Suporter SFC ikrar damai dengan fans tim tamu
Jum'at, 07 Desember 2012 - 20:12 WIB
Suporter SFC ikrar damai dengan fans tim tamu
A
A
A
Sindonews.com - Rombongan pendukung tim-tim yang bertanding di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, sudah berdatangan. The Jakmania (Persija), Asykar Theking, dan Ultras (PSPS) dan Benteng Viola (Persita) telah bermunculan di stadion.
Nah, meski kondisi komunitas suporter Sriwijaya masih dalam pembekuan oleh Polresta Palembang, namun mereka tetap menyambut dengan hangat sesama komunitas pendukung tim masing-masing.
Menurut Ketua Singa Mania, Dedi Pranata, pihaknya menyambut dengan baik kedatangan suporter tamu dari peserta Inter Island Cup 2012 ini.
''Semua kami terima dengan baik. Walaupun pernah terjadi sesuatu dengan suporter PSPS, tapi itu hanya masa lalu. Saat musim kompetisi musim lalu, kami juga tetap mendapat sambutan baik dari mereka di Pekanbaru, makanya akan kami balas dengan keramahan saat mereka berkunjung ke sini,” ungkapnya.
Dengan hadirnya, komunitas suporter dari ketiga tim tamu, maka Dedi juga tak lupa mengimbau kepada seluruh suporter Laskar Wong Kito-julukan SFC, agar semua kelompok dapat menahan diri dari tindakan provokasi atau anarkis dalam bentuk apa pun.
''Jika kita dapat bergandengan tangan dengan suporter dari luar, mengapa dengan kelompok suporter SFC sendiri kita tidak bisa,” ujarnya.
Dia berharap pada turnamen Inter Island Cup kali ini, SFC mampu memberikan hasil terbaik. Peluang SFC untuk menjadi juara masih terbuka lebar karena kekuatan tim peserta relatif berimbang.
Sementara Beladas Korwil Simanis, Qusoi, juga mengatakan bahwa kedatangan para pendukung Persija, Persita, dan PSPS akan memberikan roh dan semangat dari perhelatan Inter Island Cup di Jakabaring.
''Siapapun akan melihat, bagaimana bangganya sebuah tim, jika pendukung setianya selalu menemani ke mana pun tim tersebut bertanding. Selain itu, kedatangan mereka disini tidak lain untuk terus menjalin silaturahmi dan menyemarakkan perhelatan IIC,” katanya.
Soal nanti bagaimana sikap panitia pelaksana terhadap kehadiran suporter tim tamu ini, Qusoi menyatkaan belum mengetahui apakah keputusan pihak panitia tetap memberlakukan suporter tim tamu sama dengan mereka atau tidak.
''Ya kami selalu mengharapkan seperti apa yang telah menjadi ketetapan panitia, bahwa peraturan tidak mengenakan atribut berlaku juga bagi tim tamu seiring dengan pembekuan suporter," tutup Qusoi.
Nah, meski kondisi komunitas suporter Sriwijaya masih dalam pembekuan oleh Polresta Palembang, namun mereka tetap menyambut dengan hangat sesama komunitas pendukung tim masing-masing.
Menurut Ketua Singa Mania, Dedi Pranata, pihaknya menyambut dengan baik kedatangan suporter tamu dari peserta Inter Island Cup 2012 ini.
''Semua kami terima dengan baik. Walaupun pernah terjadi sesuatu dengan suporter PSPS, tapi itu hanya masa lalu. Saat musim kompetisi musim lalu, kami juga tetap mendapat sambutan baik dari mereka di Pekanbaru, makanya akan kami balas dengan keramahan saat mereka berkunjung ke sini,” ungkapnya.
Dengan hadirnya, komunitas suporter dari ketiga tim tamu, maka Dedi juga tak lupa mengimbau kepada seluruh suporter Laskar Wong Kito-julukan SFC, agar semua kelompok dapat menahan diri dari tindakan provokasi atau anarkis dalam bentuk apa pun.
''Jika kita dapat bergandengan tangan dengan suporter dari luar, mengapa dengan kelompok suporter SFC sendiri kita tidak bisa,” ujarnya.
Dia berharap pada turnamen Inter Island Cup kali ini, SFC mampu memberikan hasil terbaik. Peluang SFC untuk menjadi juara masih terbuka lebar karena kekuatan tim peserta relatif berimbang.
Sementara Beladas Korwil Simanis, Qusoi, juga mengatakan bahwa kedatangan para pendukung Persija, Persita, dan PSPS akan memberikan roh dan semangat dari perhelatan Inter Island Cup di Jakabaring.
''Siapapun akan melihat, bagaimana bangganya sebuah tim, jika pendukung setianya selalu menemani ke mana pun tim tersebut bertanding. Selain itu, kedatangan mereka disini tidak lain untuk terus menjalin silaturahmi dan menyemarakkan perhelatan IIC,” katanya.
Soal nanti bagaimana sikap panitia pelaksana terhadap kehadiran suporter tim tamu ini, Qusoi menyatkaan belum mengetahui apakah keputusan pihak panitia tetap memberlakukan suporter tim tamu sama dengan mereka atau tidak.
''Ya kami selalu mengharapkan seperti apa yang telah menjadi ketetapan panitia, bahwa peraturan tidak mengenakan atribut berlaku juga bagi tim tamu seiring dengan pembekuan suporter," tutup Qusoi.
(aww)