Indra Sakti simpan misteri CEO PSMS
Kamis, 29 November 2012 - 21:01 WIB
Indra Sakti simpan misteri CEO PSMS
A
A
A
Sindonews.com - Siapa sosok Chief Executive Officer (CEO) PSMS Medan di PT LI musim ini? Pertanyaan tersebut pantas dilayangkan kepada kubu Ayam Kinantan kepemimpinan Indra Sakti Harahap. Apalagi Minggu (2/12), perkenalan tim kepada publik akan digelar.
Hingga kini, Indra Sakti dan segelintir pengurus lainnya yang punya jawabannya. Indra yang ditanyakan soal itu mengatakan, sosok-sosok yang akan mengisi manajemen akan diumumkan saat perkenalan tim. "Susunan manajemen akan diumumkan nanti saat perkenalan tim. Yang jelas saat ini, kami sedang merampungkan aspek-aspek pendukung untuk kesiapan klub," ujarnya.
Sewaktu mendaftarkan kesiapan tim ke PT Liga Indonesia, diakui Indra, pihaknya sudah menyertakan beberapa hal seperti berita acara RULB, susunan pengurus dan manajemen. PSMS yang mendaftarkan diri melalui PT Ansar Indonesia menurutnya belum menyertakan perangkat pemain.
Dia mengatakan, PT LI memberikan kesempatan pihaknya untuk memperbaiki berkas yang dinilai kurang sebelum diserahkan kembali ke PT LI.
"Ada beberapa hal yang akan dilengkapi, seperti pemain dan aspek pendukung lainnya seperti supporting dan pendanaam. Kami juga saat ini tengah mengevaluasi untuk melengkapi beberapa hal yang menjadi harapan PT LI," ungkapnya.
Apa saja harapan PT LI? Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Medan itu mengatakan, pihaknya terus menjalin komunikasi dengan Pemko Medan, terus berupaya rekonsiliasi dengan PSMS kubu Benny Sihotang, serta melengkapi aspek Sporting,
Beredar kabar, dari beberapa kandidat CEO, nama mantan CEO PSMS ISL musim lalu, Idris, masuk dalam daftar. Tentu saja, jika itu benar, protes masyarakat akan tumpah kepada pihak Indra Sakti lantaran kembali melibatkan orang yang dinilai telah gagal membawa PSMS berprestasi lebih baik malah terdegradasi.
Soal Idris, Indra punya cerita. Dia tidak memungkiri keterlibatan eks sekum PSMS itu untuk meloloskan pihaknya ke kompetisi PT LI. "Siapa yang buka jalan ke sana (PT LI), tidak dipungkiri pak Idris melakukan itu, memberikan jalan ke arah kita," akunya.
Bahkan, dua minggu sebelumnya, wacana mendudukkan Idris sebagai CEO juga mengemuka. Namun belakangan, hilangnya kontak pihak Indra Sakti dan Idris membuat pembicaraan terhenti. ." semua orang bisa jadi CEO dan nama pak Idris 2 minggu yang lalu benar. Tapi, kami belum pernah komunikasi, sehingga kita belum membicarakan beliau," ungkapnya.
Sebelumnya, Idris menegaskan, dirinya tidak lagi akan terlibat baik di dalam PSMS kepemimpinan Indra Sakti ataupun Benny Sihotang. Hal itu pula yang membuat Indra memprediksi, keteguhan hatinya untuk tidak terlibat lagi di PSMS pula yang membuat Idris tidak melanjutkan komunikasi dengan Indra. "BIsa saja dia memegang komitmennya untuk tidak terlibat," bebernya.
Jika mentok soal penentuan susunan manajemen, Indra mengaku, pihaknya akan berpatokan pada berkas yang dikirimkan ke PT LI sebelumnya. Sementara soal pemain yang bakal direkrut, pelatih PSMS Medan Suimin Diharja masih merahasiakannya. Dia mengatakan, pengumuman pemaain dan perangkat tim akan digelar saat peluncuran tim. "Nanti saja saat launching, biar surprise," bebernya
Hingga kini, Indra Sakti dan segelintir pengurus lainnya yang punya jawabannya. Indra yang ditanyakan soal itu mengatakan, sosok-sosok yang akan mengisi manajemen akan diumumkan saat perkenalan tim. "Susunan manajemen akan diumumkan nanti saat perkenalan tim. Yang jelas saat ini, kami sedang merampungkan aspek-aspek pendukung untuk kesiapan klub," ujarnya.
Sewaktu mendaftarkan kesiapan tim ke PT Liga Indonesia, diakui Indra, pihaknya sudah menyertakan beberapa hal seperti berita acara RULB, susunan pengurus dan manajemen. PSMS yang mendaftarkan diri melalui PT Ansar Indonesia menurutnya belum menyertakan perangkat pemain.
Dia mengatakan, PT LI memberikan kesempatan pihaknya untuk memperbaiki berkas yang dinilai kurang sebelum diserahkan kembali ke PT LI.
"Ada beberapa hal yang akan dilengkapi, seperti pemain dan aspek pendukung lainnya seperti supporting dan pendanaam. Kami juga saat ini tengah mengevaluasi untuk melengkapi beberapa hal yang menjadi harapan PT LI," ungkapnya.
Apa saja harapan PT LI? Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Medan itu mengatakan, pihaknya terus menjalin komunikasi dengan Pemko Medan, terus berupaya rekonsiliasi dengan PSMS kubu Benny Sihotang, serta melengkapi aspek Sporting,
Beredar kabar, dari beberapa kandidat CEO, nama mantan CEO PSMS ISL musim lalu, Idris, masuk dalam daftar. Tentu saja, jika itu benar, protes masyarakat akan tumpah kepada pihak Indra Sakti lantaran kembali melibatkan orang yang dinilai telah gagal membawa PSMS berprestasi lebih baik malah terdegradasi.
Soal Idris, Indra punya cerita. Dia tidak memungkiri keterlibatan eks sekum PSMS itu untuk meloloskan pihaknya ke kompetisi PT LI. "Siapa yang buka jalan ke sana (PT LI), tidak dipungkiri pak Idris melakukan itu, memberikan jalan ke arah kita," akunya.
Bahkan, dua minggu sebelumnya, wacana mendudukkan Idris sebagai CEO juga mengemuka. Namun belakangan, hilangnya kontak pihak Indra Sakti dan Idris membuat pembicaraan terhenti. ." semua orang bisa jadi CEO dan nama pak Idris 2 minggu yang lalu benar. Tapi, kami belum pernah komunikasi, sehingga kita belum membicarakan beliau," ungkapnya.
Sebelumnya, Idris menegaskan, dirinya tidak lagi akan terlibat baik di dalam PSMS kepemimpinan Indra Sakti ataupun Benny Sihotang. Hal itu pula yang membuat Indra memprediksi, keteguhan hatinya untuk tidak terlibat lagi di PSMS pula yang membuat Idris tidak melanjutkan komunikasi dengan Indra. "BIsa saja dia memegang komitmennya untuk tidak terlibat," bebernya.
Jika mentok soal penentuan susunan manajemen, Indra mengaku, pihaknya akan berpatokan pada berkas yang dikirimkan ke PT LI sebelumnya. Sementara soal pemain yang bakal direkrut, pelatih PSMS Medan Suimin Diharja masih merahasiakannya. Dia mengatakan, pengumuman pemaain dan perangkat tim akan digelar saat peluncuran tim. "Nanti saja saat launching, biar surprise," bebernya
(aww)