Persebaya orbitkan tujuh penerus Andik Vermansyah
Senin, 17 Desember 2012 - 19:29 WIB
Persebaya orbitkan tujuh penerus Andik Vermansyah
A
A
A
Sindoneww.com - Tradisi Persebaya dalam melahirkan rising star tampaknya tetap akan terjaga. Sebab, tujuh pemain muda siap diorbitkan dalam kompetisi Indonesian Primer League (IPL) musim depan.
Hingga kini, Persebaya sudah resmi memiliki 29 pemain. Meski pintu perburuan pemain belum ditutup, hampir pasti tim berjuluk Bleduk Ijo tidak lagi menambah jumlah pemain. Dari 29 pemain itu, 11 di antaranya merupakan penggawa baru.
Dari 11 pemain baru, tujuh di antaranya merupakan pemain muda yang baru menginjak karier sebagai pemain profesional. Yaitu kiper Fafa Tarista, Ambite Dolus Cahyana, M Sholikin (belakang), Bima Ragil (gelandang), Wage Dwi Aryo dan Pradibtya Galuh (striker).
Direkutnya tujuh pemain muda ini sebenarnya di luar dugaan. Sebab, sebelumnya Pelatih Persebaya Ibnu Grahan sempat mengatakan kemungkinan hanya sekitar lima pemain baru dari kompetisi internal yang diambil. "Mereka paling layak untuk kita orbitkan musim depan dan di semua lini kita sisipkan pemain muda, " ujarnya.
Diharapkan Ibnu, dari tujuh pemain baru ini akan yang bersinar musim depan. "Memang tidak mudah untuk mencetak pemain andal. Faktor mental juga akan berpengaruh besar, apakah mereka mampu menghadapi tekanan di kompetisi resmi dan profesional. Bukan hanya sekadar kualitas, " ucapnya.
Peluang tujuh pemain mudah berkibar musim depan, tampaknya akan lebih terbuka bagi striker, Wage Dwi Aryo dan Pradibtyo Galuh. Sebab, dari uji coba terakhir, Ibnu Grahan lebih senang mengembalikan posisi Andik ke awal, sebagai gelandang serang.
Sedangkan di lini depan, dari stok empat striker yang ada, Wage dan Galuh harus bersaing dengan Fernando Soler dan Aris "Sichan" Tuansyah. Posisi Soler hampir pasti tidak bisa digusur. Sedangkan Sinchan masih berpotensi tergusur. Sebab, musim lalu dia hanya berposisi sebagai pemain pengganti saat membela Persela Lamongan.
Sementara di lini belakang, peluang Ambite Dolus Cahyana untuk bisa mendapatkan kesempatan tampil relatif sulit. Sebab, cukup banyak pemain berpengalaman yang akan menjadi tembok pertahanan. Seperti Mat Halil, Erol Iba, Yusuf Hamzah, Jefri Prasetyo, Rivelino Ardiles dan dua pemain Timnas U-23, Nurmufidfastabiqul Khoirot dan Danny Saputra.
Selain itu, musim ini, Persebaya juga merekut pemain senior asal Persibo Harry Saputra dan masih ada pemain asing baru Goran Gancev, Di lini tengah, Bima Ragil dan Sholikin juga harus pandai mencuri kesempatan karena seniornya sulit digusur. "Semua pemain punya kesempatan, saya tidak akan membedakan. Karena sudah berbaju Persebaya, mereka harus siap, " ucapnya.
Di beberapa laga uji coba, faktor mental memang akan menjadi persoalan bagi pemain muda musim depan. Salah satu contohnya, Bima Ragil seperti demam panggung saat bermain dengan Andik Vermasnyah dalam laga uji coba terakhir melawan tim internal El Faza. "Saya tetap yakin mereka akan bisa adapatasi meski harus melalui proses," tandasnya.
Kandidat Rising Star Persebaya
Fafa Tarista (Kiper)
Belakang
Ambite Dolus Cahyana
Tengah:
M Sholikin, Bima Ragil Satria Rakasiwi
Depan:
Wage Dwi Aryo, Pradibtya Galuh
Hingga kini, Persebaya sudah resmi memiliki 29 pemain. Meski pintu perburuan pemain belum ditutup, hampir pasti tim berjuluk Bleduk Ijo tidak lagi menambah jumlah pemain. Dari 29 pemain itu, 11 di antaranya merupakan penggawa baru.
Dari 11 pemain baru, tujuh di antaranya merupakan pemain muda yang baru menginjak karier sebagai pemain profesional. Yaitu kiper Fafa Tarista, Ambite Dolus Cahyana, M Sholikin (belakang), Bima Ragil (gelandang), Wage Dwi Aryo dan Pradibtya Galuh (striker).
Direkutnya tujuh pemain muda ini sebenarnya di luar dugaan. Sebab, sebelumnya Pelatih Persebaya Ibnu Grahan sempat mengatakan kemungkinan hanya sekitar lima pemain baru dari kompetisi internal yang diambil. "Mereka paling layak untuk kita orbitkan musim depan dan di semua lini kita sisipkan pemain muda, " ujarnya.
Diharapkan Ibnu, dari tujuh pemain baru ini akan yang bersinar musim depan. "Memang tidak mudah untuk mencetak pemain andal. Faktor mental juga akan berpengaruh besar, apakah mereka mampu menghadapi tekanan di kompetisi resmi dan profesional. Bukan hanya sekadar kualitas, " ucapnya.
Peluang tujuh pemain mudah berkibar musim depan, tampaknya akan lebih terbuka bagi striker, Wage Dwi Aryo dan Pradibtyo Galuh. Sebab, dari uji coba terakhir, Ibnu Grahan lebih senang mengembalikan posisi Andik ke awal, sebagai gelandang serang.
Sedangkan di lini depan, dari stok empat striker yang ada, Wage dan Galuh harus bersaing dengan Fernando Soler dan Aris "Sichan" Tuansyah. Posisi Soler hampir pasti tidak bisa digusur. Sedangkan Sinchan masih berpotensi tergusur. Sebab, musim lalu dia hanya berposisi sebagai pemain pengganti saat membela Persela Lamongan.
Sementara di lini belakang, peluang Ambite Dolus Cahyana untuk bisa mendapatkan kesempatan tampil relatif sulit. Sebab, cukup banyak pemain berpengalaman yang akan menjadi tembok pertahanan. Seperti Mat Halil, Erol Iba, Yusuf Hamzah, Jefri Prasetyo, Rivelino Ardiles dan dua pemain Timnas U-23, Nurmufidfastabiqul Khoirot dan Danny Saputra.
Selain itu, musim ini, Persebaya juga merekut pemain senior asal Persibo Harry Saputra dan masih ada pemain asing baru Goran Gancev, Di lini tengah, Bima Ragil dan Sholikin juga harus pandai mencuri kesempatan karena seniornya sulit digusur. "Semua pemain punya kesempatan, saya tidak akan membedakan. Karena sudah berbaju Persebaya, mereka harus siap, " ucapnya.
Di beberapa laga uji coba, faktor mental memang akan menjadi persoalan bagi pemain muda musim depan. Salah satu contohnya, Bima Ragil seperti demam panggung saat bermain dengan Andik Vermasnyah dalam laga uji coba terakhir melawan tim internal El Faza. "Saya tetap yakin mereka akan bisa adapatasi meski harus melalui proses," tandasnya.
Kandidat Rising Star Persebaya
Fafa Tarista (Kiper)
Belakang
Ambite Dolus Cahyana
Tengah:
M Sholikin, Bima Ragil Satria Rakasiwi
Depan:
Wage Dwi Aryo, Pradibtya Galuh
(aww)