Tersingkir, Benitez tetap berpikir positif
Kamis, 06 Desember 2012 - 06:30 WIB
Tersingkir, Benitez tetap berpikir positif
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih interim Chelsea, Rafael Benitez, menegaskan jika dirinya masih berpikir positif setelah timnya tersingkir dari Liga Champions kendati menang besar 6-1 atas FC Nordsjaelland dari Denmark.
Tim berjuluk The Blues itu menjadi juara bertahan pertama yang tidak mampu lolos dari babak penyisihan grup kompetisi terelit di Eropa, setelah di saat yang bersamaan Shakhtar Donetsk menyerah 1-0 dari Juventus, yang pada akhirnya juara Italia itu keluar sebagai juara Grup E. Chelsea dan Donetsk memang memiliki poin akhir sama, namun wakil Ukraina tersebut memiliki rekor head-to-head yang lebih baik.
Benitez mengungkapkan bahwa suasana di ruang ganti Stamford Bridge serasa hampa, tapi ia setidaknya bisa mendapatkan kemenangan pertamanya sejak mengambil alih Chelsea. Sementara, Fernando Torres sukses mencetak dua gol untuk mengakhiri paceklik gol dalam enam pertandingan. "Saya selalu berpikir ketika anda menang adalah sesuatu yang positif. Dan itu menjadi lebih baik ketika terjadi di kandang," kata pelatih asal Spanyol itu.
"Ketika anda menang, anda harus bahagia, tetapi pada saat yang sama kami harus kecewa karena kami gagal melaju (ke babak 16 besar). Setidaknya kami menunjukkan tingkat dan kualitas yang kami harapkan. Kami sekarang harus berpikir tentang laga melawan Sunderland (akhir pekan) dan Liga Europa."
Tim berjuluk The Blues itu menjadi juara bertahan pertama yang tidak mampu lolos dari babak penyisihan grup kompetisi terelit di Eropa, setelah di saat yang bersamaan Shakhtar Donetsk menyerah 1-0 dari Juventus, yang pada akhirnya juara Italia itu keluar sebagai juara Grup E. Chelsea dan Donetsk memang memiliki poin akhir sama, namun wakil Ukraina tersebut memiliki rekor head-to-head yang lebih baik.
Benitez mengungkapkan bahwa suasana di ruang ganti Stamford Bridge serasa hampa, tapi ia setidaknya bisa mendapatkan kemenangan pertamanya sejak mengambil alih Chelsea. Sementara, Fernando Torres sukses mencetak dua gol untuk mengakhiri paceklik gol dalam enam pertandingan. "Saya selalu berpikir ketika anda menang adalah sesuatu yang positif. Dan itu menjadi lebih baik ketika terjadi di kandang," kata pelatih asal Spanyol itu.
"Ketika anda menang, anda harus bahagia, tetapi pada saat yang sama kami harus kecewa karena kami gagal melaju (ke babak 16 besar). Setidaknya kami menunjukkan tingkat dan kualitas yang kami harapkan. Kami sekarang harus berpikir tentang laga melawan Sunderland (akhir pekan) dan Liga Europa."
(nug)