Sore ini, Solo Allstar jajal Sriwijaya FC
Kamis, 15 November 2012 - 15:02 WIB
Sore ini, Solo Allstar jajal Sriwijaya FC
A
A
A
Sindonews.com - Publik Solo, khususnya Pasoepati sore ini akan disuguhi pertandingan menarik di Stadion Manahan Solo. Meski hanya bertema latih tanding versus jawara Indonesian Super League (ISL) Sriwijaya FC, dipastikan pertandingan berlangsung menarik. Kebetulan tim berjuluk Laskar Wong Kito sedang menggelar training camp di Kota Bengawan.
Manajer Persis versi Liga Indonesia (Liga) Totok Supriyanto mengatakan, latih tanding dengan SFC tidak menggunakan nama Persis, meski para pemainnya sebagian besar berasal dari duo Persis, baik versi Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) maupun versi Liga. "Sebenarnya yang punya hajat Sriwijaya FC, kita hanya memfasilitasi sebagai lawan tanding," katanya, Kamis (15/11).
Menurut dia, nama yang diusung bukan Persis Allstar karena untuk menghindari polemik yang berkepanjangan seputar rencana penyatuan duo Laskar Sambernyawa. "Kita pakai nama Solo Allstar, bukan Persis. Jadi pemainnnya kita semuanya berasal dari Solo maupun pemain yang musim lalu membela Persis LPIS maupun Persis Liga," ungkapnya.
Mantan Pemain Persis Solo ini menambahkan, sejumlah nama sudah dipanggil untuk menjalani latih tanding kontra SFC. Mereka antara lain Robby Fajar, Ferry Anto, Asep Munarso, Bayu Andra, Yunet adiawan, Andrid Wibawa, Haryadi, Dian Rompi, Bagus Juno dan lainnya. Untuk kapten akan dipercayakan kepada Imam Rohmawan, sedangkan pelatih dipercayakan kepada Agung Setyabudi. "Mereka adalah warga Solo dan sekitarnya. Tidak ada pemain dari luar daerah," tegasnya.
Menurut Totok, tidak ada target muluk-muluk dalam laga latih tanding ini. Namun, meski hanya latih tanding, dipastikan skuad Solo Allstar akan memberikan perlawanan yang maksimal. "Menghadapi klub besar, tentu bukan pekerjaan mudah. Namun, kami yakin anak-anak tidak akan mudah menyerah, tidak ingin kalah dengan skor mencolok. Jadi adik-adik pasti berjuang maksimal," ungkapnya.
Selain itu, kata dia, bagi pemain Solo Allstar menjadi pengalaman yang berguna. Pasalnya, selama ini mayoritas para pemain Solo Allstar lebih banyak menganggur karena proses seleksi atau pembentukan tim (Persis) belum dilakukan. "Ini untuk menjaga kebugaran maupun menguji skil melawan tim yang sudah mapan," imbuhnya.
Bagi SFC, latih tanding ini juga sebagai persiapan menjelang turnamen pramusim bertema Inter Island Cup 2012. Di turnamen yang digelar pada 2-22 Desember tersebut, SFC berada di grup A bersama PSPS Pekanbaru, Barito Putra dan Persiram Raja Ampat.
Manajer Persis versi Liga Indonesia (Liga) Totok Supriyanto mengatakan, latih tanding dengan SFC tidak menggunakan nama Persis, meski para pemainnya sebagian besar berasal dari duo Persis, baik versi Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) maupun versi Liga. "Sebenarnya yang punya hajat Sriwijaya FC, kita hanya memfasilitasi sebagai lawan tanding," katanya, Kamis (15/11).
Menurut dia, nama yang diusung bukan Persis Allstar karena untuk menghindari polemik yang berkepanjangan seputar rencana penyatuan duo Laskar Sambernyawa. "Kita pakai nama Solo Allstar, bukan Persis. Jadi pemainnnya kita semuanya berasal dari Solo maupun pemain yang musim lalu membela Persis LPIS maupun Persis Liga," ungkapnya.
Mantan Pemain Persis Solo ini menambahkan, sejumlah nama sudah dipanggil untuk menjalani latih tanding kontra SFC. Mereka antara lain Robby Fajar, Ferry Anto, Asep Munarso, Bayu Andra, Yunet adiawan, Andrid Wibawa, Haryadi, Dian Rompi, Bagus Juno dan lainnya. Untuk kapten akan dipercayakan kepada Imam Rohmawan, sedangkan pelatih dipercayakan kepada Agung Setyabudi. "Mereka adalah warga Solo dan sekitarnya. Tidak ada pemain dari luar daerah," tegasnya.
Menurut Totok, tidak ada target muluk-muluk dalam laga latih tanding ini. Namun, meski hanya latih tanding, dipastikan skuad Solo Allstar akan memberikan perlawanan yang maksimal. "Menghadapi klub besar, tentu bukan pekerjaan mudah. Namun, kami yakin anak-anak tidak akan mudah menyerah, tidak ingin kalah dengan skor mencolok. Jadi adik-adik pasti berjuang maksimal," ungkapnya.
Selain itu, kata dia, bagi pemain Solo Allstar menjadi pengalaman yang berguna. Pasalnya, selama ini mayoritas para pemain Solo Allstar lebih banyak menganggur karena proses seleksi atau pembentukan tim (Persis) belum dilakukan. "Ini untuk menjaga kebugaran maupun menguji skil melawan tim yang sudah mapan," imbuhnya.
Bagi SFC, latih tanding ini juga sebagai persiapan menjelang turnamen pramusim bertema Inter Island Cup 2012. Di turnamen yang digelar pada 2-22 Desember tersebut, SFC berada di grup A bersama PSPS Pekanbaru, Barito Putra dan Persiram Raja Ampat.
(nug)