De La Hoya ragu Pacquiao bisa bangkit
Jum'at, 21 Desember 2012 - 15:56 WIB
De La Hoya ragu Pacquiao bisa bangkit
A
A
A
Sindonews.com - Bos Golden Boy Promotions, Oscar De La Hoya, meragukan bahwa Manny Pacquiao bisa sepenuhnya pulih, setelah dipukul KO oleh Juan Manuel Marquez. Menurutnya, jalan untuk sepenuhnya pulih dari kekalahan KO itu benar-benar sangat sulit.
De La Hoya, yang di akhir karirnya mengalami kekalahan TKO di ronde ke-8 dari Pacquiao, masih memberikan kesempatan petinju asal Filipina itu untuk kembali, namun ia juga menambahkan bahwa kerusakan mental tetap akan mempengaruhi Pacquiao. "Itu akan menjadi berjuta-juta pertanyaan, karena secara psikologis, ia akan terus dihantui dengan pukulan tersebut. Dia akan selalu dibayangi pukulan tersebut," tandas De La Hoya, dikutip Boxing Scene, Jumat (21/12).
"Dia akan meragukan dirinya sendiri (dan berkata pada dirinya sendiri), 'mampukah saya melakukan pertarungan lagi?'. Bahkan dalam latihan (ia akan meragukan dirinya sendiri). Sejarah menunjukkan hal tersebut, dan saya tidak mengada-ada," tutur mantan petinju berusia 39 tahun tersebut.
De La Hoya kembali menegaskan bahwa sejarah telah menunjukkan jika tidak mungkin untuk sepenuhnya kembali setelah menderita kalah KO. "Bisakah dia kembali? Jawabannya ada pada dirinya sendiri. Anda bisa melihat Paul Williams. Lalu kembali pada hari ketika Thomas Hearns meng-KO Roberto Duran dan ia mendaratkan pukulan pertama ke wajah lawannya. Anda melihat bagaimana Ricky Hatton tersingkir. Anda bisa melihatnya di sejarah tinju."
De La Hoya, yang di akhir karirnya mengalami kekalahan TKO di ronde ke-8 dari Pacquiao, masih memberikan kesempatan petinju asal Filipina itu untuk kembali, namun ia juga menambahkan bahwa kerusakan mental tetap akan mempengaruhi Pacquiao. "Itu akan menjadi berjuta-juta pertanyaan, karena secara psikologis, ia akan terus dihantui dengan pukulan tersebut. Dia akan selalu dibayangi pukulan tersebut," tandas De La Hoya, dikutip Boxing Scene, Jumat (21/12).
"Dia akan meragukan dirinya sendiri (dan berkata pada dirinya sendiri), 'mampukah saya melakukan pertarungan lagi?'. Bahkan dalam latihan (ia akan meragukan dirinya sendiri). Sejarah menunjukkan hal tersebut, dan saya tidak mengada-ada," tutur mantan petinju berusia 39 tahun tersebut.
De La Hoya kembali menegaskan bahwa sejarah telah menunjukkan jika tidak mungkin untuk sepenuhnya kembali setelah menderita kalah KO. "Bisakah dia kembali? Jawabannya ada pada dirinya sendiri. Anda bisa melihat Paul Williams. Lalu kembali pada hari ketika Thomas Hearns meng-KO Roberto Duran dan ia mendaratkan pukulan pertama ke wajah lawannya. Anda melihat bagaimana Ricky Hatton tersingkir. Anda bisa melihatnya di sejarah tinju."
(nug)