Pemain PSMS belum dikontrak, Suimin redam gejolak
Jum'at, 14 Desember 2012 - 17:57 WIB
Pemain PSMS belum dikontrak, Suimin redam gejolak
A
A
A
Sindonews.com - Tiga bulan sejak menjalani proses seleksi hingga pemusatan latihan, skuad PSMS Medan besutan pelatih Suimin Diharja belum juga mendapatkan ikatan kontrak. Seharusnya, kontrak pemain dijadwalkan sudah dilakukan pekan lalu. Namun, hingga Jumat (14/12) tetap tidak ada penekenan kontrak.
Kendati demikian, Suimin Diharja tetap menggelar latihan persiapan. Tidak tanggung-tanggung, beberapa kali latihan digelar pagi-sore. Hanya Kamis (13/12) dan kemarin, latihan hanya digelar pagi hari. "Pemain cukup semangat dalam latihan. Saya sangat senang dengan motivasi yang mereka miliki," ujar Suimin dikonfirmasi.
Kondisi kondusif yang terjadi di PSMS bukan tanpa masalah. Namun, kendekatan yang terjalin antara pelatih dan pemain disinyalir meredam gejolak yang ada. "Ya, kami berupaya memberikan semangat dan motivasi kepada pemain, karena kami dan pemain di posisi yang sama, sedang menanti juga," kata Suimin.
Suimin sebagai pelatih, hanya bisa berharap, kondisi tersebut tidak berlangsung lama. "Harapannya, manajemen bisa memikirkan ini dan memberikan solusinya" ungkapnya.
Kondisi tersebut disinyalir membuat salah satu pemain, Wijay, tidak lagi mengikuti latihan sejak pekan lalu. Wijay yang menjadi salah satu emain rekomendasi Suimin, berdasarkan informasi, tidak mengikuti latihan sebelum adanya kontrak.
Sebelumnya, Chief Executive Officer (CEO) PSMS, Alexander Gho menyatakan, negosiasi kontrak akan digelar akhir pekan lalu, namun, lantaran dirinya dan Ketua Umum PSMS, Indra Sakti Harahap berada di Jakarta untuk mengikuti Kongres KPSI. Selanjutnya, negosiasi dijadwalkan digelar Kamis (113/12), walau akhirnya kembali dibatalkan. Kemarin, penjadwalan kontrak kembali dilakukan, sayang, batal lagi.
Beberapa pemain sempat mengungkapkan ekspresi harapan mereka dengan menyanyikan lagu yang mengadopsi lagu Garuda di Dadaku kemarin pagi usai latihan di Stadion Kebun Bunga. Namun, di akhir bait, yang seharusnya berbunyi, Ku yakin hari ini pasti menang menjadi, "Ku yakin, hari ini pasti kontrak".
Alexander Gho yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan menjadwalkan penandatanganan kontrak pemain besok. "Ya, kami pikir besok saja, karena ketua umum juga lagi kurang sehat. Saya sudah bicarakan ini dengan manajer, untuk kepastiannya bisa tanya dia," ujar Alexander.
Dijadwalkan, pembicaraan akan dilakukan di rumah makan saat jam makan siang. "Kemungkinan besok kalau jadi di rumah makan Garuda sekalian makan siang. Kemungkinan besar bisa pelatih dulu atau pemain dulu. Kalaupun pemain tidak semua, paling lima pemain dulu," ungkapnya.
Sementara itu, Ketum PSMS versi Indra Sakti tidak tidak berhasil dikonfirmasi karena teleponnya tak aktif. Sedangkan manajer PSMS, Bachrumsyah Nasution, tidak menjawab telepon, kendati ada nada sambung.
Kendati demikian, Suimin Diharja tetap menggelar latihan persiapan. Tidak tanggung-tanggung, beberapa kali latihan digelar pagi-sore. Hanya Kamis (13/12) dan kemarin, latihan hanya digelar pagi hari. "Pemain cukup semangat dalam latihan. Saya sangat senang dengan motivasi yang mereka miliki," ujar Suimin dikonfirmasi.
Kondisi kondusif yang terjadi di PSMS bukan tanpa masalah. Namun, kendekatan yang terjalin antara pelatih dan pemain disinyalir meredam gejolak yang ada. "Ya, kami berupaya memberikan semangat dan motivasi kepada pemain, karena kami dan pemain di posisi yang sama, sedang menanti juga," kata Suimin.
Suimin sebagai pelatih, hanya bisa berharap, kondisi tersebut tidak berlangsung lama. "Harapannya, manajemen bisa memikirkan ini dan memberikan solusinya" ungkapnya.
Kondisi tersebut disinyalir membuat salah satu pemain, Wijay, tidak lagi mengikuti latihan sejak pekan lalu. Wijay yang menjadi salah satu emain rekomendasi Suimin, berdasarkan informasi, tidak mengikuti latihan sebelum adanya kontrak.
Sebelumnya, Chief Executive Officer (CEO) PSMS, Alexander Gho menyatakan, negosiasi kontrak akan digelar akhir pekan lalu, namun, lantaran dirinya dan Ketua Umum PSMS, Indra Sakti Harahap berada di Jakarta untuk mengikuti Kongres KPSI. Selanjutnya, negosiasi dijadwalkan digelar Kamis (113/12), walau akhirnya kembali dibatalkan. Kemarin, penjadwalan kontrak kembali dilakukan, sayang, batal lagi.
Beberapa pemain sempat mengungkapkan ekspresi harapan mereka dengan menyanyikan lagu yang mengadopsi lagu Garuda di Dadaku kemarin pagi usai latihan di Stadion Kebun Bunga. Namun, di akhir bait, yang seharusnya berbunyi, Ku yakin hari ini pasti menang menjadi, "Ku yakin, hari ini pasti kontrak".
Alexander Gho yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan menjadwalkan penandatanganan kontrak pemain besok. "Ya, kami pikir besok saja, karena ketua umum juga lagi kurang sehat. Saya sudah bicarakan ini dengan manajer, untuk kepastiannya bisa tanya dia," ujar Alexander.
Dijadwalkan, pembicaraan akan dilakukan di rumah makan saat jam makan siang. "Kemungkinan besok kalau jadi di rumah makan Garuda sekalian makan siang. Kemungkinan besar bisa pelatih dulu atau pemain dulu. Kalaupun pemain tidak semua, paling lima pemain dulu," ungkapnya.
Sementara itu, Ketum PSMS versi Indra Sakti tidak tidak berhasil dikonfirmasi karena teleponnya tak aktif. Sedangkan manajer PSMS, Bachrumsyah Nasution, tidak menjawab telepon, kendati ada nada sambung.
(aww)