Episode baru telenovela Ponaryo Astaman
Sabtu, 17 November 2012 - 02:33 WIB
Episode baru telenovela Ponaryo Astaman
A
A
A
Sindonews.com - Drama Sriwijaya FC (SFC) dan Ponaryo Astaman sepertinya belum juga memasuki episode terakhir. Kendati telah terjalin komunikasi, namun dari pihak manajemen SFC belum menyatakan siap untuk sepakat.
Jika beberapa hari lalu Direktur Teknik Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Hendri Zainuddin pernah menyatakan sudah berhubungan intensif dengan pemain yang identik dengan nomor punggung 11 tersebut. Tapi sekali lagi sinyal kejelasan terhadap hasil komunikasi tersebut belum diketahui Direktur Keuangan PT SOM, Augie Bunyamin.
Menurut Augie, dirinya sama sekali belum ada atau mengetahui komunikasi yang terjadi antara SFC dan Ponaryo Astaman. Apalagi, sebelumnya memang antara manajemen SFC dan pemain timnas senior itu sempat hilang. ''Tidak ada pembicaraan dengan dia (Ponaryo) selama dua hari ini. Tapi kalau memang itu terjadi, ya artinya harus kita bicarakan lagi,” tegasnya.
Tersirat Augie menginginkan sikap Popon-sapaan Ponaryo, untuk benar-benar ingin bersama Laskar Wong Kito-julukan SFC, tapi dengan semua aturan main yang telah ditetapkan manajemen SFC saat ini. ''Bisa saja terjadi, kalau selama ini Ponaryo malah berkomunikasi dengan pelatih Kas Hartadi. Ya kita lihat saja nanti,” tukasnya.
Sedangkan, munculnya nama Andik Vermansyah yang diinginkan Laskar Wong Kito, Direktur Hotel Swarnadwipa ini mengaku cukup tertarik. Bahkan, Augie menyarankan agar pelatih kepala segera menjalin komunikasi dengan pemain mungil tersebut. ''Ya kalau memang Andik dibutuhkan dalam skema tim, mengapa tidak. Dia pemain bagus dan silakan pelatih untuk mencoba berhubungan dengan pemain itu,” tambahnya lagi.
Sebelumnya, Direktur Teknik PT SOM, Hendri Zainuddin, mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Ponaryo Astaman. Hanya saja, komunikasi tersebut belum sampai ke arah kata sepakat. ''Kita lihat saja nanti, apakah akan ada kesepakatan kerja sama atau tidak. Sekarang kita masih terus berkomunikasi,” ungkapnya.
Keinginan manajemen untuk kembali rujuk dengan Ponaryo, memang sosok pemain yang identik dengan nomor 11 ini, dibutuhkan dalam skema SFC untuk musim depan. Terlebih, pelatih kepala SFC Kas Hartadi juga masih mencari pemain yang bisa berperan pada sektor gelandang bertahan dan penyeimbang serangan. ''Nama Ponaryo itu kan dari rekomendasi pelatih. Artinya Ponaryo dibutuhkan dalam tim,” pungkasnya.
Jika beberapa hari lalu Direktur Teknik Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Hendri Zainuddin pernah menyatakan sudah berhubungan intensif dengan pemain yang identik dengan nomor punggung 11 tersebut. Tapi sekali lagi sinyal kejelasan terhadap hasil komunikasi tersebut belum diketahui Direktur Keuangan PT SOM, Augie Bunyamin.
Menurut Augie, dirinya sama sekali belum ada atau mengetahui komunikasi yang terjadi antara SFC dan Ponaryo Astaman. Apalagi, sebelumnya memang antara manajemen SFC dan pemain timnas senior itu sempat hilang. ''Tidak ada pembicaraan dengan dia (Ponaryo) selama dua hari ini. Tapi kalau memang itu terjadi, ya artinya harus kita bicarakan lagi,” tegasnya.
Tersirat Augie menginginkan sikap Popon-sapaan Ponaryo, untuk benar-benar ingin bersama Laskar Wong Kito-julukan SFC, tapi dengan semua aturan main yang telah ditetapkan manajemen SFC saat ini. ''Bisa saja terjadi, kalau selama ini Ponaryo malah berkomunikasi dengan pelatih Kas Hartadi. Ya kita lihat saja nanti,” tukasnya.
Sedangkan, munculnya nama Andik Vermansyah yang diinginkan Laskar Wong Kito, Direktur Hotel Swarnadwipa ini mengaku cukup tertarik. Bahkan, Augie menyarankan agar pelatih kepala segera menjalin komunikasi dengan pemain mungil tersebut. ''Ya kalau memang Andik dibutuhkan dalam skema tim, mengapa tidak. Dia pemain bagus dan silakan pelatih untuk mencoba berhubungan dengan pemain itu,” tambahnya lagi.
Sebelumnya, Direktur Teknik PT SOM, Hendri Zainuddin, mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Ponaryo Astaman. Hanya saja, komunikasi tersebut belum sampai ke arah kata sepakat. ''Kita lihat saja nanti, apakah akan ada kesepakatan kerja sama atau tidak. Sekarang kita masih terus berkomunikasi,” ungkapnya.
Keinginan manajemen untuk kembali rujuk dengan Ponaryo, memang sosok pemain yang identik dengan nomor 11 ini, dibutuhkan dalam skema SFC untuk musim depan. Terlebih, pelatih kepala SFC Kas Hartadi juga masih mencari pemain yang bisa berperan pada sektor gelandang bertahan dan penyeimbang serangan. ''Nama Ponaryo itu kan dari rekomendasi pelatih. Artinya Ponaryo dibutuhkan dalam tim,” pungkasnya.
(aww)