Para penggawa Bajol Ijo diberi waktu rehat
Rabu, 26 Desember 2012 - 21:36 WIB
Para penggawa Bajol Ijo diberi waktu rehat
A
A
A
Sindonews.com - Guna memberikan kesempatan kepada para pemainnya untuk berkumpul bersama keluarganya masing-masing pada saat-saat pergantian tahun, Persebaya Surabaya memberikan para penggawanya waktu libur seminggu. Terlebih, mereka baru saja menyelesaikan penampilan di Piala Walikota Ternate, yang berakhir pada 23 Desember lalu. "Libur mulai hari ini (26/12) sampai awal tahun. Tanggal 3 Januari kita kembali berlatih," ungkap pelatih Persebaya, Ibnu Grahan, dikutip situs resmi IPL, Rabu.
Liburan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap skuad Bajol Ijo yang telah berjuang di turnamen tersebut. Ibnu menuturkan jika di Ternate, skuadnya berusaha keras melawan rasa capek, sebab mereka kurang memiliki waktu untuk istirahat. "Mereka kita bebaskan. Silakan pulang dan berkumpul dengan keluarga masing-masing. Nanti tanggal 3 Januari latihan lagi," tandas mantan pemain Persebaya itu.
Pencapaian Persebaya di event segitiga itu sendiri masih jauh dari kata memuaskan. Andik Vermansyah sempat menderita kekalahan di pertandingan pertama menghadapi Persiter, namun mereka berhasil membekuk PSM Makassar. Alhasil, penentuan pemenang ditentukan lewat produktivitas golnya, pasalnya ketiga tim yang berpartisipasi memiliki poin sama yakni tiga. PSM pun keluar sebagai juara. Persebaya yang memiliki produktivitas yang sama dengan Persiter, harus puas berada di posisi buncit, karena tim tuan rumah menempati posisi runner-up.
Liburan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap skuad Bajol Ijo yang telah berjuang di turnamen tersebut. Ibnu menuturkan jika di Ternate, skuadnya berusaha keras melawan rasa capek, sebab mereka kurang memiliki waktu untuk istirahat. "Mereka kita bebaskan. Silakan pulang dan berkumpul dengan keluarga masing-masing. Nanti tanggal 3 Januari latihan lagi," tandas mantan pemain Persebaya itu.
Pencapaian Persebaya di event segitiga itu sendiri masih jauh dari kata memuaskan. Andik Vermansyah sempat menderita kekalahan di pertandingan pertama menghadapi Persiter, namun mereka berhasil membekuk PSM Makassar. Alhasil, penentuan pemenang ditentukan lewat produktivitas golnya, pasalnya ketiga tim yang berpartisipasi memiliki poin sama yakni tiga. PSM pun keluar sebagai juara. Persebaya yang memiliki produktivitas yang sama dengan Persiter, harus puas berada di posisi buncit, karena tim tuan rumah menempati posisi runner-up.
(nug)