Rasyid Bakri minta kenaikan kontrak di PSM
Jum'at, 30 November 2012 - 20:27 WIB
Rasyid Bakri minta kenaikan kontrak di PSM
A
A
A
Sindonews.com - Gelandang enerjik PSM Makassar, Rasyid Bakri, meminta kenaikan kontrak di musim kompetisi 2012/2013 mendatang. Kenaikan itu berkisar 15% hingga 30% dari kontraknya musim lalu.
Komunikasi antara manajemen tim Juku Eja dengan Rasyid Bakri sudah beberapa kali dilakukan. Namun, hingga hari ini, belum ditemukan kata sepakat soal nilai kontraknya musim mendatang.
Pria dengan nama lengkap Rasyid Assahid Bakri ini menyebutkan, pada musim lalu kontraknya bersama PSM sebesar Rp60 juta setahun. ''Saya berharap ada kenaikan nilai kontrak dibanding musim lalu,” jelasnya.
Dia mengatakan, kisaran kenaikannya antara 15% hingga 30%, Menurutnya, angka tersebut cukup realistis. ''Saya berharap manajemen PSM bisa mempertimbangkan permintaan tersebut,” katanya.
Dari beberapa kali pertemuan dengan CEO PSM Makassar Rully Habibie, nilai tersebut belum disetujui. “Masih belum ada kesepakatan harga. Padahal sudah beberapa kali kami bertemu,” jelasnya.
Rasyid mengaku, berdasarkan janji Rully, pembicaraan soal kontrak akan kembali dibahas dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi. ''Saya diminta menunggu dan akan dihubungi lagi,” sebutnya.
Menurutnya, Rully tidak memastikan kapan waktu negosiasi kembali. Namun dia mengaku, siap menunggu. “Saya tunggu saja kapan mau nego kembali,” ucapnya.
Rasyid mengaku, untuk sementara masih betah bersama PSM dan belum akan menerima tawaran dari klub lain. “Belum berpikir ke klub lain. Tapi kalau tidak dibutuhkan saya akan pindah,” jelasnya.
Pelatih PSM Makassar Petar Segrt mengakui, kalau Rasyid Bakri adalah pemain muda yang berkualitas. ''Dia bermain sangat baik. Saya berharap masih bersama PSM musim depan,” katanya.
Namun menurut dia, kewenangan soal kontrak pemain ada di manajemen. Kapasitas pelatih hanya sebatas mengusulkan nama. ''Manajemen yang memutuskan soal kontrak,” sebutnya.
Eks arsitek Bali Devata ini meyakini, komposisi pemain yang dimiliki PSM musim lalu sudah sangat ideal.''Tim ini punya masa depan dan saya yakin dengan kemampuan mereka,” ucapnya.
Makanya dia berharap manajemen PSM secepatnya merampungkan kontrak pemain agar ada kepastian materi dimusim depan. “Saya juga khawatir kalau mereka pindah ke klub lain karena ketidakpastian kontrak,” ucapnya.
CEO PSM Rully Habibie tidak mempersoalkan permintaan kenaikan kontrak pemain untuk musim mendatang. “Wajar mereka minta kenaikan kontrak. Nanti akan kami bicarakan kembali,” paparnya.
Menurut dia, permintaan kenaikan kontrak pemain dimungkinkan diberikan jika nantinya pemilik saham menyetujui usulan kenaikan kenaikan bugded untuk musim mendatang. “Karena angaran yang diberika saat ini masih sangat terbatas,” pungkasnya.
Komunikasi antara manajemen tim Juku Eja dengan Rasyid Bakri sudah beberapa kali dilakukan. Namun, hingga hari ini, belum ditemukan kata sepakat soal nilai kontraknya musim mendatang.
Pria dengan nama lengkap Rasyid Assahid Bakri ini menyebutkan, pada musim lalu kontraknya bersama PSM sebesar Rp60 juta setahun. ''Saya berharap ada kenaikan nilai kontrak dibanding musim lalu,” jelasnya.
Dia mengatakan, kisaran kenaikannya antara 15% hingga 30%, Menurutnya, angka tersebut cukup realistis. ''Saya berharap manajemen PSM bisa mempertimbangkan permintaan tersebut,” katanya.
Dari beberapa kali pertemuan dengan CEO PSM Makassar Rully Habibie, nilai tersebut belum disetujui. “Masih belum ada kesepakatan harga. Padahal sudah beberapa kali kami bertemu,” jelasnya.
Rasyid mengaku, berdasarkan janji Rully, pembicaraan soal kontrak akan kembali dibahas dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi. ''Saya diminta menunggu dan akan dihubungi lagi,” sebutnya.
Menurutnya, Rully tidak memastikan kapan waktu negosiasi kembali. Namun dia mengaku, siap menunggu. “Saya tunggu saja kapan mau nego kembali,” ucapnya.
Rasyid mengaku, untuk sementara masih betah bersama PSM dan belum akan menerima tawaran dari klub lain. “Belum berpikir ke klub lain. Tapi kalau tidak dibutuhkan saya akan pindah,” jelasnya.
Pelatih PSM Makassar Petar Segrt mengakui, kalau Rasyid Bakri adalah pemain muda yang berkualitas. ''Dia bermain sangat baik. Saya berharap masih bersama PSM musim depan,” katanya.
Namun menurut dia, kewenangan soal kontrak pemain ada di manajemen. Kapasitas pelatih hanya sebatas mengusulkan nama. ''Manajemen yang memutuskan soal kontrak,” sebutnya.
Eks arsitek Bali Devata ini meyakini, komposisi pemain yang dimiliki PSM musim lalu sudah sangat ideal.''Tim ini punya masa depan dan saya yakin dengan kemampuan mereka,” ucapnya.
Makanya dia berharap manajemen PSM secepatnya merampungkan kontrak pemain agar ada kepastian materi dimusim depan. “Saya juga khawatir kalau mereka pindah ke klub lain karena ketidakpastian kontrak,” ucapnya.
CEO PSM Rully Habibie tidak mempersoalkan permintaan kenaikan kontrak pemain untuk musim mendatang. “Wajar mereka minta kenaikan kontrak. Nanti akan kami bicarakan kembali,” paparnya.
Menurut dia, permintaan kenaikan kontrak pemain dimungkinkan diberikan jika nantinya pemilik saham menyetujui usulan kenaikan kenaikan bugded untuk musim mendatang. “Karena angaran yang diberika saat ini masih sangat terbatas,” pungkasnya.
(aww)