Andik ancam tinggalkan Persebaya, ada apa?
Rabu, 14 November 2012 - 22:42 WIB
Andik ancam tinggalkan Persebaya, ada apa?
A
A
A
Sindonews.com - Upaya Persebaya IPL untuk mengumpulkan pemain berlabel Tim Nasional menemui jalan terjal. Yang mengejutkan, bintang lapangan Andik Vermansyah mengancam hengkang. Ada apa?
Ancaman Andik Vermansyah meninggalkan Persebaya IPL, bukan karena meminta harga kontrak tinggi seperti pemain asing. Namun, dipicu akumulasi kekecewaan terhadap sikap plin-plan konsorsium Indonesia Primer League (IPL). Termasuk belum terbayarnya gaji selama tiga bulan terakhir.
Seperti diketahui, seluruh pemain Persebaya, termasuk Andik Vermansyah tidak menerima gaji sejak bulan Juli lalu. Padahal, kontrak Andik baru akan berakhir Desember, mendatang. "Bukan tidak mungkin saya pindah klub untuk bermain di kompetisi ISL, jika masalah gaji tidak dibereskan," ancam Andik via seluler beberapa jam sebelum laga ujicoba Timnas melawan Timor Leste digelar, Rabu (14/11).
Ditegaskan Andik, selama ini hubungannya dengan manajemen Persebaya baik-baik saja, termasuk dengan CEO Gede Widiade. "Saya tahu Pak Gede sudah berkorban banyak. Tapi kasihan sandang pangannya keluarga pemain. Kami belum dibayar padahal sudah dibelani panas-panasan dan hujan-hujanan," ucap Andik.
Akibat tidak dibayar selama tiga bulan, Andik sudah merasa tidak punya ikatan apa pun dengan Persebaya. Sebab, secara hukum bisa diartikan manajemen Persebaya telah memutus kontrak Andik Vermansyah.
"Kontrak saya sudah diputus oleh manajemen klub Persebaya dan saya tidak lagi mendapatkan gaji dari klub. Padahal sebelumnya, klub sempat memberitahu bahwa kontrak saya di klub sampai bulan Desember " ucapnya.
Pernyataan Andik ini bisa jadi signal negoisasi harga kontrak yang rencananya akan ditawarkan Ibnu Grahan di Jakarta bakal menemui jalan buntu. Sebab, Andik tetap akan menolak jika gaji selama tiga bulan belum terbayar.
"Nanti malam (kemarin) saya berencana bertemu langsung dengan Andik. Saat ini saya tidak ingin mengganggu konsentrasi dia bersama Timnas," ujar Ibnu Grahan, yang sudah berada di Jakarta, siang kemarin. lanjut Ibnu.
Diakui Ibnu, jika Andik sudah memberikan kabar jika beberapa klub ISL menawarkan kotrak musim depan."Saya yakin Andik tetap di Persebaya tidak semata-mata uang. Meski dia memang mengaku sudah ditawari beberapa klub untuk bermain di ISL, musim depan, " ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa klub ISL memang sudah mengoda Andik. Termasuk klub tetangga di Surabaya, yaitu Persebaya Divisi Utama yang menawarkan angka Rp 800 juta. Sedangkan Sriwijaya FC berani menghargai Andik senilai Rp 1 miliar jika mau bergabung dengan Laskar Wong Kito.
Ancaman Andik Vermansyah meninggalkan Persebaya IPL, bukan karena meminta harga kontrak tinggi seperti pemain asing. Namun, dipicu akumulasi kekecewaan terhadap sikap plin-plan konsorsium Indonesia Primer League (IPL). Termasuk belum terbayarnya gaji selama tiga bulan terakhir.
Seperti diketahui, seluruh pemain Persebaya, termasuk Andik Vermansyah tidak menerima gaji sejak bulan Juli lalu. Padahal, kontrak Andik baru akan berakhir Desember, mendatang. "Bukan tidak mungkin saya pindah klub untuk bermain di kompetisi ISL, jika masalah gaji tidak dibereskan," ancam Andik via seluler beberapa jam sebelum laga ujicoba Timnas melawan Timor Leste digelar, Rabu (14/11).
Ditegaskan Andik, selama ini hubungannya dengan manajemen Persebaya baik-baik saja, termasuk dengan CEO Gede Widiade. "Saya tahu Pak Gede sudah berkorban banyak. Tapi kasihan sandang pangannya keluarga pemain. Kami belum dibayar padahal sudah dibelani panas-panasan dan hujan-hujanan," ucap Andik.
Akibat tidak dibayar selama tiga bulan, Andik sudah merasa tidak punya ikatan apa pun dengan Persebaya. Sebab, secara hukum bisa diartikan manajemen Persebaya telah memutus kontrak Andik Vermansyah.
"Kontrak saya sudah diputus oleh manajemen klub Persebaya dan saya tidak lagi mendapatkan gaji dari klub. Padahal sebelumnya, klub sempat memberitahu bahwa kontrak saya di klub sampai bulan Desember " ucapnya.
Pernyataan Andik ini bisa jadi signal negoisasi harga kontrak yang rencananya akan ditawarkan Ibnu Grahan di Jakarta bakal menemui jalan buntu. Sebab, Andik tetap akan menolak jika gaji selama tiga bulan belum terbayar.
"Nanti malam (kemarin) saya berencana bertemu langsung dengan Andik. Saat ini saya tidak ingin mengganggu konsentrasi dia bersama Timnas," ujar Ibnu Grahan, yang sudah berada di Jakarta, siang kemarin. lanjut Ibnu.
Diakui Ibnu, jika Andik sudah memberikan kabar jika beberapa klub ISL menawarkan kotrak musim depan."Saya yakin Andik tetap di Persebaya tidak semata-mata uang. Meski dia memang mengaku sudah ditawari beberapa klub untuk bermain di ISL, musim depan, " ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa klub ISL memang sudah mengoda Andik. Termasuk klub tetangga di Surabaya, yaitu Persebaya Divisi Utama yang menawarkan angka Rp 800 juta. Sedangkan Sriwijaya FC berani menghargai Andik senilai Rp 1 miliar jika mau bergabung dengan Laskar Wong Kito.
(aww)