Nil Maizar isyaratkan coret Diego dari timnas
Jum'at, 16 November 2012 - 16:08 WIB
Nil Maizar isyaratkan coret Diego dari timnas
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih timnas Indonesia Nil Maizar mengungkapkan timnya tak terpengaruh dengan kasus yang dialami Diego Michiels. Ia menilai timnya sudah siap jelang kompetisi Piala AFF Suzuki cup 2012 yang diadakan di Malaysia dan Thailan pada 24 November 2012 mendatang.
Tak adanya Diego tak membuat Maizar khawatir. Ia mengaku akan memanfaatkan skuad yang ada. Ia pun menyerahkan kasus kekasih Nikita Willy itu kepada manajemen timnas.
"Teman-teman tak terpengaruh dengan tak adanya Diego. Kami bukannya menunggu kasusnya selesai. Tapi kami akan memanfaatkan pemain yang ada," ungkap Maizar saat konfrensi pers di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Jumat (16/11/2012).
"Saya pikir semua pemain memiliki kualitas yang sama jadi tanpa Diego saya rasa tak akan mempengaruhi permainan tim. Kami serahkan semuanya ke manajemen," tambahnya.
Diego sendiri harus berurusan dengan hukum setelah melakukan kekerasan terhadap seorang mahasiswa bernama Mef Paripurna. Berdasarkan rekaman CCTV, Diego terbukti melakukan penganiayaan kepada Mef Paripurna, di Domain Club, Senayan City bersama ke empat temannya.
Hingga kini pria berdarah campuran Indonesia - Belanda itu masih ditahan pihak Polsek Tanah Abang, menyikapi hal ini kuasa hukum dan manajemen PSSI masih meminta penangguhan kasus Diego kepada kepolisian yang belum disetujui hingga kini.
Tak adanya Diego tak membuat Maizar khawatir. Ia mengaku akan memanfaatkan skuad yang ada. Ia pun menyerahkan kasus kekasih Nikita Willy itu kepada manajemen timnas.
"Teman-teman tak terpengaruh dengan tak adanya Diego. Kami bukannya menunggu kasusnya selesai. Tapi kami akan memanfaatkan pemain yang ada," ungkap Maizar saat konfrensi pers di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Jumat (16/11/2012).
"Saya pikir semua pemain memiliki kualitas yang sama jadi tanpa Diego saya rasa tak akan mempengaruhi permainan tim. Kami serahkan semuanya ke manajemen," tambahnya.
Diego sendiri harus berurusan dengan hukum setelah melakukan kekerasan terhadap seorang mahasiswa bernama Mef Paripurna. Berdasarkan rekaman CCTV, Diego terbukti melakukan penganiayaan kepada Mef Paripurna, di Domain Club, Senayan City bersama ke empat temannya.
Hingga kini pria berdarah campuran Indonesia - Belanda itu masih ditahan pihak Polsek Tanah Abang, menyikapi hal ini kuasa hukum dan manajemen PSSI masih meminta penangguhan kasus Diego kepada kepolisian yang belum disetujui hingga kini.
(akr)