Etape kedua menjadi penentu juara umum
Jum'at, 07 Desember 2012 - 20:35 WIB
Etape kedua menjadi penentu juara umum
A
A
A
Sindonews.com - Etape kedua Banyuwangi Tour de Ijen (BTdI) bakal menjadi pertempuran para Raja Tanjakan. Sebab, ketinggian kawah Ijen 2000 meter di atas permukaan laut disebut-sebut sebagai tanjakan paling ekstrem se-Asia Tenggara.
Dengan rute Kali Baru-Kawah Ijen berjarak tempuh total 147,4 kilometer diyakini etape kedua bisa menjadi penentuan gelar juara umum BTdI 2012. Sebab, etape etape ketiga atau terakhir melombakan circuit race di kota Banyuwangi dengan jarak tempuh 110 km dari 10 lap.
”Yang mengincar gelar juara umum akan habis-habisan di etape kedua ini," ujar Puspita, pembalap gaek Indonesia yang kini memperkuat tim Australia.
Memang dari tiga etape yang disajikan, etape kedua memang paling menantang. Bukan hanya lebih jauh dibandingkan etape pertama yang hanya sejauh 124,7, para rider juga dihadapkan pada tanjakan kawah ijin yang penuh liku, "Strategi semua tim pasti akan berbeda dibandingkan etape pertama, karena medan juga beda," timpal Harijanto Satro, Manajer Polygon Sweet Nice (PSN).
Memang, dibandingkan etape pertama rute etape kedua memang memiliki karakter berlawanan. Jika etape pertama, diawali dengan tanjakan. Maka etape kedua justru sebaliknya. Diawal start jalan mendatar, namun mendekati 60 kilometer garis finish jalur terus menajak. Bisa jadi para raja tanjakan akan menjadi jawara di etape kedua nanti.
Pembalap nasional Tonton yang kini membela Banyuwangi Road Cyling Club (BRCC) berpeluang menyentuh finish pertama. Namun, tidak mudah karena raja tanjakan lainya seperti Oscar Pujol Munoz dari Spanyol yang membela PSN siap mengacam.
Apalagi Munoz berpredikat sebagai jawara Tour de Singkarak 2012. "Pertarungan akan terjadi antara Munoz dengan Tonton," ucap Guntur Priambodo, Manajer BRCC.
Dengan rute Kali Baru-Kawah Ijen berjarak tempuh total 147,4 kilometer diyakini etape kedua bisa menjadi penentuan gelar juara umum BTdI 2012. Sebab, etape etape ketiga atau terakhir melombakan circuit race di kota Banyuwangi dengan jarak tempuh 110 km dari 10 lap.
”Yang mengincar gelar juara umum akan habis-habisan di etape kedua ini," ujar Puspita, pembalap gaek Indonesia yang kini memperkuat tim Australia.
Memang dari tiga etape yang disajikan, etape kedua memang paling menantang. Bukan hanya lebih jauh dibandingkan etape pertama yang hanya sejauh 124,7, para rider juga dihadapkan pada tanjakan kawah ijin yang penuh liku, "Strategi semua tim pasti akan berbeda dibandingkan etape pertama, karena medan juga beda," timpal Harijanto Satro, Manajer Polygon Sweet Nice (PSN).
Memang, dibandingkan etape pertama rute etape kedua memang memiliki karakter berlawanan. Jika etape pertama, diawali dengan tanjakan. Maka etape kedua justru sebaliknya. Diawal start jalan mendatar, namun mendekati 60 kilometer garis finish jalur terus menajak. Bisa jadi para raja tanjakan akan menjadi jawara di etape kedua nanti.
Pembalap nasional Tonton yang kini membela Banyuwangi Road Cyling Club (BRCC) berpeluang menyentuh finish pertama. Namun, tidak mudah karena raja tanjakan lainya seperti Oscar Pujol Munoz dari Spanyol yang membela PSN siap mengacam.
Apalagi Munoz berpredikat sebagai jawara Tour de Singkarak 2012. "Pertarungan akan terjadi antara Munoz dengan Tonton," ucap Guntur Priambodo, Manajer BRCC.
(aww)