Demi tanah kelahiran, Levine tinggalkan AS
Kamis, 20 Desember 2012 - 05:31 WIB
Demi tanah kelahiran, Levine tinggalkan AS
A
A
A
Sindonews.com - Pihak Tenis Kanada, Rabu (19/12) waktu setempat, mengumumkan bahwa petenis putra peringkat 104 dunia, Jesse Levine, akan membawa bendera Kanada dan tidak lagi berkompetisi untuk Amerika Serikat (AS).
"Kami sangat senang bahwa Jesse telah memutuskan untuk bermain dengan bendera Kanada," kata Presiden Tenis Kanada, Michael Downey, dalam pernyataan resminya. "Kami percaya dia bisa memperkuat tim Piala Davis kami dan menambah kedalaman daftar kami ketika ia memenuhi syarat untuk bermain."
Namun masih belum bisa dipastikan apakah Federasi Tenis Internasional akan menyetujui peralihan kewarganegaraan Levine, yang memilih mewakili Kanada dalam Piala Davis, ketika Kanada menjalani pertandingan pertama dengan menamu Spanyol di Vancouver, pada Februari nanti.
Petenis kidal berusia 25 tahun itu lahir di Ottawa, dan menghabiskan masa 13 tahun dengan tumbuh di ibu kota Kanada itu, sebelum akhirnya hijrah ke Florida, AS, bersama keluarganya.
Dalam karirnya, Levine mencapai peringkat tertinggi di posisi 69 pada Oktober lalu, dan telah memenangkan 25 pertandingan ATP, tujuh di antaranya di event Grand Slam. Satu-satunya final ATP dijalaninya di nomor ganda dengan pasangannya, Ryan Sweeting, pada 2009 di lapangan tanah liat di Houston, AS. Di Kanada, Levine akan menjadi petenis nomor dua setelah Milos Raonic, yang menempati peringkat 13 dunia.
"Kami sangat senang bahwa Jesse telah memutuskan untuk bermain dengan bendera Kanada," kata Presiden Tenis Kanada, Michael Downey, dalam pernyataan resminya. "Kami percaya dia bisa memperkuat tim Piala Davis kami dan menambah kedalaman daftar kami ketika ia memenuhi syarat untuk bermain."
Namun masih belum bisa dipastikan apakah Federasi Tenis Internasional akan menyetujui peralihan kewarganegaraan Levine, yang memilih mewakili Kanada dalam Piala Davis, ketika Kanada menjalani pertandingan pertama dengan menamu Spanyol di Vancouver, pada Februari nanti.
Petenis kidal berusia 25 tahun itu lahir di Ottawa, dan menghabiskan masa 13 tahun dengan tumbuh di ibu kota Kanada itu, sebelum akhirnya hijrah ke Florida, AS, bersama keluarganya.
Dalam karirnya, Levine mencapai peringkat tertinggi di posisi 69 pada Oktober lalu, dan telah memenangkan 25 pertandingan ATP, tujuh di antaranya di event Grand Slam. Satu-satunya final ATP dijalaninya di nomor ganda dengan pasangannya, Ryan Sweeting, pada 2009 di lapangan tanah liat di Houston, AS. Di Kanada, Levine akan menjadi petenis nomor dua setelah Milos Raonic, yang menempati peringkat 13 dunia.
(nug)