Soal masa depan di timnas, Nil berserah pada tuhan
Senin, 03 Desember 2012 - 05:01 WIB
Soal masa depan di timnas, Nil berserah pada tuhan
A
A
A
Sindonews.com - Nasib pelatih tim nasional Indonesia, Nilmaizar, masih jadi teka-teki. PSSI belum mengambil sikap terkait kegagalan Nil membawa Bambang Pamungkas dkk berprestasi di Piala AFF 2012. PSSI kemungkinan masih ingin mempelajari terlebih dahulu kegagalan Indonesia di turnamen dua tahunan itu, terutama meminta keterangan dari Nil selaku pelatih kepala.
Deputi Sekjen PSSI, Tondo Widodo belum berani menjawab pertanyaan seputar masa depan Nil bersama timnas. Pihaknya kemungkinan akan meminta keterangan terlebih dahulu dari yang bersangkutan sebelum mengambil keputusan. "Mohon maaf jika saya tak bisa menjawabnya, karena memang belum ada keputusan tentang itu,"ungkapnya.
Sebelumnya, mantan pelatih Semen Padang itu pasrah jika posisinya akan dicopot PSSI. Dia hanya ingin semua pihak tidak menyalahkan pemain atas kegagalan tim Garuda di Piala AFF 2012, karena dirinya yang perlu dimintai pertanggungjawaban atas keterpurukan tersebut. Nil pun siap jika PSSI meminta pertanggungjawabannya karena gagal mengantarkan tim Garuda lolos ke babak semifinal Piala AFF tahun ini.
Menurut dia, wajar bila asosiasi sepak bola Indonesia itu meminta penjelasan, apalagi dia gagal membawa timnya memenuhi ekspektasi besar masyarakat Indonesia. Karena itu, dia meminta agar masyarakat Indonesia jangan menyalahkan pemain, karena mereka telah berjuang sebaik mungkin.
"Perjuangan tim ini telah optimal, kendati hasilnya kurang memuaskan. Sebagai manusia, nasib saya tergantung Tuhan. Jika masih dikehendaki, saya akan lanjut menangani tim ini,"katanya.
PSSI memang harus secepatnya membuat keputusan setelah Indonesia tersisih dari Piala AFF tahun ini. Keputusan itu perlu karena timnas Indonesia akan menghadapi event tak kalah prestisius, yakni Kualifikasi Piala Asia 2015. Babak itu rencananya akan digelar mulai 6 Februari 2013 hingga 5 Maret 2014.
Keputusan itu nanti akan memengaruhi perjalanan Indonesia, terutama saat tergabung di Grup C bersama Irak, China, dan Arab Saudi.
"Kami tentu akan mempertimbangkan itu,tapi kami masih akan menunggu mereka terlebih dahulu,"ujar Tondo.
Deputi Sekjen PSSI, Tondo Widodo belum berani menjawab pertanyaan seputar masa depan Nil bersama timnas. Pihaknya kemungkinan akan meminta keterangan terlebih dahulu dari yang bersangkutan sebelum mengambil keputusan. "Mohon maaf jika saya tak bisa menjawabnya, karena memang belum ada keputusan tentang itu,"ungkapnya.
Sebelumnya, mantan pelatih Semen Padang itu pasrah jika posisinya akan dicopot PSSI. Dia hanya ingin semua pihak tidak menyalahkan pemain atas kegagalan tim Garuda di Piala AFF 2012, karena dirinya yang perlu dimintai pertanggungjawaban atas keterpurukan tersebut. Nil pun siap jika PSSI meminta pertanggungjawabannya karena gagal mengantarkan tim Garuda lolos ke babak semifinal Piala AFF tahun ini.
Menurut dia, wajar bila asosiasi sepak bola Indonesia itu meminta penjelasan, apalagi dia gagal membawa timnya memenuhi ekspektasi besar masyarakat Indonesia. Karena itu, dia meminta agar masyarakat Indonesia jangan menyalahkan pemain, karena mereka telah berjuang sebaik mungkin.
"Perjuangan tim ini telah optimal, kendati hasilnya kurang memuaskan. Sebagai manusia, nasib saya tergantung Tuhan. Jika masih dikehendaki, saya akan lanjut menangani tim ini,"katanya.
PSSI memang harus secepatnya membuat keputusan setelah Indonesia tersisih dari Piala AFF tahun ini. Keputusan itu perlu karena timnas Indonesia akan menghadapi event tak kalah prestisius, yakni Kualifikasi Piala Asia 2015. Babak itu rencananya akan digelar mulai 6 Februari 2013 hingga 5 Maret 2014.
Keputusan itu nanti akan memengaruhi perjalanan Indonesia, terutama saat tergabung di Grup C bersama Irak, China, dan Arab Saudi.
"Kami tentu akan mempertimbangkan itu,tapi kami masih akan menunggu mereka terlebih dahulu,"ujar Tondo.
(aww)