Maloney: Februari, Price siap hadapi Thompson
Jum'at, 14 Desember 2012 - 05:59 WIB
Maloney: Februari, Price siap hadapi Thompson
A
A
A
Sindonews.com - Promotor tinju Frank Maloney, telah mengkonfirmasi apabila David Price siap menjalani pertarungan menghadapi petinju veteran asal Amerika Serikat, Tony Thompson di Echo Arena, Liverpool pada 2 Februari 2013 mendatang. Menurutnya jika juara kelas berat Inggris dan Commonwealth itu ingin meningkatkan reputasinya agar terus berkembang di dunia tinju, maka Price harus menghadapi Thompson.
"Ini pertarungan yang bagus. Nampaknya, pertarungan ini akan membawa harga melonjak. Sebab, masyarakat Inggris ingin melihat kembali petinju mereka bertarung," kata Maloney seperti dilansir SportsMole, Jumat (14/12/2012).
Sebelumnya, keinginan untuk bertarung melawan Thompson sudah mulai dikatakannya usai mempertahankan gelar juara kelas berat Inggris dan Commonwealth ketika mengkanvaskan Matt Skelton hanya dalam waktu 2 menit 56 detik di ronde kedua pada bulan lalu. Pertarungan ini lebih lama dibandingkan saat menghadapi Audley Harrison yang hanya memakan waktu 82 detik. Sejauh ini usai mengalahkan Skelton, Price terus memperpanjang raihan rekor tak terkalahkannya menjadi 15-0 dengan 13 TKO.
"Saya yakin kami memiliki seni untuk mengembangkan dunia tinju kelas berat Inggris," terang Maloney.
"Ini pertarungan yang bagus. Nampaknya, pertarungan ini akan membawa harga melonjak. Sebab, masyarakat Inggris ingin melihat kembali petinju mereka bertarung," kata Maloney seperti dilansir SportsMole, Jumat (14/12/2012).
Sebelumnya, keinginan untuk bertarung melawan Thompson sudah mulai dikatakannya usai mempertahankan gelar juara kelas berat Inggris dan Commonwealth ketika mengkanvaskan Matt Skelton hanya dalam waktu 2 menit 56 detik di ronde kedua pada bulan lalu. Pertarungan ini lebih lama dibandingkan saat menghadapi Audley Harrison yang hanya memakan waktu 82 detik. Sejauh ini usai mengalahkan Skelton, Price terus memperpanjang raihan rekor tak terkalahkannya menjadi 15-0 dengan 13 TKO.
"Saya yakin kami memiliki seni untuk mengembangkan dunia tinju kelas berat Inggris," terang Maloney.
(akr)