Mantapkan kerja sama, pertajam finishing touch
Jum'at, 14 Desember 2012 - 22:04 WIB
Mantapkan kerja sama, pertajam finishing touch
A
A
A
Sindonews.com - Seluruh penggawa Sriwijaya FC (SFC) pagi ini langsung bertolak ke Solo dengan kekuatan 18 pemain. Namun, sebelum berangkat, Jumat sore (14/12), pelatih Kas Hartadi tetap menginstruksi anak asuhnya untuk berlatih.
''Saya sengaja tetap memberikan program latihan sebelum berangkat. Bahkan setelah nanti sampai di hotel Premier Solo, Sabtu sorenya juga tetap latihan lagi, untuk menjajal lapangan Stadion Manahan,” ungkap pelatih kepala SFC, Kas Hartadi.
Menurut Kas, meskipun Mahyadi Panggabean masih cedera hamstring dan Taufik Kasrun terkena akumulasi kartu, namun tetap dimasukkan dalam daftar cadangan. ''Kita juga kan tidak hanya bermain di semifinal, tapi untuk pemantapan tim utama. Mudah-mudahan cedera Mahyadi tidak terlalu lama pulihnya,” kata Kas.
Dengan 18 pemain tersebut, mantan asisten Ivan Venkov Kolev itu menuturkan, tetap akan menerapkan strategi seperti saat menghadapi Singo Edan-julukan Arema, ketika bentrok di Kanjuruhan Malang, pada laga uji coba.
''Ini kali kedua kami bertemu Arema sebelum masuk kompetisi. Artinya kami sudah lebih dulu terbiasa menghadapi mereka. Jadi, saya berharap seluruh pemain bisa menghatasi pertandingan nanti dengan sabar dan tetap percaya diri,” ujarnya.
Pada latihan sore kemain di Stadion Gelora Sriwijaya sebelum bertolak ke Solo pagi ini, seluruh pemain tampak fresh dan masih dalam suasana harmonis. Sang nakhoda pun tidak menjejali latihan yang begitu berat kepada Ferry Rotinsulu dan kawan-kawan.
''Kita tinggal menambah dan memoles pematangan kerja sama dan finishing touch. Ini sangat sederhana, tapi situasi latihan sangat jauh berbeda dengan pertandingan nyata. Mereka harus lebih cepat lagi,” tandasnya.
Sementara penjaga gawang utama SFC, Ferry Rotinsulu menambahkan, bahwa dirinya maupun pemain lain tidak terlalu dipusingkan dengan target. Tapi bagaimana mereka harus bermain baik dan menjaga jangan sampai kebobolan.
''Setiap tim itukan pasti menginginkan menang dan mencapai target. Tapi semua kembali kepada pemain, karena yang paling penting kami harus bermain secara tim, bermain lepas dan tenang,” pungkas pemilik nomor punggung 12 ini.
Pemain Sriwijaya FC:
Ferry Rotinsulu, Rivky Mokodompit, Taufik Kasrun, Diogo Santos, Ambul Rahman, Mahyadi Panggabean, Ahmad Jufrianto, Ponaryo Astaman, Ali Khadaffi, Boakay Eddy Foday, Sultan Samma, Fachrudin, Dodok Anang, Sobran, Imanuel Fatwa, Tantan, Khoirul Huda, dan Lintang.
''Saya sengaja tetap memberikan program latihan sebelum berangkat. Bahkan setelah nanti sampai di hotel Premier Solo, Sabtu sorenya juga tetap latihan lagi, untuk menjajal lapangan Stadion Manahan,” ungkap pelatih kepala SFC, Kas Hartadi.
Menurut Kas, meskipun Mahyadi Panggabean masih cedera hamstring dan Taufik Kasrun terkena akumulasi kartu, namun tetap dimasukkan dalam daftar cadangan. ''Kita juga kan tidak hanya bermain di semifinal, tapi untuk pemantapan tim utama. Mudah-mudahan cedera Mahyadi tidak terlalu lama pulihnya,” kata Kas.
Dengan 18 pemain tersebut, mantan asisten Ivan Venkov Kolev itu menuturkan, tetap akan menerapkan strategi seperti saat menghadapi Singo Edan-julukan Arema, ketika bentrok di Kanjuruhan Malang, pada laga uji coba.
''Ini kali kedua kami bertemu Arema sebelum masuk kompetisi. Artinya kami sudah lebih dulu terbiasa menghadapi mereka. Jadi, saya berharap seluruh pemain bisa menghatasi pertandingan nanti dengan sabar dan tetap percaya diri,” ujarnya.
Pada latihan sore kemain di Stadion Gelora Sriwijaya sebelum bertolak ke Solo pagi ini, seluruh pemain tampak fresh dan masih dalam suasana harmonis. Sang nakhoda pun tidak menjejali latihan yang begitu berat kepada Ferry Rotinsulu dan kawan-kawan.
''Kita tinggal menambah dan memoles pematangan kerja sama dan finishing touch. Ini sangat sederhana, tapi situasi latihan sangat jauh berbeda dengan pertandingan nyata. Mereka harus lebih cepat lagi,” tandasnya.
Sementara penjaga gawang utama SFC, Ferry Rotinsulu menambahkan, bahwa dirinya maupun pemain lain tidak terlalu dipusingkan dengan target. Tapi bagaimana mereka harus bermain baik dan menjaga jangan sampai kebobolan.
''Setiap tim itukan pasti menginginkan menang dan mencapai target. Tapi semua kembali kepada pemain, karena yang paling penting kami harus bermain secara tim, bermain lepas dan tenang,” pungkas pemilik nomor punggung 12 ini.
Pemain Sriwijaya FC:
Ferry Rotinsulu, Rivky Mokodompit, Taufik Kasrun, Diogo Santos, Ambul Rahman, Mahyadi Panggabean, Ahmad Jufrianto, Ponaryo Astaman, Ali Khadaffi, Boakay Eddy Foday, Sultan Samma, Fachrudin, Dodok Anang, Sobran, Imanuel Fatwa, Tantan, Khoirul Huda, dan Lintang.
(aww)