Cunningham: Petinju sejati bisa menangis
Senin, 24 Desember 2012 - 03:46 WIB
Cunningham: Petinju sejati bisa menangis
A
A
A
Sindonews.com - Setelah menderita kekalahan angka tipis atas petinju Polandia, Tomasz Adamek, dalam pertarungan memperebutkan gelar kelas berat Amerika Utara versi IBF, Minggu (23/12) pagi, Steve Cunningham merasa kebingungan untuk melanjutkan masa depannya. "Saya benar-benar tidak tahu apa lagi yang bisa kulakukan," kata petinju asal Pennsylvania, Amerika Serikat itu, dikutip Super Sport, Minggu.
"Apa yang bisa saya katakan? Apa yang bisa saya lakukan? Lelaki sejati menangis dan meneteskan air mata," imbuhnya, setelah kalah dalam pertarungan eliminator untuk gelar kelas berat IBF. "Anda tidak dapat merobohkan lawan Anda. Kami melakukan apa yang kami mampu di atas ring. Saya merasa sedih. Saya tidak bisa menipu hal seperti ini. Ini menyedihkan, man, itu menyedihkan. Ini omong kosong."
"Apa yang perlu dilakukan lagi dalam tinju agar ini tidak terjadi lagi? Ini bukan sebuah permainan," keluhnya.
Kekalahan ini merupakan kekalahan pertama Cunningham dalam dua pertandingan kelas beratnya. Sebelumnya, petinju berusia 36 tahun itu sukses mengalahkan Jason Gavern dalam debutnya di kelas berat, setelah meninggalkan kelas penjelajah. Dan secara keseluruhan, Cunningham telah mebubuhkan rekor 25 kemenangan (12KO) dan lima kali kalah.
"Apa yang bisa saya katakan? Apa yang bisa saya lakukan? Lelaki sejati menangis dan meneteskan air mata," imbuhnya, setelah kalah dalam pertarungan eliminator untuk gelar kelas berat IBF. "Anda tidak dapat merobohkan lawan Anda. Kami melakukan apa yang kami mampu di atas ring. Saya merasa sedih. Saya tidak bisa menipu hal seperti ini. Ini menyedihkan, man, itu menyedihkan. Ini omong kosong."
"Apa yang perlu dilakukan lagi dalam tinju agar ini tidak terjadi lagi? Ini bukan sebuah permainan," keluhnya.
Kekalahan ini merupakan kekalahan pertama Cunningham dalam dua pertandingan kelas beratnya. Sebelumnya, petinju berusia 36 tahun itu sukses mengalahkan Jason Gavern dalam debutnya di kelas berat, setelah meninggalkan kelas penjelajah. Dan secara keseluruhan, Cunningham telah mebubuhkan rekor 25 kemenangan (12KO) dan lima kali kalah.
(nug)