Wiwid janji bawa PSS ke papan atas
Kamis, 29 November 2012 - 10:56 WIB
Wiwid janji bawa PSS ke papan atas
A
A
A
Sindonews.com - Salah satu kandidat Pelatih PSS Sleman musim depan, Widyantoro berjanji siap menjadikan Elang Jawa sebagai kekuatan yang disegani di pentas Divisi Utama Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS). Wiwid, sapaan akrabnya, berani mematok target tim kebanggaan publik Sleman ini finish di papan atas musim depan.
Target tersebut merupakan bagian dari visi dan misi Wiwid saat memenuhi pemanggilan managemen PSS untuk memaparkan programnya. "Visi dan misi sudah saya sampaikan kepada managemen. Jika saya masih dipercaya sebagai pelatih PSS lagi, saya menargetkan bisa menduduki papan atas, minimal 4 besar klasemen akhir grup," katanya, Kamis (29/11/2012).
Selain itu, kata dia, dalam skuad yang diinginkannya, mayoritas akan menggunakan tenaga muda dan pemain lokal Sleman dan sekitarnya. Menurut dia, talenta pesepakbola Sleman memiliki taji yang tidak kalah dibanding pesepakbola dari daerah lain. "Prioritas saya adalah pemain muda dan lokal. Namun, pemain asing tetap saya butuhkan," imbuhnya.
Mantan Pelatih PPSM Magelang ini dikenal memang gemar memakai pemain muda di sejumlah laga Divisi Utama musim lalu. Sejumlah pemain muda sering dipercaya menjadi starting line up melakoni laga resmi. Hasil akhirnya memang lumayan. Dengan komposisi pemain yang dimiliki, PSS Sleman finish di posisi 7 klasemen akhir Divisi Utama Grup II, dengan margin poin dengan peringkat yang ada di atasnya relatif sedikit.
Namun, pelatih berlisensi A Nasional ini mengaku tahu diri. Jika managemen PSS Sleman memilih pelatih yang lainnya, Wiwid bisa legawa menerima keputusan tersebut. Dia sadar betul dengan persaingan yang ketat menduduki kursi kepelatihan di PSS Sleman untuk musim depan. Terlebih para kandidat pelatih PSS Sleman musim depan sudah kenyang pengalaman.
"Saya hanyalah pelatih muda, sedangkan calon lain sudah kenyang pengalaman. Namun, jika managemen masih mempercayai saya, tentu sebuah penghargaan. Saya siap mengemban tanggung jawab atas kepercayaan yang telah diberikan oleh managemen," jelas mantan striker PSIS Semarang.
Sejumlah pelatih yang berhasrat menukangi Ade Cristina dkk musim depan memang lebih senior dibanding Wiwid. Mereka antara lain Haryadi (eks asisten pelatih dan pelatih Persiba Balikpapan), Bonggo Pribadi (eks pelatih PSIS Semarang) dan lainnya.
Target tersebut merupakan bagian dari visi dan misi Wiwid saat memenuhi pemanggilan managemen PSS untuk memaparkan programnya. "Visi dan misi sudah saya sampaikan kepada managemen. Jika saya masih dipercaya sebagai pelatih PSS lagi, saya menargetkan bisa menduduki papan atas, minimal 4 besar klasemen akhir grup," katanya, Kamis (29/11/2012).
Selain itu, kata dia, dalam skuad yang diinginkannya, mayoritas akan menggunakan tenaga muda dan pemain lokal Sleman dan sekitarnya. Menurut dia, talenta pesepakbola Sleman memiliki taji yang tidak kalah dibanding pesepakbola dari daerah lain. "Prioritas saya adalah pemain muda dan lokal. Namun, pemain asing tetap saya butuhkan," imbuhnya.
Mantan Pelatih PPSM Magelang ini dikenal memang gemar memakai pemain muda di sejumlah laga Divisi Utama musim lalu. Sejumlah pemain muda sering dipercaya menjadi starting line up melakoni laga resmi. Hasil akhirnya memang lumayan. Dengan komposisi pemain yang dimiliki, PSS Sleman finish di posisi 7 klasemen akhir Divisi Utama Grup II, dengan margin poin dengan peringkat yang ada di atasnya relatif sedikit.
Namun, pelatih berlisensi A Nasional ini mengaku tahu diri. Jika managemen PSS Sleman memilih pelatih yang lainnya, Wiwid bisa legawa menerima keputusan tersebut. Dia sadar betul dengan persaingan yang ketat menduduki kursi kepelatihan di PSS Sleman untuk musim depan. Terlebih para kandidat pelatih PSS Sleman musim depan sudah kenyang pengalaman.
"Saya hanyalah pelatih muda, sedangkan calon lain sudah kenyang pengalaman. Namun, jika managemen masih mempercayai saya, tentu sebuah penghargaan. Saya siap mengemban tanggung jawab atas kepercayaan yang telah diberikan oleh managemen," jelas mantan striker PSIS Semarang.
Sejumlah pelatih yang berhasrat menukangi Ade Cristina dkk musim depan memang lebih senior dibanding Wiwid. Mereka antara lain Haryadi (eks asisten pelatih dan pelatih Persiba Balikpapan), Bonggo Pribadi (eks pelatih PSIS Semarang) dan lainnya.
(wbs)