Empat Pengcab sepatu roda mati suri
Selasa, 13 November 2012 - 16:31 WIB
Empat Pengcab sepatu roda mati suri
A
A
A
Sindonews.com- Empat dari 10 pengcab Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) yang ada di Jawa Tengah, vakum. Dengan vakumnya empat pengcab, mengancam cabang olah raga (cabor) tersebut, tidak dipetandingkan pada Porprov Banyuman 2013 mendatang.
Keempat pengcap yang vakum yakni, Boyolali, Kudus, Magelang, serta Banjarnegara.
Sementara enam pengcap yang aktif adalah Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Solo, Jepara, Kota Pekalongan dan Banyumas, meski kepengurusan Banyumas sendiri hingga kini belum disyahkan.
Dengan masih adanya empat pencap sepatu roda yang masih vakum, menjadi tugas berat Porserosi Jateng untuk mengaktifkan lagi pengurus-pengurus cabang.
Sekum Porserosi Jateng Djoni Siswanto mengatakan, akan segera melakukan konsolidasi dengan pengcab-pengcab yang mengalami kevakuman. Semua pengcab akan disurati, untuk menanyakan kesulitan yang dihadapi."Kami belum tahu permasalahannya apa sampai keempat pengcab vakum, oleh sebab itu kami akan mengirimkan surat kepada masing-masing pengcab,"katanya, Selasa (12/11).
Dikatakannya, Poreseri Jateng akan membantu sebisa mungkin untuk kembali mengaktifkan pencab-pengcab yang vakum."Mumpung masih ada waktu, sebelum pelaksanaan porprov, jadi kamu akan membatu sebisa mungkin untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi di tingkat pengcab,"ujar Djoni Siswanto.
Dia menambahkan, Porserosi Jateng juga bakal melakukan pembinaan di sejumlah daerah yang potensial namun belum memiliki kepengurusan. Seperti Di antaranya, Klaten, Pemalang, Kabupaten Pekalongan dan Batang. "Kami juga akan melakukan pendekatan melalui roadshow ke beberapa daerah,"imbuhnya.
Perkembangan cabor sepatu roda di Jateng saat ini mengalami perkembangan yang cukup baik. Terbukti, pada PON XVIII/2012 Riau lalu, sepatu roda Jateng menyumbangkan dua emas, dua perak dan dua perunggu.
Emas disumbangkan Allan Chandra di nomor point to point (PTP) 15 ribu meter putra dan Ajeng Anindya di nomor PTP 10 ribu meter putri, Ajeng juga menyumbangkan medali perak di nomor sprint 1.500 putri.
Kemudian ada Riski Adian Prasasti di nomor individual tim trial (ITT) 300 putri yang juga meraih perak dalam ajang multi event tersebut.
Sementara dua perunggu oleh Allan Chandra di nomor sprint 1500 dan Riski Adian Prasasti nomor ITT 300 putri.
Keempat pengcap yang vakum yakni, Boyolali, Kudus, Magelang, serta Banjarnegara.
Sementara enam pengcap yang aktif adalah Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Solo, Jepara, Kota Pekalongan dan Banyumas, meski kepengurusan Banyumas sendiri hingga kini belum disyahkan.
Dengan masih adanya empat pencap sepatu roda yang masih vakum, menjadi tugas berat Porserosi Jateng untuk mengaktifkan lagi pengurus-pengurus cabang.
Sekum Porserosi Jateng Djoni Siswanto mengatakan, akan segera melakukan konsolidasi dengan pengcab-pengcab yang mengalami kevakuman. Semua pengcab akan disurati, untuk menanyakan kesulitan yang dihadapi."Kami belum tahu permasalahannya apa sampai keempat pengcab vakum, oleh sebab itu kami akan mengirimkan surat kepada masing-masing pengcab,"katanya, Selasa (12/11).
Dikatakannya, Poreseri Jateng akan membantu sebisa mungkin untuk kembali mengaktifkan pencab-pengcab yang vakum."Mumpung masih ada waktu, sebelum pelaksanaan porprov, jadi kamu akan membatu sebisa mungkin untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi di tingkat pengcab,"ujar Djoni Siswanto.
Dia menambahkan, Porserosi Jateng juga bakal melakukan pembinaan di sejumlah daerah yang potensial namun belum memiliki kepengurusan. Seperti Di antaranya, Klaten, Pemalang, Kabupaten Pekalongan dan Batang. "Kami juga akan melakukan pendekatan melalui roadshow ke beberapa daerah,"imbuhnya.
Perkembangan cabor sepatu roda di Jateng saat ini mengalami perkembangan yang cukup baik. Terbukti, pada PON XVIII/2012 Riau lalu, sepatu roda Jateng menyumbangkan dua emas, dua perak dan dua perunggu.
Emas disumbangkan Allan Chandra di nomor point to point (PTP) 15 ribu meter putra dan Ajeng Anindya di nomor PTP 10 ribu meter putri, Ajeng juga menyumbangkan medali perak di nomor sprint 1.500 putri.
Kemudian ada Riski Adian Prasasti di nomor individual tim trial (ITT) 300 putri yang juga meraih perak dalam ajang multi event tersebut.
Sementara dua perunggu oleh Allan Chandra di nomor sprint 1500 dan Riski Adian Prasasti nomor ITT 300 putri.
(wbs)