Persebaya trauma terima tawaran uji coba
Kamis, 06 Desember 2012 - 19:03 WIB
Persebaya trauma terima tawaran uji coba
A
A
A
Sindonews.com - Pembatalan laga melawan PS Sumbawa Barat membuat Persebaya IPL berhati-hati dalam menerima tawaran uji coba. Terbukti, meski ada dua tawaran uji coba, Persebaya belum memutuskan menerima. Kedua tim yang mengundang Persebaya itu adalah PSCS Cilacap dan Perseman Manowari,
"Persebaya mendapatkan dua tawaran ujicoba salah satu Perseman Manokwari, tapi kami belum memutuskan akan ujicoba dengan yang mana, karena masih kita lakukan pembicaraan baik dengan tim maupun dengan lawan, " ujar Pelatih Persebaya, Ibnu Grahan, Kamis (6/12).
Diakui Ibnu, pembatalan laga uji coba melawan PS Sumbawa Barat membuatnya lebih berhati-hati memilih lawan uji coba karena tak ingin kecewa kedua kali. Seperti diberitakan sebelumnya, pemain Persebaya terpaksa gigit jari karena Sumbawa Barat yang mengundang, justru membatalkan sendiri. Padahal, Erol Iba dkk sudah siap berangkat ke salah Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dua klub yang sedang mendekati Persebaya adalah, PSCS Cilacap dan Perseman Manokwari. Dari kedua tim ini, jika melihat jarak lokasi, Ibnu cenderung memilih Perseman. Sebab tim berjuluk Ular Putih itu, sedang melakukan pemusatan latihan di Yogyakarta.
"Kalau Cilacap terlalu jauh. Sedangkan Manokwari tempatnya paling strategis, mereka mengajak kita ujicoba di Yogyakarta, " sambung bapak tiga anak ini.
Selain lokasi, Perseman juga dianggap tim sepedan karena mempunyai persiapan matang. Apalagi tim asuhan Agus Sutyono itu baru saja mengalahkan tim asal Malaysia, Perbadanan Kemajuan Negeri Selangor (PKNS) 3-0, dalam laga ujicoba belum lama ini.
Dihubungi terpisah Manajer Perseman Aristoteles Wamafma mengakui memang mengajak Persebaya mengajak bertanding di Yogyakarta, sesuai dengan perimintaan pelatih Agus Sutyono, "Kami memang mengajak Persebaya untuk beruji coba sekaligus untuk melihat kemampuan para pemain. Pelatih baru kemarin mengajukan proposal untuk uji coba dengan Persebaya," tuturnya.
Jika Persebaya menerima, lanjut Aristoteles, pihaknya akan mencoba bersikap profesional dengan meminimalisasi terjadinya pembatalan. "Persebaya tidak usah khawatir kalau memang mau. Kita buat jadwal matang agar kedua tidak mengalami kerugian, karena ini untuk kepentingan kedua tim, " tandasnya.
"Persebaya mendapatkan dua tawaran ujicoba salah satu Perseman Manokwari, tapi kami belum memutuskan akan ujicoba dengan yang mana, karena masih kita lakukan pembicaraan baik dengan tim maupun dengan lawan, " ujar Pelatih Persebaya, Ibnu Grahan, Kamis (6/12).
Diakui Ibnu, pembatalan laga uji coba melawan PS Sumbawa Barat membuatnya lebih berhati-hati memilih lawan uji coba karena tak ingin kecewa kedua kali. Seperti diberitakan sebelumnya, pemain Persebaya terpaksa gigit jari karena Sumbawa Barat yang mengundang, justru membatalkan sendiri. Padahal, Erol Iba dkk sudah siap berangkat ke salah Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dua klub yang sedang mendekati Persebaya adalah, PSCS Cilacap dan Perseman Manokwari. Dari kedua tim ini, jika melihat jarak lokasi, Ibnu cenderung memilih Perseman. Sebab tim berjuluk Ular Putih itu, sedang melakukan pemusatan latihan di Yogyakarta.
"Kalau Cilacap terlalu jauh. Sedangkan Manokwari tempatnya paling strategis, mereka mengajak kita ujicoba di Yogyakarta, " sambung bapak tiga anak ini.
Selain lokasi, Perseman juga dianggap tim sepedan karena mempunyai persiapan matang. Apalagi tim asuhan Agus Sutyono itu baru saja mengalahkan tim asal Malaysia, Perbadanan Kemajuan Negeri Selangor (PKNS) 3-0, dalam laga ujicoba belum lama ini.
Dihubungi terpisah Manajer Perseman Aristoteles Wamafma mengakui memang mengajak Persebaya mengajak bertanding di Yogyakarta, sesuai dengan perimintaan pelatih Agus Sutyono, "Kami memang mengajak Persebaya untuk beruji coba sekaligus untuk melihat kemampuan para pemain. Pelatih baru kemarin mengajukan proposal untuk uji coba dengan Persebaya," tuturnya.
Jika Persebaya menerima, lanjut Aristoteles, pihaknya akan mencoba bersikap profesional dengan meminimalisasi terjadinya pembatalan. "Persebaya tidak usah khawatir kalau memang mau. Kita buat jadwal matang agar kedua tidak mengalami kerugian, karena ini untuk kepentingan kedua tim, " tandasnya.
(aww)