Dihantam Swedia, Hodgson tolak salahkan Hart
Kamis, 15 November 2012 - 11:53 WIB
Dihantam Swedia, Hodgson tolak salahkan Hart
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Inggris Roy Hodgson enggan untuk menyalahkan kiper Joe Hart atas kekalahan skuad The Three Lions 4-2 dari Swedia. Meski begitu Hodgson tetap mengatakan Hart sebenarnya masih bisa melakukan antisipasi yang lebih baik dari gol yang dicetak Zlatan Ibrahimovic.
Bintang PSG Ibra sendiri berhasil mencuri perhatian pada laga tersebut melalui kinerja yang luar biasa dengan memborong empat gol untuk Swedia. Meski begitu Hodgson mengutarakan tak penting menyalahkan siapa, karena gol yang diciptakan Ibra memang luar biasa.
"Anda selalu bisa menyalahkan kiper untuk hal semacam ini. Tetapi itu memang sedikit mengecewakan atas kebobolan semacam ini, terutama ketika sebuah tendangan yang datangnya dari jarak jauh," kata Hodgson selepas pertandingan seperti dilansir Soccerway, Kamis (15/11/2012).
"Saya terus melihat tayangan ulang video. Saya pasti tidak siap untuk mencari ulang kiper atau proporsi kegagalannya. Buat saya hal itu tidak masalah," sambungnya.
"Semua gol itu adalah kesalahan di sepanjang garis. Masalahnya adalah apa yang Anda lakukan selama 94 menit dan saya rasa sepanjang waktu itu, kami sebenarnya sudah melakukan banyak hal yang sangat baik," tandasnya.
Bintang PSG Ibra sendiri berhasil mencuri perhatian pada laga tersebut melalui kinerja yang luar biasa dengan memborong empat gol untuk Swedia. Meski begitu Hodgson mengutarakan tak penting menyalahkan siapa, karena gol yang diciptakan Ibra memang luar biasa.
"Anda selalu bisa menyalahkan kiper untuk hal semacam ini. Tetapi itu memang sedikit mengecewakan atas kebobolan semacam ini, terutama ketika sebuah tendangan yang datangnya dari jarak jauh," kata Hodgson selepas pertandingan seperti dilansir Soccerway, Kamis (15/11/2012).
"Saya terus melihat tayangan ulang video. Saya pasti tidak siap untuk mencari ulang kiper atau proporsi kegagalannya. Buat saya hal itu tidak masalah," sambungnya.
"Semua gol itu adalah kesalahan di sepanjang garis. Masalahnya adalah apa yang Anda lakukan selama 94 menit dan saya rasa sepanjang waktu itu, kami sebenarnya sudah melakukan banyak hal yang sangat baik," tandasnya.
(akr)