Andik ingin bertahan di Persebaya sampai pensiun
Senin, 19 November 2012 - 22:05 WIB
Andik ingin bertahan di Persebaya sampai pensiun
A
A
A
Sindonews.com - Meski Media Officer Persebaya Ram Surahman mengklaim terdapat kenaikan nilai kontrak, namun bintang kebanggaannya, Andik Vermansyah, masih belum bersedia meneken kontrak baru yang disodorkan Kuasa Direktur PT Pengelola Persebaya Indonesia, Gede Widiade, saat di Jakarta, baru-baru ini.
Negosiasi perpanjangan kontrak antara Persebaya dengan Andik pun mengalami deadlock. Hal tersebut juga diungkapkan secara langsung oleh pemain yang bersangkutan, Andik Vermansyah. "Belum (ada kesepakatan), kemarin sempat ketemu Pak Ibnu (pelatih Persebaya) waktu dia ke Jakarta. Tapi belum ada kesepakatan, ada salah kontrak. Susah njelaskannya," tegas Andik, seperti dikutip situs resmi LPI, Senin (19/11).
Kendati demikian, penggawa tim nasional Indonesia itu ingin menemui kesepakatan dengan tim yang membesarkan namanya itu agar ia bisa lebih konsentrasi dalam membela Tim Garuda di Piala AFF yang digelar di Malaysia. "Saya berharap sebelum Piala AFF dimulai, negosiasi kontrak saya sudah beres," harap pemilik nomor punggung 10 di Bajol Ijo --julukan Persebaya--.
Persebaya tetap menjadi prioritas Andik, sebab secara terbuka ia mengaku sudah jatuh hati dengan tim asal Kota Pahlawan itu. Dan alasan itu lah yang membuatnya sulit untuk meninggalkan Persebaya, padahal ia juga digoda dengan tawaran yang menggiurkan dari beberapa klub Tanah Air, termasuk godaan dari salah satu klub Malaysia, Negeri Sembilan. "Saya pengen di Persebaya, mungkin sampai pensiun nanti. Saya juga cinta Bonek (sebutan pendukung Persebaya)," ujarnya menegaskan.
"Saya akui kekeluargaan di Persebaya itu bagus, tapi saya ingin tetap profesional. Kapan lagi saya bisa nyenengin orangtua?" lanjut pemain kelahiran Jember itu dengan polos.
Negosiasi perpanjangan kontrak antara Persebaya dengan Andik pun mengalami deadlock. Hal tersebut juga diungkapkan secara langsung oleh pemain yang bersangkutan, Andik Vermansyah. "Belum (ada kesepakatan), kemarin sempat ketemu Pak Ibnu (pelatih Persebaya) waktu dia ke Jakarta. Tapi belum ada kesepakatan, ada salah kontrak. Susah njelaskannya," tegas Andik, seperti dikutip situs resmi LPI, Senin (19/11).
Kendati demikian, penggawa tim nasional Indonesia itu ingin menemui kesepakatan dengan tim yang membesarkan namanya itu agar ia bisa lebih konsentrasi dalam membela Tim Garuda di Piala AFF yang digelar di Malaysia. "Saya berharap sebelum Piala AFF dimulai, negosiasi kontrak saya sudah beres," harap pemilik nomor punggung 10 di Bajol Ijo --julukan Persebaya--.
Persebaya tetap menjadi prioritas Andik, sebab secara terbuka ia mengaku sudah jatuh hati dengan tim asal Kota Pahlawan itu. Dan alasan itu lah yang membuatnya sulit untuk meninggalkan Persebaya, padahal ia juga digoda dengan tawaran yang menggiurkan dari beberapa klub Tanah Air, termasuk godaan dari salah satu klub Malaysia, Negeri Sembilan. "Saya pengen di Persebaya, mungkin sampai pensiun nanti. Saya juga cinta Bonek (sebutan pendukung Persebaya)," ujarnya menegaskan.
"Saya akui kekeluargaan di Persebaya itu bagus, tapi saya ingin tetap profesional. Kapan lagi saya bisa nyenengin orangtua?" lanjut pemain kelahiran Jember itu dengan polos.
(nug)