Pemain magang bisa promosi ke tim PSMS utama
Rabu, 05 Desember 2012 - 22:04 WIB
Pemain magang bisa promosi ke tim PSMS utama
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih PSMS Medan Abdul Rahman Gurning mulai menggelar persiapan sejak Senin (3/12) lalu. Kendati kendala keterbatasan lapangan dialami karena harus berbagi dengan PSMS besutan Suimin Diharja. Latihan maksimalisasi kemampuan fisik digeber hingga dua pekan ke depan.
Tidak hanya latihan fisik, latihan persiapan juga dikombinasikan Gurning dengan memberlakukan sistem kompetisi antar pemain. Artinya delapan pemain yang berposisi sebagai skuad magang masih berkesempatan untuk berada di skuad inti. Gurning mengatakan, syarat mutlaknya, pemain harus menunjukkan performa maksimal dan memikat tim pelatih.
Kondisi itu tentunya akan membuat pemain yang sebelumnya diproyeksikan sebagai skuad inti, akan dikorbankan ke skuad magang. "Jadi saya berlakukan sistem kompetisi bagi pemain. Jadi mereka tidak malas-malasan. Terus berpacu dalam latihan. Kalau yang magang bagus kemampuannya bisa promosi ke tim utama," ungkapnya.
Namunitu tidak berlaku untuk 15 pemain inti. Diantaranya, Donny F Siregar, Saktiawan Sinaga, Markus Haris Maulana dan para pemain senior lainnya yang lebih dulu diikat. "Kecuali mungkin 15
pemain inti yang banyak diisi pemain senior. Untuk yang 10 sisa dalam
kontrak nanti akan diberi catatan khusus soal sewaktu-waktu posisinya bisa tergusur kalau performanya menurun. Begitu juga untuk kontrak yang magang," jelas eks pelatih PSPS ini.
Untuk persiapan teknis, menurut Gurning dua pekan awal latihan ia akan menggeber 70 persen fisik pemain. "Dua minggu di awal ini kami perbanyak untuk fisik.
Selain itu ball position dan speed. Khusus fisik ini latihan tanpa bola. Sekitar 70 persen," katanya.
Latihan di lapangan Kebun Bunga kemarin, Gurning beserta asistennya lebih banyak berlatih tanpa bola. sprint pendek selama beberapa kali putaran, mencoba ketahanan fisik. "Harusnya memang keliling lapangan. Tapi karena kami berbagi lapangan jadi harus kami siasati dengan lari pendek setengah lapangan saja. Nanti mungkin bervariasi latihannya biar tidak jenuh. Tetap
sasaran utamanya fisik," jelas eks pelatih Persegres Gresik itu.
Menurut Gurning, latihan fisik ini penting agar pemain mempunyai ketahanan fisik yang benar-benar baik saat menggeber latihan teknik, taktik dan strategi. "Kebiasaan setelah jeda kompetisi yang cukup panjang, saya memulai latihan fisik agar pemain punya ketahanan. Di jeda kompetisi, kemampuan fisik pemain biasanya menurun, sehingga harus dibenahi," ucapnya.
Di sisi lain, eks pemain PSMS era 80-an ini berharap, pemain bisa secepatnya dikontrak agar bisa lebih fokus menjalani latihan. "Kalau bisa secepatnya dikontrak semuanya. Jadi latihan lebih enak karena lebih fokus. Tapi mungkin pengurus masih punya kendala lain di luar ini, ya, mudah-mudahan bisa segera dilaksanakan," ungkapnya
Tidak hanya latihan fisik, latihan persiapan juga dikombinasikan Gurning dengan memberlakukan sistem kompetisi antar pemain. Artinya delapan pemain yang berposisi sebagai skuad magang masih berkesempatan untuk berada di skuad inti. Gurning mengatakan, syarat mutlaknya, pemain harus menunjukkan performa maksimal dan memikat tim pelatih.
Kondisi itu tentunya akan membuat pemain yang sebelumnya diproyeksikan sebagai skuad inti, akan dikorbankan ke skuad magang. "Jadi saya berlakukan sistem kompetisi bagi pemain. Jadi mereka tidak malas-malasan. Terus berpacu dalam latihan. Kalau yang magang bagus kemampuannya bisa promosi ke tim utama," ungkapnya.
Namunitu tidak berlaku untuk 15 pemain inti. Diantaranya, Donny F Siregar, Saktiawan Sinaga, Markus Haris Maulana dan para pemain senior lainnya yang lebih dulu diikat. "Kecuali mungkin 15
pemain inti yang banyak diisi pemain senior. Untuk yang 10 sisa dalam
kontrak nanti akan diberi catatan khusus soal sewaktu-waktu posisinya bisa tergusur kalau performanya menurun. Begitu juga untuk kontrak yang magang," jelas eks pelatih PSPS ini.
Untuk persiapan teknis, menurut Gurning dua pekan awal latihan ia akan menggeber 70 persen fisik pemain. "Dua minggu di awal ini kami perbanyak untuk fisik.
Selain itu ball position dan speed. Khusus fisik ini latihan tanpa bola. Sekitar 70 persen," katanya.
Latihan di lapangan Kebun Bunga kemarin, Gurning beserta asistennya lebih banyak berlatih tanpa bola. sprint pendek selama beberapa kali putaran, mencoba ketahanan fisik. "Harusnya memang keliling lapangan. Tapi karena kami berbagi lapangan jadi harus kami siasati dengan lari pendek setengah lapangan saja. Nanti mungkin bervariasi latihannya biar tidak jenuh. Tetap
sasaran utamanya fisik," jelas eks pelatih Persegres Gresik itu.
Menurut Gurning, latihan fisik ini penting agar pemain mempunyai ketahanan fisik yang benar-benar baik saat menggeber latihan teknik, taktik dan strategi. "Kebiasaan setelah jeda kompetisi yang cukup panjang, saya memulai latihan fisik agar pemain punya ketahanan. Di jeda kompetisi, kemampuan fisik pemain biasanya menurun, sehingga harus dibenahi," ucapnya.
Di sisi lain, eks pemain PSMS era 80-an ini berharap, pemain bisa secepatnya dikontrak agar bisa lebih fokus menjalani latihan. "Kalau bisa secepatnya dikontrak semuanya. Jadi latihan lebih enak karena lebih fokus. Tapi mungkin pengurus masih punya kendala lain di luar ini, ya, mudah-mudahan bisa segera dilaksanakan," ungkapnya
(aww)