Jateng cari bibit potensial melalui kompetisi SSB
Jum'at, 14 Desember 2012 - 20:03 WIB
Jateng cari bibit potensial melalui kompetisi SSB
A
A
A
Sindonews.com - Sekum PSSI Jateng Johar Lin Eng berharap, pembinaan Sekolah Sepak Bola (SSB) di Jawa Tengah terus ditingkatkan. Tujuannya untuk menghasilkan pemain-pemain sepak bola profesional yang mampu berkiprah komptisi tertinggi di Indonesia maupun Internasional.
Salah satu pembinaan yang bisa dilakukan menurut Johar adalah dengan rutin mengikuti atau mengadakan kompetisi antar SSB. ''Dengan adanya kompetisi antar SSB juga termasuk pembinaan untuk para siswa SSB,” kata Johar setelah membuka turnamen Soccer School Indonesia (SSI) Arsenal di Stadion Jatidiri, Jumat (14/12).
Dia mengaku, di Jawa Tengah sebenarnya memiliki banyak talenta sepak bola yang berkualitas dan mampu bersaing dalam kompetisi tertinggi di Indonesia. Namun sayang, selama ini pembinaan masih kurang memadai dan kurang begitu intensif.
Padahal menurutnya, pembinaan melalui SSB adalah salah satu pondasi awal untuk membentuk pemain yang profesional. ”Semua pemain Nasional, adalah jebolan SSB. Saya berharap kepada SSB-SSB yang ada di Jateng untuk semakin meningkatkan pembinaan,''tandasnya.
Direktur SSI Arsenal Semarang Anggoro Mardi Husodo, mengatakan dalam turnamen yang digelar untuk pertama kalinya bagi SSI Arsenal Semarang diselenggaran selama dua hari mulai Jum’at (14/12) diikuti oleh 20 SSB Se-Jateng yang dibagi dalam dua kelompok umur. Sepuluh tim mengikuti KU-9 dan sepuluh lagi mengikuti KU-13.
Beberapa yang ambil bagian di antaranya ASSBI Purworejo, Putra Mandiri, Brajamusti, Persip Pekalongan, Rantai Baja, SSS, Apac Inti dan SSI Arsenal sebagai tuan rumah.
Dia mengatakan, turnamen yang berlangsung hingga Sabtu (15/12), menunjukkan SSI Arsenal Semarang aktif menggelar kegiatan pembinaan. Dia berharap dapat muncul pemain potensial, yang nantinya menjadi andalan daerah masing-masing dan mampu tampil di kancah sepak bola profesional.
''Melalui turnamen ini para siswa SSB bisa mengaplikasikan latihan yang telah diterima. Bagi pelatih bisa melihat hasil latihan sehingga bisa melihat kekurangan dan kelebihannya,”katanya.
Dia mengungkapkan, selain memberikan wadah pemain muda berkompetisi, SSI Arsenal juga ingin mengajarkan cara bermain sepak bola yang baik dan benar. Yakni mengacu pada aturan FIFA.
Salah satu pembinaan yang bisa dilakukan menurut Johar adalah dengan rutin mengikuti atau mengadakan kompetisi antar SSB. ''Dengan adanya kompetisi antar SSB juga termasuk pembinaan untuk para siswa SSB,” kata Johar setelah membuka turnamen Soccer School Indonesia (SSI) Arsenal di Stadion Jatidiri, Jumat (14/12).
Dia mengaku, di Jawa Tengah sebenarnya memiliki banyak talenta sepak bola yang berkualitas dan mampu bersaing dalam kompetisi tertinggi di Indonesia. Namun sayang, selama ini pembinaan masih kurang memadai dan kurang begitu intensif.
Padahal menurutnya, pembinaan melalui SSB adalah salah satu pondasi awal untuk membentuk pemain yang profesional. ”Semua pemain Nasional, adalah jebolan SSB. Saya berharap kepada SSB-SSB yang ada di Jateng untuk semakin meningkatkan pembinaan,''tandasnya.
Direktur SSI Arsenal Semarang Anggoro Mardi Husodo, mengatakan dalam turnamen yang digelar untuk pertama kalinya bagi SSI Arsenal Semarang diselenggaran selama dua hari mulai Jum’at (14/12) diikuti oleh 20 SSB Se-Jateng yang dibagi dalam dua kelompok umur. Sepuluh tim mengikuti KU-9 dan sepuluh lagi mengikuti KU-13.
Beberapa yang ambil bagian di antaranya ASSBI Purworejo, Putra Mandiri, Brajamusti, Persip Pekalongan, Rantai Baja, SSS, Apac Inti dan SSI Arsenal sebagai tuan rumah.
Dia mengatakan, turnamen yang berlangsung hingga Sabtu (15/12), menunjukkan SSI Arsenal Semarang aktif menggelar kegiatan pembinaan. Dia berharap dapat muncul pemain potensial, yang nantinya menjadi andalan daerah masing-masing dan mampu tampil di kancah sepak bola profesional.
''Melalui turnamen ini para siswa SSB bisa mengaplikasikan latihan yang telah diterima. Bagi pelatih bisa melihat hasil latihan sehingga bisa melihat kekurangan dan kelebihannya,”katanya.
Dia mengungkapkan, selain memberikan wadah pemain muda berkompetisi, SSI Arsenal juga ingin mengajarkan cara bermain sepak bola yang baik dan benar. Yakni mengacu pada aturan FIFA.
(aww)