Adamek hadapi Pulev di duel selanjutnya
Senin, 24 Desember 2012 - 04:15 WIB
Adamek hadapi Pulev di duel selanjutnya
A
A
A
Sindonews.com - Berhasil mengalahkan Steve Cunningham untuk kali kedua, Minggu (23/12) pagi, membuat petinju asal Polandia, yang juga juara bertahan kelas berat Amerika Utara versi IBF, Tomasz Adamek tampak puas dan lega. "Saya merasa sepertinya saya masih bisa kembali ke ring dan bertarung lagi," ujarnya usai pertarungan dengan kondisi hidung yang membengkak.
"Duel itu layaknya sebuah pertarungan sparring (latihan). Tidak banyak jual-beli pukulan yang terjadi," kata petinju yang telah menghabiskan sebagian besar karirnya di kelas berat ringan, sebagaimana dikutip Super Sport, Minggu waktu setempat.
"Pertarungan itu sudah dekat. Pelatih saya mengatakan kepada saya untuk segera menyelesaikannya usai ronde kedelapan. Itu adalah bagian dari rencana untuk datang pada akhir dalam 20 detik terakhir dari setiap ronde," ujarnya menjelaskan. "Dalam beberapa ronde, saya mencoba untuk menyerangnya, dan ia berlari. Dia berlari. Aku terus bertarung. Itu sebabnya saya menang."
Adamek dinyatakan menang angka setelah menerima skor 115-112 dari hakim Debra Barnes dan 116-112 dari Dave Greer. Sedangkan, Tom Miller memberikan angka 115-113 untuk sang tuan rumah, Cunningham. Duel ini merupakan pertandingan ulang ketika dua petinju itu masih di kelas penjelajah pada 2008, saat itu Adamek juga menang dengan keputusan split setelah Cunningham bangkit dari tiga kali jatuh.
Menurut pelatih Adamek, Roger Bloodworth, dalam sebuah pertarungan semuanya tergantung pada apa yang dicari. "Jika Anda melihat pukulan yang efektif, yang apa yang dilihat para hakim, mereka akan memberikan ini kepada Tomasz. Jika Anda suka berlari dan menata gaya, maka Anda melihat Cunningham. Saya pikir pukulan yang lebih efektif yang memenangkan pertarungan ini, dan itu adalah Tomasz."
Dengan kemenangan ini, maka Adamek meningkatkan rekornya menjadi 48 menang (29KO) dan 2 kali kalah. Selanjutnya, petinju berusia 36 tahun itu melaju untuk menghadapi penantang berikutnya, Kubrat Pulev. Pemenang dari duel tersebut dijadwalkan akan menghadapi juara IBF, Wladimir Klitschko.
"Duel itu layaknya sebuah pertarungan sparring (latihan). Tidak banyak jual-beli pukulan yang terjadi," kata petinju yang telah menghabiskan sebagian besar karirnya di kelas berat ringan, sebagaimana dikutip Super Sport, Minggu waktu setempat.
"Pertarungan itu sudah dekat. Pelatih saya mengatakan kepada saya untuk segera menyelesaikannya usai ronde kedelapan. Itu adalah bagian dari rencana untuk datang pada akhir dalam 20 detik terakhir dari setiap ronde," ujarnya menjelaskan. "Dalam beberapa ronde, saya mencoba untuk menyerangnya, dan ia berlari. Dia berlari. Aku terus bertarung. Itu sebabnya saya menang."
Adamek dinyatakan menang angka setelah menerima skor 115-112 dari hakim Debra Barnes dan 116-112 dari Dave Greer. Sedangkan, Tom Miller memberikan angka 115-113 untuk sang tuan rumah, Cunningham. Duel ini merupakan pertandingan ulang ketika dua petinju itu masih di kelas penjelajah pada 2008, saat itu Adamek juga menang dengan keputusan split setelah Cunningham bangkit dari tiga kali jatuh.
Menurut pelatih Adamek, Roger Bloodworth, dalam sebuah pertarungan semuanya tergantung pada apa yang dicari. "Jika Anda melihat pukulan yang efektif, yang apa yang dilihat para hakim, mereka akan memberikan ini kepada Tomasz. Jika Anda suka berlari dan menata gaya, maka Anda melihat Cunningham. Saya pikir pukulan yang lebih efektif yang memenangkan pertarungan ini, dan itu adalah Tomasz."
Dengan kemenangan ini, maka Adamek meningkatkan rekornya menjadi 48 menang (29KO) dan 2 kali kalah. Selanjutnya, petinju berusia 36 tahun itu melaju untuk menghadapi penantang berikutnya, Kubrat Pulev. Pemenang dari duel tersebut dijadwalkan akan menghadapi juara IBF, Wladimir Klitschko.
(nug)