Akibat aksi Israel, kongres olimpiade batal
Selasa, 20 November 2012 - 23:20 WIB
Akibat aksi Israel, kongres olimpiade batal
A
A
A
Sindonews.com - Serangan Israel ke Palestina yang sejauh ini menewaskan sedikitnya 111 warga rupanya membuat Komite Nasional Olimpiade untuk kawasan Eropa membatalkan kongres yang akan berlangsung di Eilat, Israel, depan.
Sebanyak 400 delegasi dari Komite Nasional Olimpiade negara-negara Eropa akan hadir, termasuk Ketua Komite Pelaksana Olimpiade Rio Janeiro 2016, Carlos Nuzman, dan Ketua Komite Pelaksana Olimpiade London, Sebastian Coe, akan hadir di Israel pada 7-8 Desember, namun karena situasi yang terus memanas di negara tersebut membuat mereka berpikir seribu kali untuk bertamu ke Israel.
"Banyak delegasi yang mestinya ikut, mereka menyampaikan kekhawatiran datang ke Israel karena roket-roket berjatuhan di kawasan Selatan dan juga ke Utara di kawasan Tel Aviv," kata salah seorang juru bicara Pemerintah Israel, Bruria Bigman kepada kantor berita Reuters, Selasa (20/11/2012).
Bahkan, Presiden Komite Olimpiade Internasional, ICO, Jacques Rogge, termasuk salah seorang pejabat tinggi yang rencananya akan hadir dalam kongres itu telah membatalkan sejak hari pertama Israel melancarkan serangan. "Jacques Rogge, bahkan telah membatalkan, sejak seminggu lalu," tutur Bruria.
Eiliat adalah kota wisata di lepas Laut Merah, Israel sudah mencalonkan diri untuk kongres tahunan tersebut selama tiga tahun belakangan ini dan tahun lalu terpilih sebagai tuan rumah. Kota dengan penduduk sekitar 60.000 jiwa ini sering menjadi tuan rumah berbagai kongres dan pertemuan internasional.
Konflik terbaru ini juga menyebabkan Asosiasi Sepak Bola Israel menunda pertandingan liga selama dua pekan karena militer melarang acara umum sehubungan dengan tembakan roket dari Gaza.
Sebanyak 400 delegasi dari Komite Nasional Olimpiade negara-negara Eropa akan hadir, termasuk Ketua Komite Pelaksana Olimpiade Rio Janeiro 2016, Carlos Nuzman, dan Ketua Komite Pelaksana Olimpiade London, Sebastian Coe, akan hadir di Israel pada 7-8 Desember, namun karena situasi yang terus memanas di negara tersebut membuat mereka berpikir seribu kali untuk bertamu ke Israel.
"Banyak delegasi yang mestinya ikut, mereka menyampaikan kekhawatiran datang ke Israel karena roket-roket berjatuhan di kawasan Selatan dan juga ke Utara di kawasan Tel Aviv," kata salah seorang juru bicara Pemerintah Israel, Bruria Bigman kepada kantor berita Reuters, Selasa (20/11/2012).
Bahkan, Presiden Komite Olimpiade Internasional, ICO, Jacques Rogge, termasuk salah seorang pejabat tinggi yang rencananya akan hadir dalam kongres itu telah membatalkan sejak hari pertama Israel melancarkan serangan. "Jacques Rogge, bahkan telah membatalkan, sejak seminggu lalu," tutur Bruria.
Eiliat adalah kota wisata di lepas Laut Merah, Israel sudah mencalonkan diri untuk kongres tahunan tersebut selama tiga tahun belakangan ini dan tahun lalu terpilih sebagai tuan rumah. Kota dengan penduduk sekitar 60.000 jiwa ini sering menjadi tuan rumah berbagai kongres dan pertemuan internasional.
Konflik terbaru ini juga menyebabkan Asosiasi Sepak Bola Israel menunda pertandingan liga selama dua pekan karena militer melarang acara umum sehubungan dengan tembakan roket dari Gaza.
(wbs)