PSMS versi Indra ngotot, Benny kerahkan Satpol PP
Rabu, 28 November 2012 - 21:42 WIB
PSMS versi Indra ngotot, Benny kerahkan Satpol PP
A
A
A
Sindonews.com - PSMS Medan pimpinan Benny Harianto Sihotang menegaskan, pihaknya akan melakukan langkah preventif menghadapi kengototan kubu Indra Sakti Harahap. Dia mengancam akan mengerahkan Satpol PP jika PSMS Medan kepemimpinan Indra Sakti Harahap tetap ngotot untuk menggunakan fasilitas Stadion Kebun Bunga Medan mulai pekan depan.
Sebelumnya, pihak Benny Sihotang mengizinkan PSMS besutan pelatih Suimin Diharja untuk berlatih hingga akhir pekan ini. Benny Sihotang yang ditemui saat memantau latihan PSMS Medan di Stadion Kebun Bunga Medan, Rabu (28/11), mengatakan, pihaknya akan mengerahkan tenaga satpol PP jika tetap pihak Indra Sakti berlatih pekan depan.
"Kami berikan kesempatan kepada mereka hingga akhir pekan ini. Dan kami sudah mengantongi surat disposisi penggunaan fasilitas Kebun Bunga. Kalau sudah ada keluar surat, kawan-kawan harus sudah mengerti. Kami akan panggil satpol PP jika untuk langkah preventif," katanya.
Apalagi sebelumnya, sebagai pemilik hak disposisi, pihaknya belum ada menerima permintaan dari kubu Indra Sakti. "Ketika ada kabar mereka ke PT LI, saya ucapkan selamat. Seharusnya juga seperti itu, ketika surat disposisi sudah ada sama kami, mereka sebagai warga negara yang baik harus juga memberikan selamat ke kami," ucapnya.
Dia mengaku akan mempertimbangkan jika pihak PSMS PT LI meminta kepada pihaknya, namun tidak jika perihak penggunaan Mes Kebun Bunga. "Tapi permintaannya seperti apa, saya lihat dulu. Tapi kalau untuk mes saya rasa enggak mungkin," ucapnya.
Menurutnya, penggunaan mes, PSMS kepemimpinannya mengeluarkan retribusi. Kehadiran pihak lain kendati membayar akan membuat pihaknya disibukkan dengan pengaturan pengelolaan mes. "Ada kos di sini, izin kepada kami kami harus membayar. Air, telepon, berbagi cost susah," ungkapnya.
Di sisi lain, PSMS pimpinan Benny Sihotang menerima undangan kongres luar biasa dari PSSI bernomor 2847/AGB/670/XI-12, perihal Undangan Kongres Luar Biasa PSSI yang ditandatangani Sekjen PSSI Mahfudz MA. "Yang hadir mungkin saya, Freddy atau Julius Raja. Tapi saya harap saya bisa hadir," pungkasnya.
Sebelumnya, pihak Benny Sihotang mengizinkan PSMS besutan pelatih Suimin Diharja untuk berlatih hingga akhir pekan ini. Benny Sihotang yang ditemui saat memantau latihan PSMS Medan di Stadion Kebun Bunga Medan, Rabu (28/11), mengatakan, pihaknya akan mengerahkan tenaga satpol PP jika tetap pihak Indra Sakti berlatih pekan depan.
"Kami berikan kesempatan kepada mereka hingga akhir pekan ini. Dan kami sudah mengantongi surat disposisi penggunaan fasilitas Kebun Bunga. Kalau sudah ada keluar surat, kawan-kawan harus sudah mengerti. Kami akan panggil satpol PP jika untuk langkah preventif," katanya.
Apalagi sebelumnya, sebagai pemilik hak disposisi, pihaknya belum ada menerima permintaan dari kubu Indra Sakti. "Ketika ada kabar mereka ke PT LI, saya ucapkan selamat. Seharusnya juga seperti itu, ketika surat disposisi sudah ada sama kami, mereka sebagai warga negara yang baik harus juga memberikan selamat ke kami," ucapnya.
Dia mengaku akan mempertimbangkan jika pihak PSMS PT LI meminta kepada pihaknya, namun tidak jika perihak penggunaan Mes Kebun Bunga. "Tapi permintaannya seperti apa, saya lihat dulu. Tapi kalau untuk mes saya rasa enggak mungkin," ucapnya.
Menurutnya, penggunaan mes, PSMS kepemimpinannya mengeluarkan retribusi. Kehadiran pihak lain kendati membayar akan membuat pihaknya disibukkan dengan pengaturan pengelolaan mes. "Ada kos di sini, izin kepada kami kami harus membayar. Air, telepon, berbagi cost susah," ungkapnya.
Di sisi lain, PSMS pimpinan Benny Sihotang menerima undangan kongres luar biasa dari PSSI bernomor 2847/AGB/670/XI-12, perihal Undangan Kongres Luar Biasa PSSI yang ditandatangani Sekjen PSSI Mahfudz MA. "Yang hadir mungkin saya, Freddy atau Julius Raja. Tapi saya harap saya bisa hadir," pungkasnya.
(aww)