Jersey baru PSMS versi Gurning
Jum'at, 07 Desember 2012 - 18:31 WIB
Jersey baru PSMS versi Gurning
A
A
A
Sindonews.com - Akhirnya, skuad PSMS Medan besutan pelatih Abdul Rahman Gurning menggunakan jersey latihan baru. Kemarin, 60 set jersey tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut tiba di Mes Kebun Bunga Medan, kemarin dari sponsor, Kagaya Sport.
Sebanyak 27 jersey berwarna dasar hijau setrip putih dan 27 set berwarna putih setrip hijau, plus enam set baju penjaga gawang berwarna hitam setrip hijau. Namun, kedatangan jersey terrsebut terlambat satu hari dari jadwal yang disebutkan sebelumnya, Kamis (6/12) lalu.
Staf Kagaya Sport, Erwin, mengakui keterlambatan itu. Menurutnya, seharusnya, jersey yang didatangkan dari Bandung, Jawa Barat tersebut sudah sampai di Medan, Kamis (6/12) lalu. Namun, keterlambatan penerbangan yang membawa membuat dirinya baru menjemput pesanan PSMS Medan tersebut kemarin.
"Didatangkan dari Bandung. Seharusnya Kamis sampai tapi pesawatnya delay. Saya tunggu dari jam 9 tadi pagi di kargo, jam 11 baru sampai. Baju kiper warna hitam-hijau sebanyak enam set. 27 set buat pemain berwarna hijau, 27 set lain warna putih," ujar Erwin.
Sesuai prediksi, kualitas jersey latihan sedikit mengecewakan. Dengan bahan yang sedikit kasar, beberapa ofisial PSMS yang melihat jersey tersebut juga mengkritik bahan yang kurang bagus. Erwin mengakui hal itu. Namun menurutnya, bahan kostum latihan memang kurang bagus. "Namanya kostum latihan. Tapi nanti, kostum untuk pertandingan bahannya akan lebih bagus. Bisa dibilang, sama dengan bahan kostum PSMS IPL musim lalu," ungkapnya.
Ketua Umum PSMS, Benny Sihotang sebelumnya mengatakan, Kagaya resmi menjadi sponsor resmi PSMS kepemimpinannya. "Kami sudah menyepakati kontrak dengan Kagaya. Kami sengaja bekerjasama dengan sponsor apparel lokal, untuk memberdayakan perusahaan," bebernya.
Kagaya biasanya menjadi kostum latihan PSMS sebelum adanya sponsor resmi yang bergabung. Soal kualitas, Kagaya masih diragukan. Namun menurut Benny, pada perjanjian dengan pihaknya, sponsor menyatakan akan menyanggupi penyediaan kostum berkualitas. "Di kontrak sudah disepakati, jersey yang diberikan adalah yang berkualitas liga nasional," jelasnya.
Sebanyak 27 jersey berwarna dasar hijau setrip putih dan 27 set berwarna putih setrip hijau, plus enam set baju penjaga gawang berwarna hitam setrip hijau. Namun, kedatangan jersey terrsebut terlambat satu hari dari jadwal yang disebutkan sebelumnya, Kamis (6/12) lalu.
Staf Kagaya Sport, Erwin, mengakui keterlambatan itu. Menurutnya, seharusnya, jersey yang didatangkan dari Bandung, Jawa Barat tersebut sudah sampai di Medan, Kamis (6/12) lalu. Namun, keterlambatan penerbangan yang membawa membuat dirinya baru menjemput pesanan PSMS Medan tersebut kemarin.
"Didatangkan dari Bandung. Seharusnya Kamis sampai tapi pesawatnya delay. Saya tunggu dari jam 9 tadi pagi di kargo, jam 11 baru sampai. Baju kiper warna hitam-hijau sebanyak enam set. 27 set buat pemain berwarna hijau, 27 set lain warna putih," ujar Erwin.
Sesuai prediksi, kualitas jersey latihan sedikit mengecewakan. Dengan bahan yang sedikit kasar, beberapa ofisial PSMS yang melihat jersey tersebut juga mengkritik bahan yang kurang bagus. Erwin mengakui hal itu. Namun menurutnya, bahan kostum latihan memang kurang bagus. "Namanya kostum latihan. Tapi nanti, kostum untuk pertandingan bahannya akan lebih bagus. Bisa dibilang, sama dengan bahan kostum PSMS IPL musim lalu," ungkapnya.
Ketua Umum PSMS, Benny Sihotang sebelumnya mengatakan, Kagaya resmi menjadi sponsor resmi PSMS kepemimpinannya. "Kami sudah menyepakati kontrak dengan Kagaya. Kami sengaja bekerjasama dengan sponsor apparel lokal, untuk memberdayakan perusahaan," bebernya.
Kagaya biasanya menjadi kostum latihan PSMS sebelum adanya sponsor resmi yang bergabung. Soal kualitas, Kagaya masih diragukan. Namun menurut Benny, pada perjanjian dengan pihaknya, sponsor menyatakan akan menyanggupi penyediaan kostum berkualitas. "Di kontrak sudah disepakati, jersey yang diberikan adalah yang berkualitas liga nasional," jelasnya.
(aww)