PSSI pertahankan Nil Maizar
Senin, 03 Desember 2012 - 23:02 WIB
PSSI pertahankan Nil Maizar
A
A
A
Sindonews.com - Nasib Nil Maizar akhirnya terjawab sudah. Koordinator tim nasional PSSI, Bob Hippy, mengatakan bahwa pihaknya masih percaya dengan kapasitas mantan pelatih Semen Padang tersebut.
Posisi Nil memang sempat digoyang akibat kegagalan di Piala AFF 2012. Beberapa pihak meminta PSSI mencopot pelatih berusia 42 tahun itu, Namun, Bob yang juga anggota Komite Eksekutif PSSI, menilai itu bukanlah langkah yang bijak.
"Kalau saya cari penggantinya, belum tentu penggantinya bisa membentuk tim dalam waktu satu bulan. Lagipula dengan kondisi materi pemain yang ada saat ini, Nil Maizar bisa membuatnya jadi lebih baik,"kata Bob Hippy seperti dilansir situs resmi PSSI, Senin (3/12).
Pria asal Gorontalo itu mengatakan, dirinya lebih khawatir soal kemungkinan PSSI disanksi oleh FIFA akibat konflik yang berkepanjangan. Dia khawatir, FIFA yang sebelumnya berniat memundurkan tenggat waktu penyelesaian konflik hingga Januari 2013 seusai Piala AFF, akan berubah pikiran.
"Tapi karena Indonesia tidak lolos, kemungkinan untuk di-banned FIFA cukup besar. Kita tunggu saja bagaimana perkembangannya nanti,"ujar Bob.
Posisi Nil memang sempat digoyang akibat kegagalan di Piala AFF 2012. Beberapa pihak meminta PSSI mencopot pelatih berusia 42 tahun itu, Namun, Bob yang juga anggota Komite Eksekutif PSSI, menilai itu bukanlah langkah yang bijak.
"Kalau saya cari penggantinya, belum tentu penggantinya bisa membentuk tim dalam waktu satu bulan. Lagipula dengan kondisi materi pemain yang ada saat ini, Nil Maizar bisa membuatnya jadi lebih baik,"kata Bob Hippy seperti dilansir situs resmi PSSI, Senin (3/12).
Pria asal Gorontalo itu mengatakan, dirinya lebih khawatir soal kemungkinan PSSI disanksi oleh FIFA akibat konflik yang berkepanjangan. Dia khawatir, FIFA yang sebelumnya berniat memundurkan tenggat waktu penyelesaian konflik hingga Januari 2013 seusai Piala AFF, akan berubah pikiran.
"Tapi karena Indonesia tidak lolos, kemungkinan untuk di-banned FIFA cukup besar. Kita tunggu saja bagaimana perkembangannya nanti,"ujar Bob.
(wir)