Timnas tetap kejar kemenangan lawan Malaysia
Kamis, 29 November 2012 - 23:29 WIB
Timnas tetap kejar kemenangan lawan Malaysia
A
A
A
Sindonews.com - Indonesia dan Malaysia ditakdirkan sebagai musuh bebuyutan di Piala AFF. Tujuh kali dua tim serumpun itu bentrok di Piala AFF. Malaysia lebih unggul dengan mencatatkan empat kemenangan sejak tahun 1996.
Tim Nasional Indonesia dan Malaysia akan kembali bentrok untuk kali kedelapan untuk menentukan tiket semifinal mewakili Grup B di Piala AFF 2012, Sabtu (1/12). Duel dua tim diprediksi berlangsung ketat dan panas.
Persaingan sengit antara Indonesia dan Malaysia, memang sudah terjadi sejak lama. Dua negara serumpun ini pun, terus menunjukan prestasi dari masing-masing tim. Jika Malaysia bisa memenangkan empat pertandingan terakhir mereka di Piala AFF, timnas Garuda hanya mampu unggul sebanyak tiga pertandingan.
Adapun persaingan paling sengit antara keduanya di Piala AFF, terjadi di tahun 2010. Saat itu, Indonesia yang menjadi salah satu tim tuan rumah, mampu menggasak Harimau Malaya, jukukan timnas Malaysia di fase grup dengan skor telak, 5-1. Akan tetapi keberhasilan tersebut pada akhirnya tidak memberikan apa-apa saat timnas Garuda dipaksa menyerah di partai puncak.
Ya, drama menyedihkan dirasakan timnas Garuda yang kala itu masih diasuh Alfred Riedl. Bertemu Malaysia dipartai puncak, Firman Utina dkk dipaksa menyerah tiga gol tanpa balas oleh Malaysia di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Malaysia pun berhasil juara untuk kali pertama di Piala AFF, setelah timnas Garuda hanya mampu unggul, 2-1, kala laga dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Untuk memastikan langkah lolos dari persaingan Grup B, timnas Indonesia sebenarnya mendapatkan kesempatan lebih mudah daripada Malaysia. Irfan Bachdim dkk sudah bisa memastikan langkah ke babak selanjutnya, minimal dengan bermain imbang. Sedangkan Malaysia, kemenangan jadi wajib hukumnya.
''Saya tidak pernah sedikitpun berharap hanya bermain imbang dengan Malaysia. Karena kami hanya akan berusaha untuk mendapatkan kemenangan,” ungkap pelatih timnas Indonesia, Nil Maizar di Palace of Golden Horses Hotel, Kuala Lumpur, Kamis (29/11).
Dalam klasemen sementara Grup B, Timnas Garuda menduduki peringkat pertama dengan koleksi empat poin. Hasil tersebut didapat, setelah ditahan Laos, 2-2, Minggu (25/11), dan menang tipis, 1-0, atas Singapura, Rabu (28/11). Adapun Malaysia memiliki poin yang sama dengan Singapura dengan koleksi tiga angka. Hasil satu kali kalah dan satu kali menang.
Laporan Langsung
Wartawan Koran Sindo
Decky Irawan Jasri
Tim Nasional Indonesia dan Malaysia akan kembali bentrok untuk kali kedelapan untuk menentukan tiket semifinal mewakili Grup B di Piala AFF 2012, Sabtu (1/12). Duel dua tim diprediksi berlangsung ketat dan panas.
Persaingan sengit antara Indonesia dan Malaysia, memang sudah terjadi sejak lama. Dua negara serumpun ini pun, terus menunjukan prestasi dari masing-masing tim. Jika Malaysia bisa memenangkan empat pertandingan terakhir mereka di Piala AFF, timnas Garuda hanya mampu unggul sebanyak tiga pertandingan.
Adapun persaingan paling sengit antara keduanya di Piala AFF, terjadi di tahun 2010. Saat itu, Indonesia yang menjadi salah satu tim tuan rumah, mampu menggasak Harimau Malaya, jukukan timnas Malaysia di fase grup dengan skor telak, 5-1. Akan tetapi keberhasilan tersebut pada akhirnya tidak memberikan apa-apa saat timnas Garuda dipaksa menyerah di partai puncak.
Ya, drama menyedihkan dirasakan timnas Garuda yang kala itu masih diasuh Alfred Riedl. Bertemu Malaysia dipartai puncak, Firman Utina dkk dipaksa menyerah tiga gol tanpa balas oleh Malaysia di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Malaysia pun berhasil juara untuk kali pertama di Piala AFF, setelah timnas Garuda hanya mampu unggul, 2-1, kala laga dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
Untuk memastikan langkah lolos dari persaingan Grup B, timnas Indonesia sebenarnya mendapatkan kesempatan lebih mudah daripada Malaysia. Irfan Bachdim dkk sudah bisa memastikan langkah ke babak selanjutnya, minimal dengan bermain imbang. Sedangkan Malaysia, kemenangan jadi wajib hukumnya.
''Saya tidak pernah sedikitpun berharap hanya bermain imbang dengan Malaysia. Karena kami hanya akan berusaha untuk mendapatkan kemenangan,” ungkap pelatih timnas Indonesia, Nil Maizar di Palace of Golden Horses Hotel, Kuala Lumpur, Kamis (29/11).
Dalam klasemen sementara Grup B, Timnas Garuda menduduki peringkat pertama dengan koleksi empat poin. Hasil tersebut didapat, setelah ditahan Laos, 2-2, Minggu (25/11), dan menang tipis, 1-0, atas Singapura, Rabu (28/11). Adapun Malaysia memiliki poin yang sama dengan Singapura dengan koleksi tiga angka. Hasil satu kali kalah dan satu kali menang.
Laporan Langsung
Wartawan Koran Sindo
Decky Irawan Jasri
(aww)