Ini alasan Soler bertahan di Persebaya
Senin, 26 November 2012 - 20:20 WIB
Ini alasan Soler bertahan di Persebaya
A
A
A
Sindonews.com - Ancaman hengkang Fernando Soler dari Persebaya IPL hanya gertak sambal. Buktinya, pemain asal Argentina itu akhirnya menerima tawaran kontrak tim berjuluk Bledhuk Ijo itu, Senin (26/11).
Kepastian Soler tetap bertahan di Persebaya IPL musim depan terjadi setelah terjadi kesepakatan dalam negoisasi yang dilakukan di salah satu mal di Surabaya, sekitar pukul 12.00 WIB. "Sudah deal, Soler akan tetap di Persebaya musim depan," ujar Pelatih Persebaya Ibnu Grahan.
Dalam pertemuan tersebut, Ibnu didampingi asisten Mahrus Afif bertemu langsung dengan Fernando Soler. "Tidak lama, sekitar satu jam kita bicara dan Soler mau memperpanjang kontrak selama satu musim," ujar Ibnu yang mengelak menyebutkan berapa nilai kontrak Soler.
Sebelumnya, Soler sempat mengultimatum manajemen Persebaya untuk menaikkan harga kontraknya. Jika tidak dia akan hengkang atau memilih pulang ke Argentina daripada membela Persebaya. Soler memberikan batas waktu terakhir pada manajemen untuk melalukan negosisasi ulang sebelum 1 Desember.
Meski akhirnya menerima tawaran kontrak,kemungkinan besar nilai kontrak tetap sama dengan yang ditawarkan sebelumnya. Sebab, manajamen Persebaya sudah tidak mungkin lagi menaikkan harga Soler. "Saya sudah berikan penawaran yang lebih dari cukup." ucap CEO Persebaya, Gede Widiade.
Akibat sikap rewel Soler, manajemen Persebaya sempat mencari striker alternatif. Beberapa nama masuk seperti Mario Costas hingga penyerang Tim Nasional (Timnas) Laos, Khampheng Sayavutthi. Kepastian Soler kembali bergabung memastikan rencana negoisasi dengan Mario Costas dihentikan.
Sebab, saat ini Persebaya sudah memiliki tiga pemain asing. Sebelum deal dengan Soler, Persebaya sudah mengikat Mario Karlovic dan Alian N'kong. Sebenarnya, masih ada dua slot pemain asing tersisa. Namun satu dari asia dan satu lagi dipastikan pemain belakang sebagai pengganti Otavio Dutra.
Di posisi belakang, Persebaya masih menunggu kondisi Goran Gancev. Jika pemain asal Makedonia itu sembuh dari cedera, dipastikan satu slot pemain asing non asia yang tersisa akan menjadi milik Goran. "Kami masih menunggu perkembangan cedera Goran dulu, " ujar Ibnu.
Nasib sial memang menimpa Goran. Sebenarnya, pemain yang musim lalu berbaju PSMS Medan itu sudah bisa memastikan diri bergabung di Persebaya, peka lalu. Tapi sayang, sehari sebelum negosiasi kontrak cedera menghantam saat sesi game latihan. Akibatnya, Persebaya menunda negosiasi kontrak Goran.
Kepastian Soler tetap bertahan di Persebaya IPL musim depan terjadi setelah terjadi kesepakatan dalam negoisasi yang dilakukan di salah satu mal di Surabaya, sekitar pukul 12.00 WIB. "Sudah deal, Soler akan tetap di Persebaya musim depan," ujar Pelatih Persebaya Ibnu Grahan.
Dalam pertemuan tersebut, Ibnu didampingi asisten Mahrus Afif bertemu langsung dengan Fernando Soler. "Tidak lama, sekitar satu jam kita bicara dan Soler mau memperpanjang kontrak selama satu musim," ujar Ibnu yang mengelak menyebutkan berapa nilai kontrak Soler.
Sebelumnya, Soler sempat mengultimatum manajemen Persebaya untuk menaikkan harga kontraknya. Jika tidak dia akan hengkang atau memilih pulang ke Argentina daripada membela Persebaya. Soler memberikan batas waktu terakhir pada manajemen untuk melalukan negosisasi ulang sebelum 1 Desember.
Meski akhirnya menerima tawaran kontrak,kemungkinan besar nilai kontrak tetap sama dengan yang ditawarkan sebelumnya. Sebab, manajamen Persebaya sudah tidak mungkin lagi menaikkan harga Soler. "Saya sudah berikan penawaran yang lebih dari cukup." ucap CEO Persebaya, Gede Widiade.
Akibat sikap rewel Soler, manajemen Persebaya sempat mencari striker alternatif. Beberapa nama masuk seperti Mario Costas hingga penyerang Tim Nasional (Timnas) Laos, Khampheng Sayavutthi. Kepastian Soler kembali bergabung memastikan rencana negoisasi dengan Mario Costas dihentikan.
Sebab, saat ini Persebaya sudah memiliki tiga pemain asing. Sebelum deal dengan Soler, Persebaya sudah mengikat Mario Karlovic dan Alian N'kong. Sebenarnya, masih ada dua slot pemain asing tersisa. Namun satu dari asia dan satu lagi dipastikan pemain belakang sebagai pengganti Otavio Dutra.
Di posisi belakang, Persebaya masih menunggu kondisi Goran Gancev. Jika pemain asal Makedonia itu sembuh dari cedera, dipastikan satu slot pemain asing non asia yang tersisa akan menjadi milik Goran. "Kami masih menunggu perkembangan cedera Goran dulu, " ujar Ibnu.
Nasib sial memang menimpa Goran. Sebenarnya, pemain yang musim lalu berbaju PSMS Medan itu sudah bisa memastikan diri bergabung di Persebaya, peka lalu. Tapi sayang, sehari sebelum negosiasi kontrak cedera menghantam saat sesi game latihan. Akibatnya, Persebaya menunda negosiasi kontrak Goran.
(aww)