PSMS seleksi legiun impor di turnamen segitiga
Rabu, 19 Desember 2012 - 18:38 WIB
PSMS seleksi legiun impor di turnamen segitiga
A
A
A
Sindonews.com - Kapan PSMS Medan versi PT LPIS akan memulai seleksi pemain asing? Pertanyaan tersebut terjawab sudah. Rencana turnamen segitiga yang akan digelar 19 Januari 2013 akan dijadikan ajang untuk memantau performa legiun impor PSMS.
"Pemain asing seleksinya di kompetisi itu. Bang Gurning (Abdul Rahman Gurning) sudah mengetahuinya dan dia setuju," ujar Sekretaris Tim PSMS, Sapitra, Rabu (19/12).
Gurning yang dikonfirmasi kemarin mengatakan, seleksi pemain asing lewat kompetisi akan cukup efektif. Kemampuan pemain bisa dilihat lewat pertandingan dan hasilnya bisa lebih akurat.
"Kemampuan pemain akan keluar saat turnamen, seperti mental asli kelihatan. Dan di pertandingan, bisa juga jadi tolak ukur kita untuk menyatakan pemain lulus atau tidak, kendati belum jadi keputusan final," ujar Gurning.
Memang, dirinya mengaku, pertandingan tidak lantas menjadi pertimbangan lolos-tidaknya pemain. "Yang pasti kami mau lihat lagi. Karena ada pemain yang saat turnamen, peruntungannya bagus. Seperti striker, dia asal tendang saja, tapi bisa menvetak gol karena keberuntungannya, walau secara garis besar, kami sudah bisa lihat teknis menyerang dan bertahannya seperti apa," ungkapnya.
Ada beberapa hal krusial lain yang dinilai Gurning bisa terlihat pada pemain asing saat pertandingan. Seperti, inisiatif pemain saat kehilangan bola, komunikasidan kerjasama dengan pemain. "Ada juga pemain yang punya sifat memprovokasi secara negatif, itu harus dilihat juga, kecuali sudah ada pemain yang pernah ikut saya.
Untuk tiga pemain asing yang kemungkinan menjadi kuota maksimal bagi tim Divisi Utama (DU), mantan pelatih PSPS Pekanbaru itu menyatakan, pihaknya butuh waktu seminggu. Gurning yang mengaku sudah memiliki beberapa pemain asing untuk didatangkan, tetap membuka peluang jika manajemen memiliki calon lain, seperti merencanakan kedatangan gelandang asal Uruguay, Esteban Guillen.
"Kalau memang bisa didatangkan kenapa tidak. Yang pasti kalau enggak bagus, dipulangkan. Karena ada pemain yang kendati bagus di salah satu klub, di klub lain belum tentu bagus atau sebaliknya.," ucap eks pelatih Persitara, Gresik United dan PSDS Deliserdang itu.
Posisi mana yang menjadi tempat untuk ketiga pemain asing tersebut. Eks pilar PSMS di era 80 an tersebut menjelaskan, tiga lini, belakang, tengah depan layak diisi pemain asing. Namun, pemain tengah yang diharapkan menjadi bagian PSMS adalah sosok kreator pertahanan dan penyerangan, alias playmaker.
"Di tengah belum ada sosok yang bisa bagi bola. Kamu butuh sekali sosok itu. Kalau mau solid. Sementara di belakang, kami perlu bek tenga asing yang bagus, begitu juga striker," pungkasnya.
"Pemain asing seleksinya di kompetisi itu. Bang Gurning (Abdul Rahman Gurning) sudah mengetahuinya dan dia setuju," ujar Sekretaris Tim PSMS, Sapitra, Rabu (19/12).
Gurning yang dikonfirmasi kemarin mengatakan, seleksi pemain asing lewat kompetisi akan cukup efektif. Kemampuan pemain bisa dilihat lewat pertandingan dan hasilnya bisa lebih akurat.
"Kemampuan pemain akan keluar saat turnamen, seperti mental asli kelihatan. Dan di pertandingan, bisa juga jadi tolak ukur kita untuk menyatakan pemain lulus atau tidak, kendati belum jadi keputusan final," ujar Gurning.
Memang, dirinya mengaku, pertandingan tidak lantas menjadi pertimbangan lolos-tidaknya pemain. "Yang pasti kami mau lihat lagi. Karena ada pemain yang saat turnamen, peruntungannya bagus. Seperti striker, dia asal tendang saja, tapi bisa menvetak gol karena keberuntungannya, walau secara garis besar, kami sudah bisa lihat teknis menyerang dan bertahannya seperti apa," ungkapnya.
Ada beberapa hal krusial lain yang dinilai Gurning bisa terlihat pada pemain asing saat pertandingan. Seperti, inisiatif pemain saat kehilangan bola, komunikasidan kerjasama dengan pemain. "Ada juga pemain yang punya sifat memprovokasi secara negatif, itu harus dilihat juga, kecuali sudah ada pemain yang pernah ikut saya.
Untuk tiga pemain asing yang kemungkinan menjadi kuota maksimal bagi tim Divisi Utama (DU), mantan pelatih PSPS Pekanbaru itu menyatakan, pihaknya butuh waktu seminggu. Gurning yang mengaku sudah memiliki beberapa pemain asing untuk didatangkan, tetap membuka peluang jika manajemen memiliki calon lain, seperti merencanakan kedatangan gelandang asal Uruguay, Esteban Guillen.
"Kalau memang bisa didatangkan kenapa tidak. Yang pasti kalau enggak bagus, dipulangkan. Karena ada pemain yang kendati bagus di salah satu klub, di klub lain belum tentu bagus atau sebaliknya.," ucap eks pelatih Persitara, Gresik United dan PSDS Deliserdang itu.
Posisi mana yang menjadi tempat untuk ketiga pemain asing tersebut. Eks pilar PSMS di era 80 an tersebut menjelaskan, tiga lini, belakang, tengah depan layak diisi pemain asing. Namun, pemain tengah yang diharapkan menjadi bagian PSMS adalah sosok kreator pertahanan dan penyerangan, alias playmaker.
"Di tengah belum ada sosok yang bisa bagi bola. Kamu butuh sekali sosok itu. Kalau mau solid. Sementara di belakang, kami perlu bek tenga asing yang bagus, begitu juga striker," pungkasnya.
(aww)