Paksa Tyson bertarung, Maloney minta maaf
Jum'at, 14 Desember 2012 - 20:12 WIB
Paksa Tyson bertarung, Maloney minta maaf
A
A
A
Sindonews.com - Promotor David Price, Frank Maloney, menyampaikan permintaan maafnya terhadap Tyson Fury. Pasalnya, dia terus-menerus menguber Fury untuk menjalani kontes kelas berat dengan Price. Sehingga hal itu membuat pihak Fury marah terhadapnya.
Sebelumnya, kedua belah pihak telah terlibat dalam perang kata-kata, dan pada minggu lalu, promotor Fury, Mick Hennessy mengklaim bahwa komentar yang disampaikan Maloney menjadi satu-satunya batu sandungan untuk menggelar showdown kelas berat yang dinanti publik Inggris itu.
Karena kedua belah pihak terus berseteru dan membuat pertarungan semakin menjauh. Maka pihak Dewan Tinju Inggris (BBoBC) pun memberikan undangan untuk menawarkan dilaksanakannya pertarungan itu dalam waktu dekat atau sekitar awal 2013. Sesaat setelah itu, Maloney menegaskan bahwa pihak Fury akan mencari alasan."Apakah pertarungan ini bisa terlaksana? Seharusnya ini dilaksanakan untuk publik. Kami bersedia untuk duduk dan bernegosiasi,"kata Maloney kepada Sky Sports, Jumat (14/12).
"Jika Mick Hennessy menginginkan saya untuk meminta maaf atas pernyataan saya tentang Fury Tyson dan itu akan membantu membuat pertarungan bisa dilangsungkan, maka saya minta maaf," sambungnya.
Maloney juga sempat membandingkan Hennessy dengan perilaku promotor lain, Rock Newman. Pada 1993, Newman terkesan mencegah petinjunya, Riddick Bowe, untuk bertarung dengan petinju kelas berat Inggris saat itu, Lennox Lewis.
"Jika Anda tidak ingin bertarung, maka jujurlah. ​​Berurusan dengan Mick Hennessy adalah seperti reinkarnasi Rock Newman dan Riddick Bowe. Mereka tidak ingin berkelahi dan saya tidak mau menyalahkan mereka. Mereka akan mendapatkan pukulan dan mereka tidak akan mendapatkan kesempatan berduel untuk gelar juara dunia."
Menurutnya, mungkin Price akan membiarkan Fury bertarung untuk gelar juara dunia setelah Price menjadi juara dunia. "David akan bertarung pada 2 Februari melawan Tony Thompson di Echo Arena di Liverpool. Itu akan menaikkan pamornya dan bisa menjualnya dalam beberapa waktu minggu ke depan."
Sebelumnya, kedua belah pihak telah terlibat dalam perang kata-kata, dan pada minggu lalu, promotor Fury, Mick Hennessy mengklaim bahwa komentar yang disampaikan Maloney menjadi satu-satunya batu sandungan untuk menggelar showdown kelas berat yang dinanti publik Inggris itu.
Karena kedua belah pihak terus berseteru dan membuat pertarungan semakin menjauh. Maka pihak Dewan Tinju Inggris (BBoBC) pun memberikan undangan untuk menawarkan dilaksanakannya pertarungan itu dalam waktu dekat atau sekitar awal 2013. Sesaat setelah itu, Maloney menegaskan bahwa pihak Fury akan mencari alasan."Apakah pertarungan ini bisa terlaksana? Seharusnya ini dilaksanakan untuk publik. Kami bersedia untuk duduk dan bernegosiasi,"kata Maloney kepada Sky Sports, Jumat (14/12).
"Jika Mick Hennessy menginginkan saya untuk meminta maaf atas pernyataan saya tentang Fury Tyson dan itu akan membantu membuat pertarungan bisa dilangsungkan, maka saya minta maaf," sambungnya.
Maloney juga sempat membandingkan Hennessy dengan perilaku promotor lain, Rock Newman. Pada 1993, Newman terkesan mencegah petinjunya, Riddick Bowe, untuk bertarung dengan petinju kelas berat Inggris saat itu, Lennox Lewis.
"Jika Anda tidak ingin bertarung, maka jujurlah. ​​Berurusan dengan Mick Hennessy adalah seperti reinkarnasi Rock Newman dan Riddick Bowe. Mereka tidak ingin berkelahi dan saya tidak mau menyalahkan mereka. Mereka akan mendapatkan pukulan dan mereka tidak akan mendapatkan kesempatan berduel untuk gelar juara dunia."
Menurutnya, mungkin Price akan membiarkan Fury bertarung untuk gelar juara dunia setelah Price menjadi juara dunia. "David akan bertarung pada 2 Februari melawan Tony Thompson di Echo Arena di Liverpool. Itu akan menaikkan pamornya dan bisa menjualnya dalam beberapa waktu minggu ke depan."
(nug)