Keuangan tidak stabil, gaji pemain PSM tidak naik
Jum'at, 23 November 2012 - 18:43 WIB
Keuangan tidak stabil, gaji pemain PSM tidak naik
A
A
A
Sindonews.com - Gaji pemain yang akan memperkuat PSM Makassar di Indonesian Premier League (IPL) 2012/2013, besar kemungkinan tidak akan dinaikkan. Ketua Umum PSM Makassar Sadikin Aksa mengatakan, belum lama ini, jajaran pemegang saham menggelar rapat internal dengan CEO PSM Rully Habibie.
Hasilnya, para pemegang saham menolak usulan tambahan anggaran untuk kompetisi musim depan. "CEO minta dana tambahan untuk belanja pemain dan kenaikan gaji pemain," jelasnya.
Namun menurutnya, permintaan tersebut sulit direalisasikan lantaran kondisi keuangan klub belum stabil. "Dari total dana yang sudah kami berikan untuk musim ini, jumlah paling besar untuk membayar gaji pemain," sebut dia.
Alasan lainnya, jadwal liga yang terlambat dikeluarkan PSSI, termasuk belum jelasnya regulasi, membuat pemegang saham berhati-hati dalam menggelontorkan uang ke klub. "Klub tetap diberikan dana, hanya anggarannya tidak dinaikkan maupun diturunkan," katanya.
Sadikin mengatakan, dana yang diberikan tersebut disesuaikan dengan budget yang digunakan tahun lalu. "Karena tidak punya acuan menyusun anggaran, maka dana yang diberikan sama dengan musim lalu," ucapnya.
Dia meyakini, jumlah tersebut cukup dipakai untuk kebutuhan klub. Baik belanja pemain maupun kebutuhan lainnya. "Itu tugas CEO bagaimana mengatur keuangan klub," tegasnya.
Mengenai besaran dana yang sudah digelontorkan ke klub untuk musim ini, Sadikin enggan menyebutkan jumlahnya. "Yang jelas dananya sudah disetujui, hanya jumlahnya rahasia perusahaan," tuturnya.
Pelatih PSM Petar Segrt optimistis, kondisi keuangan klub dikompetisi musim mendatang akan lebih baik dibanding musim lalu. "Sadikin dan Rully adalah orang-orang hebat. Saya yakin mereka bisa," ucapnya.
Dia juga mengatakan, dengan materi pemain seperti yang dimiliki saat ini diyakini PSM bisa menjadi juara. "Tapi dengan catatan, tidak ada perubahan pemain. Masih seperti musim lalu," tuturnya.
Mengenai kontrak maupun gaji pemain, menurut dia menjadi urusan manajemen. "Saya tidak punya hak mengusulkan. Karena itu tanggung jawab manajemen," jelasnya.
Bahkan menurut dia, besaran dana yang dibutuhkan untuk menjalani kompetisi musim mendatang juga bukan wilayahnya. "Semuanya diatur manajemen dan merekalah yang menghitung anggarannya," ucapnya.
Pria asal Kroasia ini menjelaskan, tanggung jawabnya adalah memilih pemain yang akan memperkuat tim musim mendatang. "Nama-namanya sudah saya berikan ke manajemen dan mereka yang selesaikan urusan kontraknya," pungkasnya.
Hasilnya, para pemegang saham menolak usulan tambahan anggaran untuk kompetisi musim depan. "CEO minta dana tambahan untuk belanja pemain dan kenaikan gaji pemain," jelasnya.
Namun menurutnya, permintaan tersebut sulit direalisasikan lantaran kondisi keuangan klub belum stabil. "Dari total dana yang sudah kami berikan untuk musim ini, jumlah paling besar untuk membayar gaji pemain," sebut dia.
Alasan lainnya, jadwal liga yang terlambat dikeluarkan PSSI, termasuk belum jelasnya regulasi, membuat pemegang saham berhati-hati dalam menggelontorkan uang ke klub. "Klub tetap diberikan dana, hanya anggarannya tidak dinaikkan maupun diturunkan," katanya.
Sadikin mengatakan, dana yang diberikan tersebut disesuaikan dengan budget yang digunakan tahun lalu. "Karena tidak punya acuan menyusun anggaran, maka dana yang diberikan sama dengan musim lalu," ucapnya.
Dia meyakini, jumlah tersebut cukup dipakai untuk kebutuhan klub. Baik belanja pemain maupun kebutuhan lainnya. "Itu tugas CEO bagaimana mengatur keuangan klub," tegasnya.
Mengenai besaran dana yang sudah digelontorkan ke klub untuk musim ini, Sadikin enggan menyebutkan jumlahnya. "Yang jelas dananya sudah disetujui, hanya jumlahnya rahasia perusahaan," tuturnya.
Pelatih PSM Petar Segrt optimistis, kondisi keuangan klub dikompetisi musim mendatang akan lebih baik dibanding musim lalu. "Sadikin dan Rully adalah orang-orang hebat. Saya yakin mereka bisa," ucapnya.
Dia juga mengatakan, dengan materi pemain seperti yang dimiliki saat ini diyakini PSM bisa menjadi juara. "Tapi dengan catatan, tidak ada perubahan pemain. Masih seperti musim lalu," tuturnya.
Mengenai kontrak maupun gaji pemain, menurut dia menjadi urusan manajemen. "Saya tidak punya hak mengusulkan. Karena itu tanggung jawab manajemen," jelasnya.
Bahkan menurut dia, besaran dana yang dibutuhkan untuk menjalani kompetisi musim mendatang juga bukan wilayahnya. "Semuanya diatur manajemen dan merekalah yang menghitung anggarannya," ucapnya.
Pria asal Kroasia ini menjelaskan, tanggung jawabnya adalah memilih pemain yang akan memperkuat tim musim mendatang. "Nama-namanya sudah saya berikan ke manajemen dan mereka yang selesaikan urusan kontraknya," pungkasnya.
(aww)