Kas Hartadi tak garansi tempat legiun asing
Senin, 26 November 2012 - 23:25 WIB
Kas Hartadi tak garansi tempat legiun asing
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Sriwijaya FC Kas Hartadi benar-benar tegas dalam mengendalikan pasukannya. Dia menegaskan tidak akan pandang bulu dalam menurunkan pemain.
Terhadap persaingan dalam tubuh Laskar Wong Kito-julukan SFC sendiri, mantan bintang Kramayudha Tiga Berlian ini menuturkan, semua pemain tetap melakukan persaingan untuk bisa bermain di skuad utama. Hanya saja, semua pemain yang ada tersebut bersaing dengan tidak mengesampingkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan.
''Mereka (pemain) sebenarnya tahu bahwa di antara mereka itu terjadi persaingan. Tapi bukan berarti rasa kebersamaan dalam tim itu menjadi hilang. Justru suasana seperti yang akan saya jaga, mereka tetap bersaing tapi mereka juga tetap bersama,” ujarnya.
Kas Hartadi tidak memberikan garansi kepada pemain asing, untuk selalu bisa bermain dalam skuad utama. Tapi, dari beberapa pekan kebersamaan yang terjalin selama ini, para legiun asing SFC seperti Erick Week, Ali Khadaffi, Diogo Santos, dan Boakay Eddy Foday cukup santun. Mereka tidak membusungkan dada seoalah dirinya tak tergantikan.
''Sekali lagi, jika ada virus-virus yang bisa menghancurkan keharmonisan suasana tim, saya tidak akan ragu lagi untuk membuangnya, apakah itu pemain asing atau bukan,” tukasnya.
Karena kunci keberhasilan SFC hingga merengkuh trofi Indonesia Super League (ISL) musim lalu, karena kebersamaan dan kekompakkan yang terjalin antara pelatih dan pemain. Kondisi inilah yang akan dipertahankan sang nakhoda dimusim keduanya bersama Wong Kito.
Terhadap persaingan dalam tubuh Laskar Wong Kito-julukan SFC sendiri, mantan bintang Kramayudha Tiga Berlian ini menuturkan, semua pemain tetap melakukan persaingan untuk bisa bermain di skuad utama. Hanya saja, semua pemain yang ada tersebut bersaing dengan tidak mengesampingkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan.
''Mereka (pemain) sebenarnya tahu bahwa di antara mereka itu terjadi persaingan. Tapi bukan berarti rasa kebersamaan dalam tim itu menjadi hilang. Justru suasana seperti yang akan saya jaga, mereka tetap bersaing tapi mereka juga tetap bersama,” ujarnya.
Kas Hartadi tidak memberikan garansi kepada pemain asing, untuk selalu bisa bermain dalam skuad utama. Tapi, dari beberapa pekan kebersamaan yang terjalin selama ini, para legiun asing SFC seperti Erick Week, Ali Khadaffi, Diogo Santos, dan Boakay Eddy Foday cukup santun. Mereka tidak membusungkan dada seoalah dirinya tak tergantikan.
''Sekali lagi, jika ada virus-virus yang bisa menghancurkan keharmonisan suasana tim, saya tidak akan ragu lagi untuk membuangnya, apakah itu pemain asing atau bukan,” tukasnya.
Karena kunci keberhasilan SFC hingga merengkuh trofi Indonesia Super League (ISL) musim lalu, karena kebersamaan dan kekompakkan yang terjalin antara pelatih dan pemain. Kondisi inilah yang akan dipertahankan sang nakhoda dimusim keduanya bersama Wong Kito.
(aww)