Tim sepak bola Piala Haornas Kabupaten Bandung pembinaan harus dilanjutkan
Selasa, 25 Desember 2012 - 13:53 WIB
Tim sepak bola Piala Haornas Kabupaten Bandung pembinaan harus dilanjutkan
A
A
A
Sindonews.com - Gelar Juara Piala Hari Olahraga Nasional (Haornas) tingkat Jawa Barat 2012 yang berhasil digaet Kabupaten Bandung, menunjukkan tingginya potensi sepakbola di daerah tersebut. Kompetisi tersebut resmi dijuarai Kabupaten Bandung setelah di babak final mereka mengalahkan tim Kota Bandung melalui adu penalti dengan skor 4-2.
Pada pertandingan yang digelar di Lapangan Cibinong, Bogor, Sabtu (1/12) tersebut, kedua kesebelasan bermain imbang 0-0, padahal perangkat pertandingan sudah memberikan dua kali babak perpanjangan. Hasil ini diklaim sebagai buah dari pembinaan atlet usia dini, khususnya U-15, yang terus-menerus dilakukan pengurus sepakbola setempat.
Namun Penasehat Pengurus Cabang PSSU Kabupaten Bandung Dadang S Akbar mengingatkan, raihan gelar Juara Piala Haornas 2012 bukan merupakan tujuan akhir. Masih banyak target lebih tinggi lainnya yang bisa dicapai insan sepakbola Kabupaten Bandung. Asalkan, pembinaan yang dilakukan terhadap bibit-bibit muda sepakbola daerah tersebut tidak terhenti.
"Saya merasa sangat bangga dengan prestasi ini, para pesepakbola muda Kabupaten Bandung bisa menunjukkan bahwa kualitas mereka tidak kalah dengan daerah-daerah lain. Tapi saya ingatkan, jangan sampai setelah Piala Haornas 2012 berakhir, pembinaan skuad ini juga berakhir," ujar Dadang.
Dia berharap, para pengurus sepakbola Kabupaten Bandung lebih proaktif mengembangkan bakat para atlet muda. Salah satu caranya adalah dengan menyediakan saluran karir bagi mereka, sehingga kemampuan mengolah bola yang dimiliki bisa terpantau oleh klub-klub profesional di Indonesia. Untuk tahap awal, pemberdayaan klub yang ada di wilayah Kabupaten Bandung bisa menjadi pilihan.
"Jangan sampai setelah dibina di pemusatan latihan Piala Haornas ini, mereka langsung dilepaskan begitu saja. Potensi mereka sangat besar, terbukti bisa meraih gelar juara. Jadi karirnya harus dikembangkan dan diperpanjang. Minimal masuk skuad Persikab Kabupaten Bandung lah," kata Dadang.
Sementara Ketia Pengurus Cabang PSSI Kabupaten Bandung Yanto Setianto mengatakan, pembinaan atlet sepakbola usia dini sudah memiliki program kerja yang sistematis. Program itu pun siap dilanjutkan dengan berbagai bentuk pembinaan lain hingga pesepakbola muda berkesempatan memperkuat klub sepakbola profesional.
Secara pribadi, Yanto mengaku bangga dengan pencapaian para pesepakbola junior asuhannya. Bahkan momentum Piala Haornas 2012 baginya merupakan kesuksesan yang terulang. Di kompetisi yang sama pada tahun 19977 lalu, saat Yanto menjadi manajer tim Piala Haornas, Kabupaten Bandung juga berhasil keluar sebagai juara.
"Di Piala Haornas tahun 1997 juga Kabupaten Bandung berhasil juara. Saat itu saya sebagai manajer tim. Jadi keberhasilan di tahun ini memiliki makna tersendiri bagi saya saat menduduki jabatan Ketua Pengcab PSSI. Saya sangat bangga dengan raihan ini. Apa lagi juara Piala Haornas 2012 merupakan gelar pertama di masa kepemimpinan saya," ujar Yanto.
Bertujuan meningkatkan motivasi masyarakat sepakbola setempat untuk berprestasi, Pengcab PSSI Kabupaten Bandung menyerahkan bonus kepada para pemain tim Piala Haornas U-15. Yanto berharap, regenerasi tim tersebut tetap berjalan sehingga gelar juara masih bisa diraih pada kompetisi tahun-tahun mendatang
Pada pertandingan yang digelar di Lapangan Cibinong, Bogor, Sabtu (1/12) tersebut, kedua kesebelasan bermain imbang 0-0, padahal perangkat pertandingan sudah memberikan dua kali babak perpanjangan. Hasil ini diklaim sebagai buah dari pembinaan atlet usia dini, khususnya U-15, yang terus-menerus dilakukan pengurus sepakbola setempat.
Namun Penasehat Pengurus Cabang PSSU Kabupaten Bandung Dadang S Akbar mengingatkan, raihan gelar Juara Piala Haornas 2012 bukan merupakan tujuan akhir. Masih banyak target lebih tinggi lainnya yang bisa dicapai insan sepakbola Kabupaten Bandung. Asalkan, pembinaan yang dilakukan terhadap bibit-bibit muda sepakbola daerah tersebut tidak terhenti.
"Saya merasa sangat bangga dengan prestasi ini, para pesepakbola muda Kabupaten Bandung bisa menunjukkan bahwa kualitas mereka tidak kalah dengan daerah-daerah lain. Tapi saya ingatkan, jangan sampai setelah Piala Haornas 2012 berakhir, pembinaan skuad ini juga berakhir," ujar Dadang.
Dia berharap, para pengurus sepakbola Kabupaten Bandung lebih proaktif mengembangkan bakat para atlet muda. Salah satu caranya adalah dengan menyediakan saluran karir bagi mereka, sehingga kemampuan mengolah bola yang dimiliki bisa terpantau oleh klub-klub profesional di Indonesia. Untuk tahap awal, pemberdayaan klub yang ada di wilayah Kabupaten Bandung bisa menjadi pilihan.
"Jangan sampai setelah dibina di pemusatan latihan Piala Haornas ini, mereka langsung dilepaskan begitu saja. Potensi mereka sangat besar, terbukti bisa meraih gelar juara. Jadi karirnya harus dikembangkan dan diperpanjang. Minimal masuk skuad Persikab Kabupaten Bandung lah," kata Dadang.
Sementara Ketia Pengurus Cabang PSSI Kabupaten Bandung Yanto Setianto mengatakan, pembinaan atlet sepakbola usia dini sudah memiliki program kerja yang sistematis. Program itu pun siap dilanjutkan dengan berbagai bentuk pembinaan lain hingga pesepakbola muda berkesempatan memperkuat klub sepakbola profesional.
Secara pribadi, Yanto mengaku bangga dengan pencapaian para pesepakbola junior asuhannya. Bahkan momentum Piala Haornas 2012 baginya merupakan kesuksesan yang terulang. Di kompetisi yang sama pada tahun 19977 lalu, saat Yanto menjadi manajer tim Piala Haornas, Kabupaten Bandung juga berhasil keluar sebagai juara.
"Di Piala Haornas tahun 1997 juga Kabupaten Bandung berhasil juara. Saat itu saya sebagai manajer tim. Jadi keberhasilan di tahun ini memiliki makna tersendiri bagi saya saat menduduki jabatan Ketua Pengcab PSSI. Saya sangat bangga dengan raihan ini. Apa lagi juara Piala Haornas 2012 merupakan gelar pertama di masa kepemimpinan saya," ujar Yanto.
Bertujuan meningkatkan motivasi masyarakat sepakbola setempat untuk berprestasi, Pengcab PSSI Kabupaten Bandung menyerahkan bonus kepada para pemain tim Piala Haornas U-15. Yanto berharap, regenerasi tim tersebut tetap berjalan sehingga gelar juara masih bisa diraih pada kompetisi tahun-tahun mendatang
(wbs)