ini masih bertanding dan kami masing mengunggulkan Speed Spyder masih ada dua peluang untuk mendapat emas,” tandasnya.
(wbs)