PSSI didesak laporkan Malaysia ke FIFA
Jum'at, 30 November 2012 - 16:58 WIB
PSSI didesak laporkan Malaysia ke FIFA
A
A
A
Sindonews.com - Ketua DPP Partai Gerindra Edhy Prabowo menyatakan, geram menyaksikan rekaman di YouTube yang menampilkan ulah para supporter Malaysia yang mengejek timnas Indonesia dengan kata-kata kasar. Untuk itu, partai Gerindra mendesak AFF dan FIFA memberikan sanksi yang terhadap Timnas Malaysia.
"Saya mendesak, agar panitia AFF memberikan sanksi tegas terhadap Timnas Malaysia atas ulah supporter mereka yang tak beradab," ujarnya dalam rilis, Jumat (30/11/2012).
Menurut Edhy, masyarakat Malaysia perlu diajarkan adab berperilaku ketika menyaksikan kompetisi sepakbola modern. Pasalnya, kompetisi AFF jelas-jelas telah dicederai oleh kelakuan supporter Malaysia ini.
"Untuk itu, saya mendesak PSSI untuk mengajukan protes keras secara resmi kepada panitia AFF dan FIFA atas pelanggaran terhadap aturan penyelenggaraan kompetisi sepakbola internasional yang dilakukan Malaysia sebagai tuan rumah," katanya.
Untuk diketahui, FIFA jelas-jelas melarang segala bentuk pelecehan rasial, agama, dan suku bangsa di setiap ajang kompetisi sepak bola internasional. Pemerintah Malaysia dan pengurus organisasi sepakbola Malaysia, lanjut Edhy, berkewajiban membina warga negaranya agar tidak melanggar ketentuan FIFA tersebut, yang sejatinya bertujuan untuk memelihara sikap saling menghargai antar negara.
"PSSI harus meminta FIFA melakukan penyelidikan komprehensif terhadap kasus ini dan menjatuhkan sanksi yang setimpal terhadap persatuan sepak bola Malaysia," lanjut Edhy.
Apabila hal ini tidak dianggap serius oleh AFF dan pemerintah Malaysia, Sekretaris Fraksi partai Gerindra di DPR ini menambahkan, PSSI perlu mempertimbangkan untuk tidak bermain dalam laga 1 Desember besok.
"Dan mempertimbangkan untuk tidak hadir dalam ajang AFF selanjutnya bila penyelenggaraannya tidak profesional," pungkasnya.
"Saya mendesak, agar panitia AFF memberikan sanksi tegas terhadap Timnas Malaysia atas ulah supporter mereka yang tak beradab," ujarnya dalam rilis, Jumat (30/11/2012).
Menurut Edhy, masyarakat Malaysia perlu diajarkan adab berperilaku ketika menyaksikan kompetisi sepakbola modern. Pasalnya, kompetisi AFF jelas-jelas telah dicederai oleh kelakuan supporter Malaysia ini.
"Untuk itu, saya mendesak PSSI untuk mengajukan protes keras secara resmi kepada panitia AFF dan FIFA atas pelanggaran terhadap aturan penyelenggaraan kompetisi sepakbola internasional yang dilakukan Malaysia sebagai tuan rumah," katanya.
Untuk diketahui, FIFA jelas-jelas melarang segala bentuk pelecehan rasial, agama, dan suku bangsa di setiap ajang kompetisi sepak bola internasional. Pemerintah Malaysia dan pengurus organisasi sepakbola Malaysia, lanjut Edhy, berkewajiban membina warga negaranya agar tidak melanggar ketentuan FIFA tersebut, yang sejatinya bertujuan untuk memelihara sikap saling menghargai antar negara.
"PSSI harus meminta FIFA melakukan penyelidikan komprehensif terhadap kasus ini dan menjatuhkan sanksi yang setimpal terhadap persatuan sepak bola Malaysia," lanjut Edhy.
Apabila hal ini tidak dianggap serius oleh AFF dan pemerintah Malaysia, Sekretaris Fraksi partai Gerindra di DPR ini menambahkan, PSSI perlu mempertimbangkan untuk tidak bermain dalam laga 1 Desember besok.
"Dan mempertimbangkan untuk tidak hadir dalam ajang AFF selanjutnya bila penyelenggaraannya tidak profesional," pungkasnya.
(akr)