AVB minta UEFA selidiki insiden kekerasan
Sabtu, 24 November 2012 - 02:55 WIB
AVB minta UEFA selidiki insiden kekerasan
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Tottenham Hotspur, Andre Villas Boas (AVB) meminta Asosiasi Sepakbola Eropa (UEFA) dan Asoasiasi Sepakbola Inggris (FA) untuk menyelidiki kasus penyerangan serta nyanyian rasis oleh pendukung Lazio ketika kedua tim berhadapan di Liga Europa yang berlangsung di Stadion Olimpico, tengah pekan kemarin.
"Dalam proses penyelidikan ini akan memakan waktu lama. Itu terjadi terakhir kali dan itu harus ditindaklanjuti dengan cepat oleh UEFA," kata AVB seperti dilansir sportlive.co.za, Sabtu (24/11/2012).
"Kami akan menunggu dan melihat apakah ada sesuatu untuk ditindaklanjuti atau tidak. Jika ada, UEFA harus bertindak. Ini adalah saat yang sangat sulit bagi mereka dan kami menyadari polisi telah melakukan penyelidikan atas kasus ini. Sebagai sebuah klub, kami akan mencoba untuk membantu mereka mengatasi masalah ini," tambahnya.
Sebelumnya, tawuran suporter terjadi menjelang laga Liga Europa antara Lazio menghadapi Tottenham Hotspur di Stadion Olimpico. Para pendukung Spurs diserang fans I Biancocelesti di salah satu bar di Roma. Akibat insiden tersebut sekitar 10 pendukung Spurs mengalami luka dan satu kritis setelah ditikam benda tajam.
Kejadiannya, bentrokan tersebut meledak ketika para pendukung Lazio yang wajahnya ditutupi oleh syal menyerang fans Spurs yang berada di sebuah kelab malam Campo de Fiori, Roma. Fans Lazio yang mempersenjatai diri dengan pisau, tongkat bisbol, dan ikat pinggang menghajar suporter Spurs. Seorang saksi mengatakan kepada sebuah surat kabar Italia, serangan tersebut telah membuat kerusakan yang sangat parah.
“Penasihat di bagian pengendali massa FA hadir dalam pertandingan tersebut dan memberikan laporan yang sangat mendesak. Kami akan menyampaikan laporan tersebut kepada UEFA,” ungkap seorang jubir FA.
Sementara itu, Presiden Asosiasi Sepak Bola Italia (FIGC), Giancarlo Abete mengatakan, pendukung Lazio harus meminta maaf kepada suporter asal Inggris tersebut."Saya meminta agar Lazio mengeluarkan pernyataan permintaan maaf kepada penggemar Spurs," tutup Abete seperti dikutip SportsMole.
"Dalam proses penyelidikan ini akan memakan waktu lama. Itu terjadi terakhir kali dan itu harus ditindaklanjuti dengan cepat oleh UEFA," kata AVB seperti dilansir sportlive.co.za, Sabtu (24/11/2012).
"Kami akan menunggu dan melihat apakah ada sesuatu untuk ditindaklanjuti atau tidak. Jika ada, UEFA harus bertindak. Ini adalah saat yang sangat sulit bagi mereka dan kami menyadari polisi telah melakukan penyelidikan atas kasus ini. Sebagai sebuah klub, kami akan mencoba untuk membantu mereka mengatasi masalah ini," tambahnya.
Sebelumnya, tawuran suporter terjadi menjelang laga Liga Europa antara Lazio menghadapi Tottenham Hotspur di Stadion Olimpico. Para pendukung Spurs diserang fans I Biancocelesti di salah satu bar di Roma. Akibat insiden tersebut sekitar 10 pendukung Spurs mengalami luka dan satu kritis setelah ditikam benda tajam.
Kejadiannya, bentrokan tersebut meledak ketika para pendukung Lazio yang wajahnya ditutupi oleh syal menyerang fans Spurs yang berada di sebuah kelab malam Campo de Fiori, Roma. Fans Lazio yang mempersenjatai diri dengan pisau, tongkat bisbol, dan ikat pinggang menghajar suporter Spurs. Seorang saksi mengatakan kepada sebuah surat kabar Italia, serangan tersebut telah membuat kerusakan yang sangat parah.
“Penasihat di bagian pengendali massa FA hadir dalam pertandingan tersebut dan memberikan laporan yang sangat mendesak. Kami akan menyampaikan laporan tersebut kepada UEFA,” ungkap seorang jubir FA.
Sementara itu, Presiden Asosiasi Sepak Bola Italia (FIGC), Giancarlo Abete mengatakan, pendukung Lazio harus meminta maaf kepada suporter asal Inggris tersebut."Saya meminta agar Lazio mengeluarkan pernyataan permintaan maaf kepada penggemar Spurs," tutup Abete seperti dikutip SportsMole.
(akr)