Rendall Munroe gantung sarung tinju
Kamis, 13 Desember 2012 - 19:13 WIB
Rendall Munroe gantung sarung tinju
A
A
A
Sindonews.com - Mantan juara kelas super bantam internasional WBA, Rendall Munroe, mengungkapkan bahwa karir tinjunya telah berakhir. Dalam pertarungan terakhirnya di Manchester, bulan lalu, petinju berusia 32 tahun itu menderita kekalahan dari Scott Quigg.
Sejak kekalahan yang membuatnya kehilangan gelarnya itu, Munroe terus mempertimbangkan keinginannya untuk menggantung sarung tinju. Petinju berjuluk 2 Tone itu sudah merasa sudah terlalu tua. Sehingga ia sempat dikanvaskan sebanyak dua kali oleh Quigg, sebelum akhirnya kalah TKO di ronde keenam. Duel melawan Quigg itu sendiri merupakan pertandingan ulang, setelah pertemuan pertama mereka berakhir dengan teknikal draw pada Juni lalu.
Pemilik rekor 24 menang (10KO), tiga kali kalah, dan sekali imbang itu memenangkan gelar super bantam Eropa pada empat tahun lalu, ketika mengalahkan Kiko Martinez. Lalu dua tahun lalu, saat bertemu Toshiaki Nishioka dalam duel gelar WBC, ia menderita kekalahan poin. Dan kekalahan itu merupakan kekalahan untuk kali kedua dalam karirnya.
"Saya selalu positif dan berpikir ke depan dan saya sudah memiliki karir yang hebat. Saya 100 persen bangga dengan apa yang telah saya lakukan. Saya pernah menjadi juara Inggris, Commonwealth, Eropa dan internasional WBA, dan saya merupakan penantang gelar juara dunia," jelas Munroe, dikutip Sky Sports, Kamis (13/12).
Sejak kekalahan yang membuatnya kehilangan gelarnya itu, Munroe terus mempertimbangkan keinginannya untuk menggantung sarung tinju. Petinju berjuluk 2 Tone itu sudah merasa sudah terlalu tua. Sehingga ia sempat dikanvaskan sebanyak dua kali oleh Quigg, sebelum akhirnya kalah TKO di ronde keenam. Duel melawan Quigg itu sendiri merupakan pertandingan ulang, setelah pertemuan pertama mereka berakhir dengan teknikal draw pada Juni lalu.
Pemilik rekor 24 menang (10KO), tiga kali kalah, dan sekali imbang itu memenangkan gelar super bantam Eropa pada empat tahun lalu, ketika mengalahkan Kiko Martinez. Lalu dua tahun lalu, saat bertemu Toshiaki Nishioka dalam duel gelar WBC, ia menderita kekalahan poin. Dan kekalahan itu merupakan kekalahan untuk kali kedua dalam karirnya.
"Saya selalu positif dan berpikir ke depan dan saya sudah memiliki karir yang hebat. Saya 100 persen bangga dengan apa yang telah saya lakukan. Saya pernah menjadi juara Inggris, Commonwealth, Eropa dan internasional WBA, dan saya merupakan penantang gelar juara dunia," jelas Munroe, dikutip Sky Sports, Kamis (13/12).
(nug)