Sepatu Andik punya cerita

Minggu, 02 Desember 2012 - 13:10 WIB
Sepatu Andik punya cerita
Sepatu Andik punya cerita
A A A
Sindonews.com - Hidup serba kekurangan selalu menyelimuti masa kecil Andik Vermansyah, pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Siapa sangka jika pemilik nomer punggung 20 ini memiliki hidup yang kurang beruntung. Untuk membeli jajan sehari-hari, Andik harus berjualan koran, gorengan bahkan tak jarang juga mengamen. Namun demikian, kakaknya Agus Dwi Cahyono yang memberikan motivasi agar sang adik tetap menggeluti sepak bola yang memang hobbynya sejak kecil.

Orang tuanya Jaman dan Jumiyah sudah tidak bisa memberikan biaya untuk keperluan sepak bola. Tak jarang pula ketika masih bersekolah di SDN Rangkah VI, Surabaya Andik juga nyambi berkeja untuk biaya sekolahnya. Suatu ketika Andik yang memang menggemari sepak bola ingin membeli sepatu. Saat itu, kakaknya meminta Andik untuk keluar dari SSB Dwikora dan pindah ke klub Kedawung Setia Indonesia (KSI). Saat itu Andik masih berusia 9 Tahun. Di tempat ini, bakat Andik Vermansyah sudah mulai terlihat.

Berbagai turnamen selalu diikuti dan selalu mengisi sebagai pemain utama. Suatu ketika KSI akan mengikuti liga campina di Madura. Untuk liga tersebut Andik minta Orang tuanya sepasang sepatu bola. Karena sepatu yang dia pakai saat itu sudah jebol dan setiap kali bermain terpaksai harus diikat agar tidak menganga.

"Dia minta dibelikan sepatu bola dengan uang hasil ngamen dan berjualan kue yang dikantonginya sebesar Rp200. Saat itu harga sepatunya Rp40 ribu. Ibu memang punya sedikit tabungan makanya Andik diajak beli sepatu ke pasar Praban," kata Agus Dwi Cahyono, kakak Andik ketika berbincang dengan Okezone di rumahnya Jalan Kalijudan Taruna III nomer 90, Surabaya.

Keduanya dengan berbekal uang itulah, ibu dan anak ini berangkat ke pasar tersebut. Setibanya di pasar itu, Andik langsung memilih sepatu merek specs. Saat itu harganya Rp40 ribu. Harga tersebut sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi. Terpaksa, sepatu tersebut dibeli oleh Jumiyah untuk anaknya itu. Setelah membeli sepatu, keduanya pun mencari warung untuk makan. Maklum saja, sejak berangkat dari kontarkkannya di Jalan Bogen belum sarapan sejak pagi.

Rupanya, Jumiyah lupa jika sisa uang untuk beli sepatu bola ini cukup untuk naik angkutan ke kontrakkanya. Terlanjur dibuat membeli makanan di pasar Praban sehingga sudah tidak ada lagi ongkos untuk pulang.

"Waktu itu karena tidak ada ongkos untuk pulang Andik dan Ibu terpaksa harus jalan kaki kembali ke kontrakkan. Jaraknya ya sekitar 10 Kilometer," terangnya.

Memiliki sepatu bola baru ini, membuat hati Andik kegirangan. Bahkan, sepatu yang dibeli bersama ibunya ini dipakai meski sedang tidur. "Mungkin sangking senengnya punya sepatu baru. Di dalam rumah dipakai hingga tidur pun dipakai sambil menggendong Bola," tambah Agus yang mengaku masih intens berkomukasi dengan adik bungsunya itu.

Rupanya sepatu yang dibelinya dengan susah payah inilah membuat karier lajang kelahiran 23 November 1991 terus melejit. Meski saat liga Campina KSI tidak memperoleh juara namun permainan Andik vermansyah cukup memukau. Saat itu, karena KSI tidak juara Andi vermasyah sempat mogok tidak mau meninggalkan lapangan hijau. Mulai dari Seragam, Sepatu nya saat pertandingan dilepas. Iapun menangis di tengah lapangan. Mulai dari Ibu hingga sejumlah penonton yang hadir membujuk agar Andik mau pulang.

Berkat dari pemainan cantik di liga campina itulah, bintang Andik terus bersinar. Ketika bersekolah di SMA Sejahtera, Surabaya, Andik mendapat bea siswa. Jumiyah, sang ibu mengakui memang dalam hal akademis putra bungsunya itu tergolong biasa-biasa saja. Andik tidak memiliki prestasi yang menonjol dalam hal pendidikan. "SD, SMP dan SMA-nya biasa-biasa tidak ada yang menonjol. Hanya saja, hobbynya sepak bola itu memang sejak kecil," ungkap Jumiyah.
(wbs)
Berita Terkait
Dualisme PSSI Tahun...
Dualisme PSSI Tahun 2012 Penyebab Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2012
Puji Mentalitas dan...
Puji Mentalitas dan Fisik Skuad Timnas Indonesia U-16, Erick Thohir Minta Tak Berpuas Diri
Piala ASEAN Mitsubishi...
Piala ASEAN Mitsubishi Electric Cup 2024, Timnas Singapura Benamkan Kamboja 2-1
Intip Latihan Terakhir...
Intip Latihan Terakhir Timnas Indonesia Jelang Lawan Kamboja di Piala AFF 2022
Jelang Filipina vs Indonesia,...
Jelang Filipina vs Indonesia, Ini Syarat Skuad Garuda Lolos ke Semifinal Piala AFF 2022
Persiapkan AFF di Singapura,...
Persiapkan AFF di Singapura, Timnas Indonesia Diberangkatkan ke Turki
Berita Terkini
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
1 jam yang lalu
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
2 jam yang lalu
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
2 jam yang lalu
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
4 jam yang lalu
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
4 jam yang lalu
Infografis
7 Negara Tertua di Dunia,...
7 Negara Tertua di Dunia, Lahir sebelum Dunia Punya Peta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved