Pelatih Pacquiao tuduh Marquez gunakan steroid
Kamis, 29 November 2012 - 17:13 WIB
Pelatih Pacquiao tuduh Marquez gunakan steroid
A
A
A
Sindonews.com - Menjelang duel keempat antara Manny Pacquiao dengan Juan Manuel Marquez pada 8 Desember nanti, pelatih Pacquiao, Freddie Roach, menuduh Marquez menggunakan doping. Tuduhan itu diungkapkan setelah Roach melihat gambar Marquez saat sedang berlatih.
Roach mengatakan bahwa petinju asal Meksiko itu mengambil keuntungan lewat penggunaan steroid/PED. Sebelumnya, Pacquiao juga pernah dituduh menggunakan steroid oleh Floyd Mayweather Jr, yang pada akhirnya tuduhan itu membuat pihak Pacquiao mengajukan gugatan ke pengadilan. Mayweather pun diperintahkan pengadilan untuk membayar denda kepada Pacquiao karena tuduhan pencemaran nama baik.
"Jika tubuhnya itu benar-benar alami, saya akan mencium pantatnya. Marquez mendapatkan tubuh yang lebih besar dan lebih berat, itu adalah bendera merah (pelanggaran). Saya seringkali dituduh kalau petinju saya memakai steroid, saya sendiri juga benci untuk menuduh petinju lain menggunakan itu," jelas Roach kepada USA Today, kemarin (28/11).
Tuduhan Roach mungkin berasal dari fakta bahwa pelatih Marquez, Angel "Memo" Hernandez pernah memberikan PED secara kontroversial kepada superstar Marion Jones dan Tim Montgomery. Pelatih veteran itu menegaskan agar dilakukan tes obat secara acak sebelum pertarungan, untuk menghilangkan kecurigaan pada kedua petarung, namun keinginan itu ditolak pihak promotor, Top Rank.
"Itu akan menjadi hebat untuk menggambarkan Manny, karena Mayweather menuduhnya menggunakan steroid. Saya berkata kepada Pacquiao: 'Kau bersih, kan?' Dia menjawab: 'Tentu saja.' Saya menyahut, 'lakukan tes.' Dia mengatakan 'OK'. Penasihat Mike Koncz setuju dengan itu," ujar pelatih 52 tahun itu menggambarkan petinjunya yang bersih dari steroid.
Di sisi lain, ketika ditanyakan terkait tes obat pra-pertarungan yang diusulkan Roach itu, Kepala Top Rank, Bob Arum mengatakan, "Ini adalah kali pertama saya mendengar hal tersebut."
"Kecuali jika itu diarahkan ke dewan, itu tidak akan ada konsekuensinya. Orang-orang yang berbicara tentang hal ini benar-benar naif. Itu harus benar-benar dipikirkan. Jika seseorang harus datang ke saya dengan hal tersebut, saya akan ke dewan dan menanyakannya. Maka itu dikendalikan dan dijalankan oleh dewan. Itulah prosedurnya."
Roach mengatakan bahwa petinju asal Meksiko itu mengambil keuntungan lewat penggunaan steroid/PED. Sebelumnya, Pacquiao juga pernah dituduh menggunakan steroid oleh Floyd Mayweather Jr, yang pada akhirnya tuduhan itu membuat pihak Pacquiao mengajukan gugatan ke pengadilan. Mayweather pun diperintahkan pengadilan untuk membayar denda kepada Pacquiao karena tuduhan pencemaran nama baik.
"Jika tubuhnya itu benar-benar alami, saya akan mencium pantatnya. Marquez mendapatkan tubuh yang lebih besar dan lebih berat, itu adalah bendera merah (pelanggaran). Saya seringkali dituduh kalau petinju saya memakai steroid, saya sendiri juga benci untuk menuduh petinju lain menggunakan itu," jelas Roach kepada USA Today, kemarin (28/11).
Tuduhan Roach mungkin berasal dari fakta bahwa pelatih Marquez, Angel "Memo" Hernandez pernah memberikan PED secara kontroversial kepada superstar Marion Jones dan Tim Montgomery. Pelatih veteran itu menegaskan agar dilakukan tes obat secara acak sebelum pertarungan, untuk menghilangkan kecurigaan pada kedua petarung, namun keinginan itu ditolak pihak promotor, Top Rank.
"Itu akan menjadi hebat untuk menggambarkan Manny, karena Mayweather menuduhnya menggunakan steroid. Saya berkata kepada Pacquiao: 'Kau bersih, kan?' Dia menjawab: 'Tentu saja.' Saya menyahut, 'lakukan tes.' Dia mengatakan 'OK'. Penasihat Mike Koncz setuju dengan itu," ujar pelatih 52 tahun itu menggambarkan petinjunya yang bersih dari steroid.
Di sisi lain, ketika ditanyakan terkait tes obat pra-pertarungan yang diusulkan Roach itu, Kepala Top Rank, Bob Arum mengatakan, "Ini adalah kali pertama saya mendengar hal tersebut."
"Kecuali jika itu diarahkan ke dewan, itu tidak akan ada konsekuensinya. Orang-orang yang berbicara tentang hal ini benar-benar naif. Itu harus benar-benar dipikirkan. Jika seseorang harus datang ke saya dengan hal tersebut, saya akan ke dewan dan menanyakannya. Maka itu dikendalikan dan dijalankan oleh dewan. Itulah prosedurnya."
(nug)