Napoli menentang keras hukuman FIGC
Selasa, 18 Desember 2012 - 23:14 WIB
Napoli menentang keras hukuman FIGC
A
A
A
Sindonews.com - Keputusan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) memberikan hukuman berupa pengurangan dua poin dan larangan bermain kepada dua penggawa Napoli terkait keterlibatannya dalam skandal Scommessopoli, mendapat reaksi keras dari jajaran klub. Hal tersebut sebagaimana dilansir pihak tim melalui situs resminya.
"Presiden Aurelio De Laurentiis, pelatih Walter Mazzarri dan seluruh tim yakin bahwa tidak ada pelanggaran dapat dikaitkan dengan SSC Napoli. Napoli tidak setuju dengan keputusan Komite Disiplin Nasional. Setiap keputusan harus dibuat sebelum dimulainya Liga atau di akhir,” tulis keterangan dalam situs resmi klub, Selasa (18/12).
“Sejak tanggal kejadian ini telah ada waktu untuk mengevaluasi dan memutuskan. Kami yakin bahwa hukuman ini tidak benar, kami akan dijamin keadilan yang sejati,” sambungnya.
Diketahui sebelumnya, melalui Komite Disiplin Nasional, klub berbasis di Naples ini mendapat sanksi dua poin dan denda sebesar 70 ribu euro atau sekitar Rp700 juta. Tidak hanya itu, dua pemain Paolo Cannavaro dan Gianluca Grava diskors enam bulan.
Kasus ini terjadi ketika mantan kiper Il Samp, Matteo Gianello mengajak Cannavaro serta Grava untuk ikut berpartisipasi dalam upaya pengaturan skor pertandingan. Namun, permintaan itu ditolak dan keduanya tidak melaporkan hal tersebut ke pihak berwenang. Kedua pemain Napoli tersebut dijatuhi sanksi larangan tanding selama enam bulan, sedangkan Gianello menerima hukuman lebih berat yakni sanksi selama 3 tahun 3 bulan.
"Presiden Aurelio De Laurentiis, pelatih Walter Mazzarri dan seluruh tim yakin bahwa tidak ada pelanggaran dapat dikaitkan dengan SSC Napoli. Napoli tidak setuju dengan keputusan Komite Disiplin Nasional. Setiap keputusan harus dibuat sebelum dimulainya Liga atau di akhir,” tulis keterangan dalam situs resmi klub, Selasa (18/12).
“Sejak tanggal kejadian ini telah ada waktu untuk mengevaluasi dan memutuskan. Kami yakin bahwa hukuman ini tidak benar, kami akan dijamin keadilan yang sejati,” sambungnya.
Diketahui sebelumnya, melalui Komite Disiplin Nasional, klub berbasis di Naples ini mendapat sanksi dua poin dan denda sebesar 70 ribu euro atau sekitar Rp700 juta. Tidak hanya itu, dua pemain Paolo Cannavaro dan Gianluca Grava diskors enam bulan.
Kasus ini terjadi ketika mantan kiper Il Samp, Matteo Gianello mengajak Cannavaro serta Grava untuk ikut berpartisipasi dalam upaya pengaturan skor pertandingan. Namun, permintaan itu ditolak dan keduanya tidak melaporkan hal tersebut ke pihak berwenang. Kedua pemain Napoli tersebut dijatuhi sanksi larangan tanding selama enam bulan, sedangkan Gianello menerima hukuman lebih berat yakni sanksi selama 3 tahun 3 bulan.
(nug)