Latihan passing terganggu jeleknya Lapangan Karebosi
Senin, 10 Desember 2012 - 17:41 WIB
Latihan passing terganggu jeleknya Lapangan Karebosi
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih PSM Makassar Petar Segrt akan mengonsentrasikan latihan passing untuk anak-anak asuhnya. Petar mengatakan, program latihan sudah disusun dengan baik. Namun, beberapa kendala harus dihadapi. Misalnya buruknya kualitas Lapangan Karebosi yang dijadikan tempat latihan anak-anak asuhnya.
Menurut dia, dengan kondisi lapangan yang buruk seperti rumput yang tinggi, menyulitkan pemain untuk melakukan passing. ''Bagaimana mau passing kalau lapangan tidak rata,” tuturnya.
Eks Arsitek Klub Bali Devata ini mengatakan, sudah beberapa kali menyampaikan keluhan tersebut ke manajemen. ''Tapi sampai sekarang belum juga ada perubahan,” katanya.
Dia mengatakan, kondisi lapangan yang tidak steril juga masih menjadi masalah untuk anak-anak asuhnya saat latihan. ''Lapangan masih sering digunakan klub amatir lain,” ucapnya.
Petar menjelaskan, jika masalah tersebut tidak cepat diselesaikan, dia minta manajemen PSM mencarikan lapangan alternatif. ''Tidak bisa anak-anak latihan dengan kondisi seperti ini,” jelasnya.
Menurutnya, yang paling dikhawatirkan adalah cederanya pemain akibat kondisi lapangan yang tidak rata. ''Pemain bisa mengalami cedera parah jika memaksakan latihan dengan kondisi lapangan seperti ini,” sebutnya.
Dia mengatakan, belum akan memasang target untuk Indonesian Premier League (IPL) 2012/2013. ''Masih ada beberapa pemain yang harus didatangkan,” jelasnya.
Seperti di posisi defender. PSM masih butuh dua orang pemain dengan tinggi badan di atas rata-rata. ''Sampai sekarang manajemen sedang melakukan negosiasi dengan beberapa pemain,” katanya.
Menurut dia, negara asal pemain tidak menjadi persoalan sepanjang berkualitas dan memenuhi kriteria yang dibutuhkan. ''Eropa atau Afrika tidak ada masalah yang penting kualitasnya bagus,” pungkasnya.
Menurut dia, dengan kondisi lapangan yang buruk seperti rumput yang tinggi, menyulitkan pemain untuk melakukan passing. ''Bagaimana mau passing kalau lapangan tidak rata,” tuturnya.
Eks Arsitek Klub Bali Devata ini mengatakan, sudah beberapa kali menyampaikan keluhan tersebut ke manajemen. ''Tapi sampai sekarang belum juga ada perubahan,” katanya.
Dia mengatakan, kondisi lapangan yang tidak steril juga masih menjadi masalah untuk anak-anak asuhnya saat latihan. ''Lapangan masih sering digunakan klub amatir lain,” ucapnya.
Petar menjelaskan, jika masalah tersebut tidak cepat diselesaikan, dia minta manajemen PSM mencarikan lapangan alternatif. ''Tidak bisa anak-anak latihan dengan kondisi seperti ini,” jelasnya.
Menurutnya, yang paling dikhawatirkan adalah cederanya pemain akibat kondisi lapangan yang tidak rata. ''Pemain bisa mengalami cedera parah jika memaksakan latihan dengan kondisi lapangan seperti ini,” sebutnya.
Dia mengatakan, belum akan memasang target untuk Indonesian Premier League (IPL) 2012/2013. ''Masih ada beberapa pemain yang harus didatangkan,” jelasnya.
Seperti di posisi defender. PSM masih butuh dua orang pemain dengan tinggi badan di atas rata-rata. ''Sampai sekarang manajemen sedang melakukan negosiasi dengan beberapa pemain,” katanya.
Menurut dia, negara asal pemain tidak menjadi persoalan sepanjang berkualitas dan memenuhi kriteria yang dibutuhkan. ''Eropa atau Afrika tidak ada masalah yang penting kualitasnya bagus,” pungkasnya.
(aww)