Ini dia komentar pelatih Persib, di balik batalnya kontrak Howarth
Rabu, 28 November 2012 - 11:47 WIB
Ini dia komentar pelatih Persib, di balik batalnya kontrak Howarth
A
A
A
Sindonews.com – Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman menyatakan tidak mengetahui secara pasti alasan sebenarnya dibalik pembatalan kontrak Todd Howarth.
Namun, Djadjang meyakini jika negosiasi dengan Howarth dihentikan karena tidak ada kecocokan nilai kontrak dengan kubu Howarth. Karena itu, mantan pelatih Pelita Jaya U-21 tersebut memutuskan untuk memanggil kembali Naser Al Sebai.
Naser sebelumnya masuk daftar tunggu dan jadi pilihan kedua atau alternatif jika proses negosiasi dengan Todd Howarth menemui jalan buntu. Akhirnya fakta menunjukkan keputusan Djadjang untuk tetap memasukan Naser dalam daftar tunggu berbuah positif.
Setelah negosiasi dengan kubu Howarth tak membuahkan kesepakatan. Djadjang dengan gampang kembali memanggil Naser yang sebenarnya juga diminati pelatih Arema Kronus, Rahmad Darmawan.
“Alasan pasti dan jelasnya mungkin bisa ditanyakan langsung kepada manajemen. Tapi yang saya dengar memang sampai tadi malam (Selasa malam 27 Desember), belum ada kecocokan harga dengan Howarth. Karena itu, kita panggil kembali Naser untuk ikut latihan,” jelas Djadjang.
Terlepas dari itu, Djadjang mengungkapkan sebagai pelatih ia tidak bisa berbuat lebih selain hanya merekomendasikan pemain yang dinilai layak direkrut. Namun, Djadjang menyatakan tak menyesali hanya mendapatkan Naser yang notabene sebenarnya jadi pilihan kedua.
“Sejak awal saya katakan, pelatih hanya bersifat memberikan rekomendasi selebihnya adalah urusan manajemen, terutama masalah negosiasi harga,” tandas Djadang
Namun, Djadjang meyakini jika negosiasi dengan Howarth dihentikan karena tidak ada kecocokan nilai kontrak dengan kubu Howarth. Karena itu, mantan pelatih Pelita Jaya U-21 tersebut memutuskan untuk memanggil kembali Naser Al Sebai.
Naser sebelumnya masuk daftar tunggu dan jadi pilihan kedua atau alternatif jika proses negosiasi dengan Todd Howarth menemui jalan buntu. Akhirnya fakta menunjukkan keputusan Djadjang untuk tetap memasukan Naser dalam daftar tunggu berbuah positif.
Setelah negosiasi dengan kubu Howarth tak membuahkan kesepakatan. Djadjang dengan gampang kembali memanggil Naser yang sebenarnya juga diminati pelatih Arema Kronus, Rahmad Darmawan.
“Alasan pasti dan jelasnya mungkin bisa ditanyakan langsung kepada manajemen. Tapi yang saya dengar memang sampai tadi malam (Selasa malam 27 Desember), belum ada kecocokan harga dengan Howarth. Karena itu, kita panggil kembali Naser untuk ikut latihan,” jelas Djadjang.
Terlepas dari itu, Djadjang mengungkapkan sebagai pelatih ia tidak bisa berbuat lebih selain hanya merekomendasikan pemain yang dinilai layak direkrut. Namun, Djadjang menyatakan tak menyesali hanya mendapatkan Naser yang notabene sebenarnya jadi pilihan kedua.
“Sejak awal saya katakan, pelatih hanya bersifat memberikan rekomendasi selebihnya adalah urusan manajemen, terutama masalah negosiasi harga,” tandas Djadang
(wbs)