Ini dia kuartet jagal Sriwijaya FC
Jum'at, 23 November 2012 - 22:11 WIB
Ini dia kuartet jagal Sriwijaya FC
A
A
A
Sindonews.com - Sriwijaya FC (SFC) tak membutuhkan waktu lama untuk menemukan algojo lini belakang yang baru. Awalnya, memang banyak yang menyangsikan pertahanan SFC bakal rapuh sepeninggal Supardi, Thierry Gathuessy, dan Michael James Coyne.
Hanya dengan waktu lebih kurang dua bulan, headcoach SFC Kas Hartadi telah memunculkan kekuatan baru pada benteng pertahanan dari tim berjuluk Laskar Wong Kito ini. Kuartet algojo tersebut adalah Diogo Santos, Ahmad Jufrianto, Abdurrahman, dan Mahyadi Panggabean. Bahkan, sang nakhoda pun bisa membagi peran kepada Taufik Kasrun di satu celah belakang tersebut, jika Ahmad Jufrianto dialihkan dari stopper ke gelandang bertahan.
Figur algojo baru yang membuat Kas Hartadi cukup puas adalah pemain muda asal Timor Leste, Diogo Santos Rangel. Pemain muda kelahiran 19 Agustus 1991 atau baru berusia 21 tahun ini, justru memiliki naluri penjegal bomber-bomber haus gol.
''Diogo bermain sangat tenang dan membuat striker berbahaya sulit melewatinya. Saat menghadapi Arema Indonesia beberapa waktu lalu, baik Greg (Nwokolo) ataupun Beto (Alberto Gonzalves), sama sekali tak bergerak dan tidak bisa melewatinya. Padahal dia masih cukup muda,”ujar Kas, dengan nada bangga.
Dari hasil tiga uji coba yang telah dilakoni Laskar Wong Kito beberapa waktu lalu, sepertinya Kas Hartadi sudah bisa memberikan tempat khusus di starting eleven untuk empat algojo di lini belakang SFC.
''Untuk pemain belakang sudah cukup, saya telah mendapatkan semua. Ada Diogo, Jufrianto, Rahman dan Mahyadi, mereka sepertinya sudah padu dan selalu bekerja keras selama pertandingan. Saya juga bisa bisa menempatkan Taufik (Kasrun) kalau salah satu dari pemain tersebut tidak ada atau digeser ke posisi lain,” tandasnya.
Sementara untuk posisi lain seperti di lini tengah, mantan asisten Ivan venkov Kolev ini cukup memiliki banyak pilihan. Hanya saja, masih ada satu kuota pemain asing asal Asia yang hingga saat ini belum ditemukan SFC.
''Saya harap Boakay Eddy Foday tidak ada kendala lagi dan manajemen bisa memberikan surat kontrak kerjanya. Jadi kita tinggal mencari satu striker lagi,” tukasnya, seraya menambahkan masih ada waktu bagi pemain-pemain yang ingin seleksi bersama SFC, sebelum turnamen pra musim Inter Island Cup digelar awal Desember mendatang.
Hanya dengan waktu lebih kurang dua bulan, headcoach SFC Kas Hartadi telah memunculkan kekuatan baru pada benteng pertahanan dari tim berjuluk Laskar Wong Kito ini. Kuartet algojo tersebut adalah Diogo Santos, Ahmad Jufrianto, Abdurrahman, dan Mahyadi Panggabean. Bahkan, sang nakhoda pun bisa membagi peran kepada Taufik Kasrun di satu celah belakang tersebut, jika Ahmad Jufrianto dialihkan dari stopper ke gelandang bertahan.
Figur algojo baru yang membuat Kas Hartadi cukup puas adalah pemain muda asal Timor Leste, Diogo Santos Rangel. Pemain muda kelahiran 19 Agustus 1991 atau baru berusia 21 tahun ini, justru memiliki naluri penjegal bomber-bomber haus gol.
''Diogo bermain sangat tenang dan membuat striker berbahaya sulit melewatinya. Saat menghadapi Arema Indonesia beberapa waktu lalu, baik Greg (Nwokolo) ataupun Beto (Alberto Gonzalves), sama sekali tak bergerak dan tidak bisa melewatinya. Padahal dia masih cukup muda,”ujar Kas, dengan nada bangga.
Dari hasil tiga uji coba yang telah dilakoni Laskar Wong Kito beberapa waktu lalu, sepertinya Kas Hartadi sudah bisa memberikan tempat khusus di starting eleven untuk empat algojo di lini belakang SFC.
''Untuk pemain belakang sudah cukup, saya telah mendapatkan semua. Ada Diogo, Jufrianto, Rahman dan Mahyadi, mereka sepertinya sudah padu dan selalu bekerja keras selama pertandingan. Saya juga bisa bisa menempatkan Taufik (Kasrun) kalau salah satu dari pemain tersebut tidak ada atau digeser ke posisi lain,” tandasnya.
Sementara untuk posisi lain seperti di lini tengah, mantan asisten Ivan venkov Kolev ini cukup memiliki banyak pilihan. Hanya saja, masih ada satu kuota pemain asing asal Asia yang hingga saat ini belum ditemukan SFC.
''Saya harap Boakay Eddy Foday tidak ada kendala lagi dan manajemen bisa memberikan surat kontrak kerjanya. Jadi kita tinggal mencari satu striker lagi,” tukasnya, seraya menambahkan masih ada waktu bagi pemain-pemain yang ingin seleksi bersama SFC, sebelum turnamen pra musim Inter Island Cup digelar awal Desember mendatang.
(aww)