Djanur bertekad duetkan Dzumafo-Van Djik
Rabu, 12 Desember 2012 - 14:01 WIB
Djanur bertekad duetkan Dzumafo-Van Djik
A
A
A
Sindonews.com - Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman meyakini tidak akan kesulitan mengatur strategi permainan seandainya striker keturunan Indonesia-Belanda, Sergio van Dijk diduetkan dengan Herman Dzumafo.
Menurutnya ia sudah memiliki gambaran apa yang mesti dilakukan agar kemampuan Van Dijk bisa dimaksimalkan dan kontribusi positif Dzumafo terhadap tim tidak berhenti atau sia-sia karena kehadiran Van Dijk yang diatas kertas secara kualitas layak mendapatkan satu tempat di tim inti Maung Bandung.
Pelatih yang akrab disapa Djanur itu, justru memandang sektor depan Persib bakal variatif dan menjanjikan kinerja lebih tajam. Apalagi ia melihat karakter permainan Van Dijk dan Dzumafo, tidak bisa disebut sama.
“Keduanya memiliki karakter berbeda. Dzumafo lebih cenderung masuk kategori striker pekerja. Dia mau bekerja menjemput bola, walaupun postur tubuhnya tinggi besar tapi kemampuannya dalam melakukan drible dan keeping bola cukup baik. Sementara Van Dijk, karakternya lebih ke eksekutor,” terang Djanur, Rabu (12/12/2012).
Van Dijk sendiri belakangan kian santer diberitakan bakal merapat ke Persib setelah proses negosiasi yang dilakukan kubu Maung Bandung sejauh ini dikabarkan berjalan mulus dan menemui titik terang. Terlebih proses naturalisasi pemain berusia 30 tahun itu pun kabarnya hanya tinggal menunggu pengesahan.
Belakangan hubungan Van Dijk dengan pihak klub Adelaide United maupun John Cosmina mulai retak atau tidak harmonis. Jika tak ada aral melintang, Van Dijk bakal berkostum biru Maung Bandung, awal tahun depan atau bersamaan dengan dibukanya bursa transfer tahap II di kompetisi Liga Australia.
Van Dijk, bahkan kabarnya lebih suka memikirkan jalan pergi dari Reds –julukan Adelaide United- ketimbang bertahan dan memikirkan gelar A-League bersama klub besutan pelatih John Cosmina tersebut.
Menurutnya ia sudah memiliki gambaran apa yang mesti dilakukan agar kemampuan Van Dijk bisa dimaksimalkan dan kontribusi positif Dzumafo terhadap tim tidak berhenti atau sia-sia karena kehadiran Van Dijk yang diatas kertas secara kualitas layak mendapatkan satu tempat di tim inti Maung Bandung.
Pelatih yang akrab disapa Djanur itu, justru memandang sektor depan Persib bakal variatif dan menjanjikan kinerja lebih tajam. Apalagi ia melihat karakter permainan Van Dijk dan Dzumafo, tidak bisa disebut sama.
“Keduanya memiliki karakter berbeda. Dzumafo lebih cenderung masuk kategori striker pekerja. Dia mau bekerja menjemput bola, walaupun postur tubuhnya tinggi besar tapi kemampuannya dalam melakukan drible dan keeping bola cukup baik. Sementara Van Dijk, karakternya lebih ke eksekutor,” terang Djanur, Rabu (12/12/2012).
Van Dijk sendiri belakangan kian santer diberitakan bakal merapat ke Persib setelah proses negosiasi yang dilakukan kubu Maung Bandung sejauh ini dikabarkan berjalan mulus dan menemui titik terang. Terlebih proses naturalisasi pemain berusia 30 tahun itu pun kabarnya hanya tinggal menunggu pengesahan.
Belakangan hubungan Van Dijk dengan pihak klub Adelaide United maupun John Cosmina mulai retak atau tidak harmonis. Jika tak ada aral melintang, Van Dijk bakal berkostum biru Maung Bandung, awal tahun depan atau bersamaan dengan dibukanya bursa transfer tahap II di kompetisi Liga Australia.
Van Dijk, bahkan kabarnya lebih suka memikirkan jalan pergi dari Reds –julukan Adelaide United- ketimbang bertahan dan memikirkan gelar A-League bersama klub besutan pelatih John Cosmina tersebut.
(akr)