Tonton diandalkan BRCC rebut gelar Raja Tanjakan
Rabu, 05 Desember 2012 - 22:55 WIB
Tonton diandalkan BRCC rebut gelar Raja Tanjakan
A
A
A
Sindonews.com - Nama Banyuwangi Road Cycling Club (BRCC) memang belum terlalu akrab di dunia balap sepeda. Namun BRCC tak mau tampil sebagai pengembira dalam ajang Tour de Ijen (TdI) 2012. Sebagai tuan rumah, target merebut dua gelar sudah dikobarkan.
Dua gelar bidikan BRCC dalam even yang digelar 7-9 Desember nanti adalah gelar Raja Tanjakan (King Mountain) dan jawara tim lokal, (general local team). "Kami membidik minimal bisa merebut
dua gelar, salah satunya juara tim dalam negeri karena di even ada penghargaan khusus buat tim lokal yang mendapat poin tertinggi, " ujar Guntur Priambodo, Manajer BRCC.
Target dua gelar juara itu bukan sekadar sesumbar. Namun BRCC sudah menyiapkan secara matang, termasuk menggaet sejumlah pembalap nasional. Salah satunya, Tonton Susanto. Hingga saat ini, Tonton masih berstatus pembalap sepeda spesialis tanjakan terbaik di Indonesia.
Bukan hanya Tonton, BRCC juga merekut Ryan Arihan yang bisa membayangi Tonton di berbagai even. Sementara di medan datar, BRCC mendatangkan Fatahilah. Pembalap asal Yogyakarta itu merupakan peraih medali emas di nomor kriterium pada PON XVIII/Riau, September lalu.
Ditambah lagi beberapa pembalap lokal hasil binaan ISSI Bayuwangi. "Dengan materi pembalap yang kita punya, rasanya dua gelar juara bukan tidak mungkin," ucap Guntur.
Pertarungan sengit, menurut prediksi Gutur akan terjadi dalam perebutan gelar Raja Tanjakan. Sebab, Tonton Susanto akan mendapat perlawanan dari pembalap Polygon Sweet Nice (PSN), Oscar Pujol Munoz dari Spanyol. Belum lama ini, Munoz meraih gelar juara di Tour de Singkarak, "Kira-kira pertarungan nanti akan terjadi antara Tonton melawan Munoz, " tandasnya.
Sedangkan untuk menjadi jawara lokal, BRCC Banyuwangi tidak akan mudah. Sebab, kekuatan termasuk merata. Sebab, hampir semua pembalap nasional (pelatnas) ikut berlomba dengan membawa nama klubnya masing-masing. "Tangerang Selatan diperkuat Hari Fitrianto peraih medali emas SEA Games 2011 dan Dadi Suryadi," kata Guntur.
Dua gelar bidikan BRCC dalam even yang digelar 7-9 Desember nanti adalah gelar Raja Tanjakan (King Mountain) dan jawara tim lokal, (general local team). "Kami membidik minimal bisa merebut
dua gelar, salah satunya juara tim dalam negeri karena di even ada penghargaan khusus buat tim lokal yang mendapat poin tertinggi, " ujar Guntur Priambodo, Manajer BRCC.
Target dua gelar juara itu bukan sekadar sesumbar. Namun BRCC sudah menyiapkan secara matang, termasuk menggaet sejumlah pembalap nasional. Salah satunya, Tonton Susanto. Hingga saat ini, Tonton masih berstatus pembalap sepeda spesialis tanjakan terbaik di Indonesia.
Bukan hanya Tonton, BRCC juga merekut Ryan Arihan yang bisa membayangi Tonton di berbagai even. Sementara di medan datar, BRCC mendatangkan Fatahilah. Pembalap asal Yogyakarta itu merupakan peraih medali emas di nomor kriterium pada PON XVIII/Riau, September lalu.
Ditambah lagi beberapa pembalap lokal hasil binaan ISSI Bayuwangi. "Dengan materi pembalap yang kita punya, rasanya dua gelar juara bukan tidak mungkin," ucap Guntur.
Pertarungan sengit, menurut prediksi Gutur akan terjadi dalam perebutan gelar Raja Tanjakan. Sebab, Tonton Susanto akan mendapat perlawanan dari pembalap Polygon Sweet Nice (PSN), Oscar Pujol Munoz dari Spanyol. Belum lama ini, Munoz meraih gelar juara di Tour de Singkarak, "Kira-kira pertarungan nanti akan terjadi antara Tonton melawan Munoz, " tandasnya.
Sedangkan untuk menjadi jawara lokal, BRCC Banyuwangi tidak akan mudah. Sebab, kekuatan termasuk merata. Sebab, hampir semua pembalap nasional (pelatnas) ikut berlomba dengan membawa nama klubnya masing-masing. "Tangerang Selatan diperkuat Hari Fitrianto peraih medali emas SEA Games 2011 dan Dadi Suryadi," kata Guntur.
(aww)